Ada Hobi Baru, Intip Pembuatan Sabun Organik dari Rumah
Sabun Natural Organik © Unsplash/Glegorly

Kamu pasti pernah mendengar dan melihat sabun batangan organik tanpa adanya kandungan bahan kimia ini. Biasanya dapat kamu lihat di toko-toko produk kecantikan, ataupun video cara pembuatannya yang mudah berseliweran di Youtube. Bermodal tampilan yang estetik dan aromanya yang bisa digunakan untuk terapi, banyak orang yang tertarik untuk membeli produk ini meskipun harganya tergolong cukup mahal.

Walau mahal, ternyata sabun ini cukup mudah dibuat di rumah. Berdasar dengan bahan-bahan organik, kamu dapat memanfaatkan bahan-bahan yang ada di rumahmu, ditambah dengan bahan-bahan yang mudah kamu beli secara online.

Seperti sabun pada umumnya, sabun organik juga melewati proses saponifikasi atau proses pengubahan lemak dan minyak dalam air dan natrium hidroksida. Untuk itu, dalam membuat produk sabun jenis apapun, diperlukan bahan yang disebut alkali atau natrium hidroksida 100 persen. Selanjutnya, dalam proses pembuatan sabun batang organik ini, terdapat empat metode yang dapat digunakan, yang akan dijelaskan masing-masing metodenya di bawah ini.

Melelehkan dan menuang (Melt and pour)

Ini adalah cara yang paling mudah, karena kamu hanya tinggal melelehkan sabun yang sudah ada dan menuangkan ke cetakan yang baru. Tentunya dalam metode ini tidak diperlukan alkali atau bahan-bahan yang lainnya.

Metode ini juga tidak memungkinkan kita untuk mempersonalisasikan manfaat dan aroma sabun yang kita inginkan, karena kita hanya menggunakan sabun batang yang sudah ada sebelumnya.

Proses dingin (Cold processed)

Metode dengan proses dingin ini adalah metode yang paling sering digunakan apabila kamu ingin menghasilkan sabun yang sudah terpersonalisasi untuk dirimu. Dengan melarutkan semua bahan-bahan lalu menuangkannya ke dalam cetakan, kamu tinggal menunggu adonan sabun batang tersebut dingin, mengeras, atau membeku.

Proses panas (Hot processed)

Apabila proses dingin membuat kamu harus menunggu sampai benar-benar mengeras atau beku untuk dipastikan sabun siap digunakan. Proses panas adalah metode ketika campuran sabun sudah tercampur merata.

Maka, adonan sabun terus dipanaskan sampai semua bahan ‘matang’ dan langsung siap digunakan. Proses panas ini memungkinkan kamu untuk membuat sabun transparan, sabun cair, dan sabun krim.

Handmade Soap Bar © Unsplash/Marcus Chung
Handmade Soap Bar © Unsplash/Marcus Chung

Sabun natural organik adalah pilihan yang tepat untukmu bila ingin menerapkan gaya hidup yang ramah lingkungan. Membuat sabun natural organik ini untuk diri sendiri atau hadiah untuk orang lain juga merupakan hal yang mudah dan menyenangkan. Kamu bisa mengisi waktu luang untuk sesuatu yang bermanfaat bagi dirimu sendiri dan menciptakan sebuah produk yang cantik.

Selain pilihan yang ramah lingkungan, sabun organik juga memiliki manfaat bagi tubuh manusia. Kulit manusia yang sensitif tentunya akan sulit beradaptasi dengan sabun-sabun yang mengandung bahan kimia berbahaya. Hal tersebut yang membedakan sabun organik dengan sabun non-organik. Sabun organik dapat meminimalisir dampak iritasi pada kulit karena 100 persen dibuat dari bahan-bahan yang natural dari alam.

Minyak nabati atau butter memiliki kandungan nutrisi, vitamin, dan antioksidan yang baik untuk kulit. Lalu, sebatang sabun juga mengandung gliserin. Gliserin adalah bahan pokok dalam membuat sabun, dan memiliki manfaat melembabkan kulit yang juga dapat memberikan rasa halus ketika kulit diusapkan, tanpa memberikan efek kering pada kulit.

Di samping itu, bahan-bahan khusus yang bisa kamu tambahkan sebagai aroma dari masing-masing sabun juga memiliki khasiatnya sendiri. Kamu dapat mempersonalisasikan sabun natural organikmu dengan manfaat dan aromanya masing-masing. Misalnya, tambahan kopi untuk menciptakan aroma kopi pula.

Dilansir dari Permanent Agriculture Resources (PAR), butiran kopi memiliki manfaat untuk mengangkat sel kulit mati yang masih menempel di permukaan kulit. Kopi juga kaya akan zat antioksidan yang berguna untuk melindungi kulit dari radikal bebas.

Selain kopi, banyak sabun organik yang mengeluarkan aroma lavender karena memiliki kandungan bahan tambahan yakni bunga lavender. Lavender diketahui memiliki manfaat sebagai salah satu yang paling ringan dari minyak esensial tumbuhan yang dikenal dan memiliki sejarah dalam penyembuhan luka. Lavender juga merupakan bahan organik yang tidak berpotensi memicu reaksi kulit iritasi atau alergi, dikutip dari jurnal Cell Proliferation (2004).

Luar biasa bermanfaat, bukan? Membuat sabun natural organik juga merupakan hal yang menyenangkan. Oleh karena itu, mari belajar bersama membuat sabun yang ramah lingkungan.

Referensi: Just Like Jane | Cell Proliferation | PAR