Belajar dari Awkarin, Begini Risiko Oversharing Hubungan di Media Sosial
Awkarin dan Gangga Kusuma | Foto: Hops.id

Harus kita akui, media sosial sudah menjadi kehidupan kedua bagi sebagian besar orang. Tidak heran kalau banyak yang membagikan berbagai informasi mereka di akun pribadi, termasuk hubungan asmara. Sayangnya, hal semacam ini justru malah memicu timbulnya fenomena oversharing.

Oversharing merupakan perilaku membagikan informasi pribadi secara berlebihan di media sosial. Informasi tersebut dapat berupa foto, video, suara, maupun hal lain yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari.

Goodmates mungkin masih ingat soal kasus selebgram Awkarin. Belakangan ini, nama Awkarin menjadi trending dan menghebohkan jagat dunia maya karena perjalanan cintanya yang kandas dengan musisi Gangga Kusuma.

Terlepas dari itu, ada sejumlah pelajaran yang dapat kita ambil lewat hubungan Awkarin dan Gangga. Intinya, jangan terlalu suka mengumbar-umbar (oversharing) sebuah hubungan asmara di media sosial karena banyak risiko yang akan bermunculan. Kira-kira apa saja?

1. Hilangnya Momen Kebersamaan Berharga

Ilustrasi momen kebersamaan | Foto: Candice Pricard/Unsplash.com

Apabila terus ‘terikat’ pada ponsel, misalnya mengunggah foto atau mengecek notifikasi di media sosial, kamu pun akan kesulitan untuk menyeimbangkan waktu bersama pasangan. Jangan sampai saking sibuknya mengumbar kemesraan, kamu jadi tidak punya waktu untuk menghabiskan quality time dengan pasangan.

Baca juga: Crab Mentality, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Mau bagaimana pun, kamu hidup di dunia nyata bukan dunia maya. Terlalu fokus dalam membagikan sesuatu di media sosial justru akan menghilangkan momen kebersamaan, yang sebenarnya jauh berharga. Ingat, media sosial hanya menciptakan kenyamanan semu.

2. Memicu Hadirnya Orang Ketiga

Ilustrasi orang ketiga | Foto: The Mirror

Tidak sedikit sebuah hubungan asmara akhirnya kandas akibat munculnya orang ketiga. Nah, tipikal mereka inilah yang bisa hadir berkat kelalaianmu dalam membagikan sesuatu di media sosial.

Bukan tidak mungkin dari sekian banyak orang yang melihat foto pasanganmu di media sosial, ada satu atau beberapa yang justru menaksir kekasihmu. Terlebih lagi jika kamu lumayan sering menandai (tag) akun pacarmu. Sadar atau tidak, hal ini berpotensi membuat orang lain lebih leluasa untuk stalking dan melakukan pendekatan tersembunyi dengannya. 

Sebetulnya, sah-sah saja untuk merasa suka atau tertarik. Persoalan di sini adalah ketika orang tersebut malah berniat untuk merebut pasanganmu. Kalau sudah begini, kamu hanya bisa mengusahakan sebaik mungkin supaya hubungan kalian tetap langgeng tanpa kehadiran orang ketiga.

3. Tidak Ada Privasi Satu Sama Lain

Ilustrasi tidak ada privasi | Foto: Matthew Henry/Unsplash.com

Media sosial memang menjadi tempat bagi jutaan orang di seluruh dunia untuk berbagi dan berinteraksi. Walaupun tiada salahnya untuk berbagi, kamu harus tetap mengetahui etika dalam bermedia sosial. Sebab, tidak semua hal bisa kamu unggah di sana.

Baca juga: Hindari Self-Sabotage Agar Diri Kamu Lebih Baik

Ambil contoh seperti membagikan sejumlah foto mesra ketika bersama pasangan, bukan sesuatu yang salah apabila hanya sesekali. Akan tetapi, kalau terlampau sering, privasimu dan pasangan pun akan hilang.

Semua orang di media sosial jadi bisa tahu segalanya tentang detail hubunganmu, seperti masalah asmara, tempat yang pernah kamu kunjungi, atau tanggal jadian. Bahkan, hal-hal yang semestinya cuma menjadi konsumsi berdua pun berpotensi ikut tersebar.

Selain lenyapnya privasi, oversharing semacam itu jelas akan membuat seseorang kehilangan rasa percaya diri, munculnya sikap posesif, mudah berbohong, dan sebagainya. Maka dari itu, mulai sekarang cobalah untuk memilah lagi konten apa saja yang pantas kamu bagikan.

4. Merasa Malu Apabila Putus

Ilustrasi hubungan yang putus | Foto: RODNAE/Pexels.com

Sewaktu masih menjalin hubungan dan merasa bahagia, kamu mungkin suka mem-posting kalimat, gambar, ataupun video yang menunjukkan kemesraan. Seolah-olah ingin menunjukkan pada dunia bahwa kamu tidak bisa hidup tanpa orang itu.

Namun, bagaimana jadinya kalau hubungan tersebut malah berakhir alias putus? Pasti kamu akan langsung menghapus segala konten terkait di media sosial. Belum lagi, kamu pun bisa saja merasa malu karena akan banyak orang yang mulai bertanya-tanya mengenai hubungan kalian.

Baca juga: Forest Bathing, Cara Ampuh Hilangkan Stres

5. Orang-Orang Berpotensi Tidak Menyukai

Ilustrasi tidak suka | Foto: Andre Hunter/Unsplash.com

Jika sedang berbunga-bunga, kebanyakan orang tentu akan membagikan momen bahagia bersama pasangan di media sosial. Sebaliknya, apabila sedang ada masalah, tidak sedikit dari mereka yang mengumbar konten amarah atau sakit hati.

Apalagi, sikap mengumbar masalah asmara di media sosial merupakan sesuatu yang terasa kurang pantas, mengingat hal tersebut sejatinya bersifat privasi antara kedua pasangan. Beberapa orang mungkin akan peduli, tetapi akan ada pula orang yang membencinya.

Singkatnya, oversharing terlalu detail tentang hubunganmu dan pasangan, justru berpotensi membuat orang lain terpicu, merasa iri, atau bahkan memberikan cibiran. Boleh-boleh saja membagikan kemesraan di media sosial, tetapi kamu harus selalu bijak dan ingat bahwa segala yang berlebihan itu kurang baik. Sebab, kalau tidak berhati-hati, justru akan menjadi bumerang bagi kamu dan pasangan.

Referensi: Yahoo! IDNTimes | Fimela