Alasan Pentingnya Perhatikan Kualitas Udara
Kualitas Udara | Unsplash - Milo Miloezger

Tidak seperti di luar negeri, penduduk Indonesia hingga saat ini masih kurang memperhatikan kualitas udara. Padahal jika ditinjau dalam data, tanah air tercinta terutama ibu kota Indonesia, Jakarta, pernah menduduki rangking pertama sebagai kota dengan kualitas udara paling rendah di dunia.

Bagaimana sekarang ini? Kita patut senang sebab dilansir dari IqAir, Jakarta menduduki rangking ke 26 dari 96 kota di berbagai negara. Tentu hal tersebut perlu menjadi perhatian tidak hanya bagi pemerintah, tetapi juga masyarakat sebab kita berhasil menekan faktor-faktor yang menyebabkan penurunan kualitas udara.

Berbicara tentang faktor, Goodmates perlu tahu juga apa yang membuat kualitas udara di negeri tercinta ini begitu rendah. Dilansir dari katadata, beberapa faktor yang menyebabkan kualitas udara menurun adalah asap kendaraan, penggunaan bahan pembangkit listrik seperti batu bara, gas, dan minyak bumi, limbah asap industri, pembakaran sampah, dan lainnya.

Selain itu, faktor dari alam seperti kebakaran hutan, letusan gunung merapi, dan musim kemarau juga dapat membentuk debu-debu halus dan kualitas udara menurun. Lantas, mengapa kualitas udara perlu diperhatikan?

Penting perhatikan kualitas udara

Mengapa Kualitas Udara Perlu Diperhatikan? | Unsplash - Wouter De Praetere
Mengapa Kualitas Udara Perlu Diperhatikan? | Unsplash - Wouter De Praetere

Sama dengan tanah dan air, kualitas udara juga perlu Goodmates perhatikan. Sebab, udara merupakan komponen yang dibutuhkan, salah satunya untuk bernafas. Dengan menurunnya kualitas udara yang kita hirup, tentu akan berbahaya bagi kesehatan.

Dilansir dari Alodok, polusi udara memiliki zat partikel berbahaya seperti Karbon Monoksida, Nitrogen Dioksida,  Partikel padat dan cair, ozon, sulfur dioksida, dan timbal. Jika terhirup, bisa berdampak buruk bagi kesehatan seperti asma, gagal jantung, kanker, demensia, bahkan sampai prematur bagi kaum hawa.

Tidak hanya bagi kesehatan, kualitas udara yang menurun akan berdampak pada lingkungan. Ditulis oleh kompas, dampak penurunan kualitas udara akan menyebabkan pemanasan global, penipisan lapisan ozon, efek negatif pada satwa liar, hujan asam, serta Eutrofikasi.

Cara jaga kualitas udara

Cara Menjaga Kualitas Udara | Unsplash - Yoel J Gonzalez
Cara Menjaga Kualitas Udara | Unsplash - Yoel J Gonzalez 

Setelah mengetahui seberapa berbahaya dampak penurunan kualitas udara, apakah Goodmates mulai tergerak untuk menjaga udara kita? Tenang, kita bisa melakukan langkah kecil untuk menekan angka penurunan dengan cara berikut.

Memperhatikan emisi kendaraan

Di Benua Eropa, emisi merupakan salah satu faktor yang paling diperhatikan tidak hanya oleh pemerintah tapi juga masyarakat. Bahkan, peraturan mengenai emisi kerap diperbaharui untuk mewujudkan tingkat udara bersih di sana, peraturannya pun digunakan oleh beberapa negara termasuk Indonesia, lho. 

Sekarang ini di Jakarta, tilang emisi akan segera dilaksanakan. Maka dari itu, Goodmates yang memiliki kendaraan wajib untuk menguji emisi kendaraan di bengkel resmi agar sesuai dengan peraturan yang ada. Selain terhindar dari tilang, udara juga akan menjadi lebih bersih.

Kurangi menggunakan pemanas dengan bahan kayu bakar atau gas

Kayu bakar atau gas yang biasa digunakan untuk memasak dapat menjadi faktor menurunnya kualitas udara yang disebabkan oleh zat-zat berbahaya yang terkandung setelah berubah menjadi asap. Akan lebih baik jika kamu mulai mengurangi pemakaiannya dari sekarang.

Goodmates bisa menggunakan kompor listrik, atau microwave untuk memasak atau memanaskan makanan. Jika opsi tersebut terlalu sulit, mungkin kamu bisa mencari bahan makanan yang tidak cepat basi sehingga tidak perlu terus menerus memanaskannya.

Mulai bercocok tanam

Apakah Goodmates tahu bahwa tanaman merupakan penghasil oksigen? Semakin banyak tumbuhan yang di tanam, akan semakin banyak oksigen yang dihasilkan dan akan membuat sirkulasi udara menjadi bersih. 

Tidak hanya itu, tumbuhan juga memiliki khasiat lain yang tentunya akan sangat berguna bagi lingkungan. Dua diantaranya adalah meminimalisir banjir, dan juga mencegah terjadinya longsor.

Kurangi merokok

Tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan, merokok juga dapat membahayakan kualitas udara. Seperti yang diketahui ada banyak zat yang terkandung oleh rokok yang terbawa setelah menjadi asap, itu yang menyebabkan polusi udara. Akan lebih baik, jika Goodmates yang merokok mulai mengurangi sedikit demi sedikit agar diri dan lingkungan bisa jadi lebih sehat.

Mengganti AC dengan Air Purifier

Memiliki guna yang sama, ternyata air purifier memiliki manfaat yang lebih baik dibandingkan AC. Sebab, air purifier dapat membuang virus yang berkembang di dalam udara sehingga udara yang di hirup jauh lebih bersih dan juga aman.

Jika memungkinkan, Goodmates bisa mengganti AC dengan air purifier di dalam ruangan. Tenang, ruanganmu tetap dingin, kok!

Bagaimana Goodmates, sudah mulai menyadari pentingnya menjaga kualitas udara? Jangan lupa untuk selalu kenakan masker sebelum keluar dari ruangan agar debu halus tidak terhirup oleh kita, ya.

Referensi: IqAir | Kata Data  | Alodokter | Kompas