6 Tips Mudah Menjaga Kesehatan Mental dan Fisik Saat Beraktivitas dari Rumah
Menjaga mental dengan hubungan sosial | Unsplash/Kelly Sikkema

Tingkat pandemi di Indonesia sudah semakin menurun. Namun, di antara kita pasti masih ada yang harus berkegiatan dari rumah demi mengurangi resiko tertular virus. Lalu, apakah Kawan merasa bosan karena terlalu lama berada di rumah? Atau lelah dengan kondisi yang tidak menentu saat ini?

Emosi dan kondisi yang Kawan rasakan adalah hal yang sangat wajar. Selain merasa interaksi dengan orang lain sedikit berkurang, Kawan mungkin merasa bosan atau frustasi saat tidak bisa berkegiatan dengan bebas dan aktif. Apalagi, meski keadaan sudah semakin membaik, Kawan tetap belum bisa beraktivitas seperti biasanya.

Namun, usahakan tidak berlarut-larut dalam emosi negatif, karena kondisi mental bisa memengaruhi kesehatan fisik, lho. Ketika mental sedang kurang sehat, perubahan perilaku akan muncul, seperti pola tidur dan makan yang menjadi tidak teratur. Jadi, sangat penting untuk menjaga kesehatan mental selama berkegiatan dari rumah. 

Lalu, apa saja yang bisa dilakukan?

Selektif dalam memilih informasi | Unsplash/Austin Distel

1. Selektif dan Batasi Konsumsi Informasi

Salah satu alasan perasaan cemas sering muncul mungkin saja karena konsumsi informasi negatif yang berlebihan. Usahakan untuk selalu selektif dalam menerima informasi, lakukan pengecekan ulang di beberapa media untuk memastikan kevalidan sumber.

Lalu, meskipun berita-berita yang Kawan dapat berasal dari sumber terpercaya, cobalah untuk membatasi pencarian informasi hanya sekali atau dua kali saja dalam sehari. Jangan terlalu lama mencari-cari informasi di media, terutama yang berkaitan dengan pandemi, karena akan membuat lebih rentan merasa khawatir dan stres.

2. Kurangi Media Sosial

Tidak masalah jika media sosial digunakan untuk hal positif seperti melepas rindu dengan teman melalui video call. Namun, media sosial sering kali digunakan untuk menyebar kebencian maupun berita hoax mengenai kondisi saat ini.

Jika tidak hati-hati, Kawan akan mudah terprovokasi dengan banyaknya informasi yang beredar melalui media sosial. Untuk mengatasinya, Kawan bisa mematikan notifikasi grup atau media sosial ketika dirasa tidak begitu penting. Kurangi juga frekuensi membuka media sosial agar dapat terhindar dari paparan informasi negatif. 

3. Terapkan Pola Hidup Sehat

Fisik dan mental merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan karena saling memengaruhi. Salah satu cara untuk menjaga mental adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Dengan berperilaku sehat dan bersih, tubuh akan tetap bugar dan kuat. Biasanya, gangguan emosi lebih mudah dirasakan saat Kawan sedang lelah atau tidak sehat secara fisik.

Pastikan untuk minum air putih sesuai takaran, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, aktif berolahraga, dan tidur yang cukup. Jangan lupa juga untuk membersihkan tubuh setiap habis bepergian, ya!

4. Rawat dan Manjakan Diri

Untuk membuat suasana hati bahagia, Kawan bisa memanjakan diri dengan merawatnya dari dalam rumah. Bayangkan seolah-olah Kawan sedang ada di salon dan mendapatkan perawatan bintang lima, pasti menyenangkan.

Jika masih ada pekerjaan atau tugas, Kawan bisa menyelesaikannya terlebih dahulu. Baru kemudian atur tempat yang nyaman di rumah. Misalnya menata tempat tidur dengan nyaman, menyiapkan wewangian dari lilin, mengatur cahaya lampu, lalu menyiapkan masker dan lulur. 

5. Cari Kesibukan Baru

Mungkin tinggal di rumah akan sedikit membatasi gerakan Kawan, tapi bukan berarti Kawan tidak bisa melakukan apa-apa. Carilah kegiatan dan buat diri Kawan tetap sibuk. Akan lebih baik lagi jika aktivitasnya berbeda-beda, agar tidak terasa monoton.

Selain pekerjaan wajib seperti tugas kantor atau kuliah, Kawan bisa mencari kesibukan yang menyenangkan, misalnya mengerjakan hobi. Kawan bisa memasak, mengikuti webinar, mendekorasi kamar, menonton film, belajar alat musik, dan masih banyak lagi alternatif lainnya.

6. Quality Time dengan Orang Terdekat

Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan interaksi dan sentuhan dengan orang lain. Meski berada di rumah, Kawan tetap bisa berhubungan dengan baik dengan siapapun. Pastikan untuk tetap menjalin komunikasi dan meluangkan waktu berkualitas bersama dengan orang yang Kawan sayangi, ya. 

Bila berada di rumah dengan keluarga, Kawan bisa menghabiskan waktu bersama mereka, misalnya menonton tv sambil berdiskusi. Jika jarak jauh, misalnya dengan sahabat atau pasangan, Kawan bisa chatting, call, atau video call untuk melepas rasa rindu. Meski sibuk dengan berbagai tugas, usahakan untuk saling meluangkan waktu berinteraksi dengan orang terdekat. 

Ingat, tingkat pandemi memang sudah menurun namun belum berakhir. Jadi, tetap jaga diri dengan beraktivitas di luar seperlunya dan menjaga protokol kesehatan dimanapun Kawan berada. 

Jangan lupa bahwa banyak cara positif yang bisa Kawan lakukan untuk terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Yuk semangat, pasti Kawan bisa!

Referensi:

7 Tips To Maintain Your Mental Health While Working From Home (healthifyme.com)

How To Make Time for Self-Care While Working From Home | Indeed.com

How to Survive Working From Home in The Covid-19 Era (psycom.net)