Akhiri Scrollingmu dengan Rutinitas Produktif!
unsplash.com (2017) | Marjan Grabowski

Ada kabar terkini dari para artis? Apa tren saat ini? Apakah kalian sudah mengecek explore Instagram? Atau reels apa yang ramai netizen perbincangkan? Pastinya, kaum rebahan langsung dapat menjawab pertanyaan tersebut dengan lantang dan lancar.

Bagi kaum rebahan, scrolling Instagram merupakan rutinitas yang rasanya sudah biasa dilakukan untuk melepas penat atau hanya bersantai di depan smartphone dalam rentang waktu 3-4 jam atau lebih.

Namun, apakah kebiasaan ini baik dilakukan setiap saat tanpa bersosialisasi dengan sekitar? Jawabannya salah besar! Jika kalian terbiasa melakukan rutinitas tersebut, sebenarnya kalian telah membuang waktu yang cukup banyak.

Bahkan terkadang, kalian akan mudah membandingkan pencapaian diri sendiri dengan orang lain yang mampu menurunkan kepercayaan diri, tidak menghiraukan pelajaran di kampus maupun sekolah, serta tidak memerhatikan perubahan alam yang telah terjadi.

Nah, GoodSide akan membagikan beberapa kebiasaan yang dapat kalian coba untuk mengurangi kegiatan scrolling dan meningkatkan produktivitas setiap hari. Silakan menyimak.

  1. Rutinitas Pagi
unsplash.com (2016) | @the5th

Mengawali hari dengan hati bahagia dapat meningkatkan mood saat beraktivitas. Bagi para owl-night person, kalian perlu mencoba mengatur waktu tidur agar bangun lebih pagi. Tahukah kalian? bangun pagi mampu meningkatkan konsentrasi dan meraih jam tidur berkualitas sehingga tubuh lebih bugar.

Kalian pun mempunyai banyak waktu untuk bersiap diri saat mengawali hari, seperti merapikan tempat tidur maupun meja kerja, membuat sarapan sendiri, menyelesaikan pekerjaan untuk esok hari, melengkapi daftar kegiatan (to-do-list) untuk hari ini, dan sebagainya.

  1. Membaca Buku Setiap Hari
unsplash.com (2019) | Joel Muniz

Membaca merupakan sebuah kegiatan yang bisa kita asah menjadi kebiasaan baik jika dilakukan secara rutin. Kak Najwa Shihab selalu membangkitkan semangat literasi dengan mengajak para generasi muda untuk selalu membaca buku di tengah merebaknya media sosial.

Manfaat dari membaca adalah mendorong otak tetap aktif dalam memelihara kesehatan saraf otak, mengurangi stres, menambah ilmu pengetahuan dengan kosakata baru, serta meningkatkan daya ingat dan konsentrasi. Kalian bisa memilih bacaan yang sesuai, seperti novel, artikel, literatur, dan sebagainya

  1. Menciptakan Karya
unsplash.com (2016) | @joszczepanska

Bagi para pecinta seni, kalian dapat memanfaatkan waktu luang dengan menggambar, melukis, membuat sketsa atau ilustrasi, mengumpulkan kolase foto lama, mengaransemen musik, dan sebagainya.

Alhasil, kalian telah menghasilkan sebuah karya yang berharga, kamu dapat menjual kembali dan/atau menawarkan pembuatan jasa ilustrasi atau aransemen musik dengan promosi melalui Instagram. Kalian juga memerlukan konsistensi dan konsentrasi tinggi dalam membuat suatu karya seni.

  1. Berolahraga dan Berelaksasi
unsplash.com (2020) | @chelseacgates

Tak lupa menyeimbangkan kegiatan di atas dengan selalu aktif bergerak, seperti lari, bersepeda, bermeditasi, yoga, dan olahraga lainnya di pagi hari. Selain berolahraga, kalian dapat berkebun di taman, menyapu dan mengepel lantai rumah, membersihkan perabot rumah, mencuci mobil, dan sebagainya.

Intinya, kalian perlu banyak bergerak untuk membakar kalori dan melemaskan otot. Asupan mineral dari air putih sangat dibutuhkan untuk meningkatkan konsentrasi saat beraktivitas serta mencerahkan kulit wajah dari dalam. Saran lainnya, kalian dapat merelaksasikan tubuh setelah bekerja seharian dengan menyalakan lilin aroma terapi, mandi, dan tidur siang dalam merawat diri.

Pentingnya Rehat dari Kesibukan

unsplash.com (2021) | @jarritos

Tidak hanya memperbaiki pola rutinitas hingga seproduktif mungkin, tetapi perlu pula memerhatikan kapan kalian membutuhkan waktu untuk sendiri atau me-time. Kita pun butuh rehat dari kesibukan untuk membuka wawasan baru dan memanfaatkan kesendirian dalam mengintrospeksi diri.

Kalian dapat memanfaatkan waktu rehat sebaik mungkin, seperti bertemu dengan teman untuk menjalin silaturahmi dan menguatkan koneksi. Bisa pula fotografi untuk mengabadikan panorama alam atau momen tertentu, menuliskan isi pikiran di dalam sebuah buku, mengatur rencana masa depan di jurnal, serta tidur siang maksimal 45 menit hingga 1 jam untuk mengistirahatkan tubuh sejenak.

Agar lebih menyenangkan lagi, kalian bisa melakukan aktivitas kesukaan, seperti bernyanyi, menari, menonton konser, menghadiri festival, membuat hair-do, dan sebagainya. Namun, perlu diingat kembali bahwa melakukan suatu aktivitas mempunyai batasan tersendiri, terutama waktu, sehingga kalian harus tetap disiplin waktu dalam pelaksanaannya.

Apakah kalian sudah siap mengubah pola rutinitas? Selalu semangat ya, Goodmates!

 

Referensi: Instagram @madura.studies | @hanissspace | @studywith_sab | @zazzystudies

Novia Arnistya Utari
Freelancer Typist

ENFJ-A, like to enrich knowledge and stay connect with friends around the world