7 Tanaman untuk Bantu Jadikan Udara Ruangan Lebih Segar dan Sehat
Peacy Lily dapat membuat ruangan lebih segar dan sehat | Foto: Freepik

Berencana membeli air purifier agar udara di ruanganmu lebih segar dan sehat? Sebelum memutuskan membeli air purifier, ada baiknya Goodmates memaksimalkan fungsi dari beberapa tanaman yang terbukti bisa jadikan udara lebih segar dan sehat.

Pada 1989, NASA bersama Associated Landscape Contractors of America (ALCA) melakukan studi mengenai udara bersih. Ditemukan bahwa tanaman hias dapat menyerap racun berbahaya yang ada di udara, terutama di ruang yang tertutup.

Berikut beberapa tanaman yang berfungsi sebagai penyaring udara sehingga membuat ruangan lebih segar dan sehat.

1. Peace lily

Peace lily | Foto: Freepik

Tanaman cantik dengan nama latin spathiphyllum satu ini dipercayai sebagai tanaman terbaik yang dapat membuat udara bersih oleh NASA. Peace lily membawa banyak air dari akar menuju daun dan melepaskan kelembapan ke udara dalam ruangan.

Tanaman ini menyerap berbagai polutan, seperti amonia, benzena, formaldehida, xilena, toluene, dan tri-chloroethylene. Zat polutan berbahaya ini dihasilkan oleh barang-barang, seperti bensin, cat, karet, asap rokok, deterjen, furniture, tirai, karpet, dan lainnya.

Bagi Goodmates yang tertarik untuk memiliki tanaman ini, pastikan agar peace lily disiram setiap hari dengan air yang cukup. Hindari juga sinar matahari langsung agar peace lily dapat tumbuh dengan baik.

2. Spider plant

Spider plant | Foto: Cami Kaos/Unsplash

Melihat bentuk daun yang menjuntai ke bawah layaknya kaki laba-laba, tak heran jika tanaman ini diberi nama spider plant. Dalam bahasa ilmiah, tanaman ini dikenal dengan chlorophytum comosum.

Spider plant mampu membersihkan udara dari polutan berupa formaldehida dan xilena yang dihasilkan dari asap pembakaran, knalpot kendaraan, dan asap rokok. Untuk perawatannya sangat mudah. Kamu hanya perlu menyiram dua sampai tiga kali dalam seminggu dan hindari panas matahari secara langsung.

3. Lidah buaya

Lidah buaya | Foto:Cintia Siqueira/Pexels

Tidak hanya dikenal sebagai tanaman yang kaya akan kandungan vitamin C dan E, ternyata lidah buaya mampu menyaring udara dari polutan berbahaya. Lidah buaya dapat menyerap karbon dioksida dan mengeluarkan oksigen ke udara di sekitarnya, serta menyerap zat formaldehida dan benzena.

Semakin tinggi tingkat polutan yang ada dalam ruangan, akan muncul bintik-bintik coklat di permukaannya. Saat ingin menyiram tanaman ini, hindari membiarkan air menggenang di dalam pot karena akan membuat lidah buaya membusuk. Berikan juga pupuk sekali sebulan agar lidah buaya tumbuh subur.

4. Lidah mertua

Lidah mertua | Foto: 

Siapa yang tidak kenal dengan tanaman lidah mertua atau dalam bahasa ilmiah bernama sansevieria. Lidah mertua dapat menyerap polutan CO2, benzena, formaldehida, xilena, dan toluene yang merupakan polusi penyebab kanker, menyerap karbon dioksisa dan melepaskan oksigen di malam hari.

Perawatan lidah mertua tergolong mudah, pasalnya tanaman ini dapat bertahan hidup di kondisi lingkungan yang kering sekalipun. Kamu hanya perlu menyiram tanaman ini jika tanahnya benar-benar kering.

5. Krisan

Tanaman krisan | Foto: Anastasiya Romanova/Pexels

Siapa yang tidak kenal dengan bunga cantik yang satu ini? Bunga krisan atau chrysanthemum ternyata mampu membersihkan berbagai polutan udara dalam ruangan. Menariknya, proses pembersihan polutan hanya terjadi saat bunga ini mekar.

Bunga krisan yang mekar hanya bertahan selama enam minggu. Setelah itu, kamu perlu menyuburkan tanahnya lagi hingga bunga bermekaran. Tanaman yang cantik ini dapat menyerap amonia (campuran zat kimia nitrogen dan hidrogen), benzena, formalin, dan xilena di dalam ruangan.

6. Sri rejeki

Sri rejeki | Foto: David Clode/Unsplash

Tanaman yang cukup populer ini biasa dikenal dengan nama sri rejeki atau dalam bahasa ilmiah aglaonema. Beberapa varietas sri rejeki memiliki warna perak dan merah pada bagian tendan daun.

Sri rejeki mampu membersihkan udara ruangan dari polutan karbon monoksida, benzena, formalin, formaldehida, dan trikloretilen. Polutan berbahaya ini dapat ditemukan di karpet, taplak dan alas meja, lem, cat tembok, plastik, pembersih cat, dan masih banyak lagi.

Tanaman ini dapat tumbuh meskipun dalam ruangan yang minim pencahayaan dan udara yang lembab. Kamu hanya perlu menyiramnya sekali setiap minggu, dan pastikan sri rejeki ditaruh di tempat yang tinggi karena tanaman ini dapat meracuni hewan peliharaan.

7. Sirih gading

Sirih gading | Foto: Sweetlouise/Pixabay

Tanaman terakhir yang dapat membersihkan udara di ruangan ialah sirih gading. Tanaman ini mampu menyerap formalin, urea (uap zat sisa feses dan urin) yang dapat membuat ruangan jadi berbau tak sedap, dan mampu menyerap gas buang knalpot.

Cara merawat sirih gading juga cukup mudah. Kamu tidak perlu terlalu sering menyiramnya, dan hindari cahaya matahari secara langsung. Sirih gading sangat cocok ditaruh di toilet dan di garasi rumah.

Itulah tujuh tanaman yang bisa pakai tata di ruang kerja, kamar, atau ruang tamu kamu agar udara ruangan lebih segar. Selain memanfaatkan pengharum ruangan, tidak ada salahnya untuk membuat rumah semakin hijau dan sehat dengan tanaman tersebut.

Referensi: CNN Indonesia | HellosehatHealthline | NTRS NASA