Begini Cara Membuat Croffle, Kudapan Manis yang Viral
Ilustrasi kudapan manis croffle. | Sumber: Tempo.co

Mulai dari tren korean garlic bread, dalgona coffee, dessert box, dalgona candy, hingga kini hadir nama baru yakni croffle. Croffle merupakan singkatan dari croissant dan waffle. Yap, croffle adalah perpaduan dua jenis kudapan tersebut.

Tidak kalah dengan tren makanan dan minuman sebelumnya, croffle saat ini sedang digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Rasanya yang gurih dan lembut di dalam ditambah dengan topping-topping manis memang memiliki daya tarik sendiri bagi sebagian orang. Apakah Kawan sudah mencobanya?

Resep croffle anti ribet

Ilustrasi adonan croffle. | Sumber: Youtube 야미보이 Yummyboy
Ilustrasi adonan croffle. | Sumber: Youtube 야미보이 Yummyboy

Tidak harus selalu membeli, Kawan dapat membuat sendiri croffle di rumah. Selain bisa berkreasi sesuai selera, kegiatan ini juga dapat menjadi pilihan quality time dengan diri sendiri atau bersama keluarga dan teman-teman.

Mengutip dari Kumparan.com, beberapa bahan yang perlu disiapkan adalah susu hangat (200 ml), ragi (6 gram), gula pasir (3 sdm), tepung terigu protein tinggi (290 gram), garam (setengah sdt), mentega (150 gram), dan gula secukupnya sebagai bahan tambahan.

Setelah menyiapkan bahan-bahan, masukkan ragi dan gula ke dalam susu kemudian aduk hingga tercampur rata. Tutup dengan plastic wrap dan diamkan selama 5-10 menit. Di wadah terpisah, campur tepung terigu dengan garam, kemudian aduk hingga merata lalu campurkan ragi. Uleni adonan selama 5 menit hingga menyatu. Apabila sudah, olesi mangkuk dengan sedikit minyak dan masukan adonan yang telah diuleni. Tutup dengan plastic wrap dan diamkan selama 1 jam.

Setelah adonan mengembang, siapkan talenan yang ditaburi tepung terigu kemudian ambil adonan dan pipihkan berbentuk persegi panjang. Olesi permukaan atas adonan dengan mentega hingga rata kemudian belah menjadi empat bagian, tumpuk, lalu lipat. Masukkan ke dalam freezer selama 45 menit dan balik adonan agar beku merata.

Apabila sudah 45 menit, keluarkan adonan dari freezer, pipihkan memanjang lalu dibagi menjadi bentuk segitiga sebanyak 10 bagian. Ambil adonan satu per satu dan belah bagian tengah bawah, tarik sedikit ke samping kemudian gulung. Lakukan ini hingga seluruh adonan habis. Diamkan adonan selama 15-20 menit hingga mengembang, olesi dengan air kemudian balurkan gula ke seluruh adonan.

Kawan dapat membuat croffle menggunakan alat pembuat waffle, tetapi bagi Kawan yang tidak memiliki alat pembuat waffle, alternatif lainnya dapat menggunakan sandwich maker atau teflon. Caranya panaskan teflon dan beri sedikit olesan mentega. Taruh adonan croffle dan panggang menggunakan api sedang. Adonan harus segera ditekan dengan sutil, bentuk bagian atasnya menjadi persegi. Balik dan panggang hingga matang. Croffle siap dihidangkan! Kawan dapat menghidangkan croffle dengan berbagai macam topping sesuai selera.

Asal-usul croffle, camilan gabungan croissant dan waffle

Croffle merupakan kudapan gabungan antara croissant dan waffle. | Sumber: CHUTTERSNAP/Unsplash
Croffle merupakan kudapan gabungan antara croissant dan waffle. | Sumber: CHUTTERSNAP/Unsplash

Ternyata croffle telah ada sejak lama lo Kawan. Kehadirannya pertama kali dibuat pada tahun 2017, dikutip dari The Kraze Magazine, koki pastry asal Irlandia, Louise Lennox mencoba menggabungkan adonan croissant yang ditempatkan ke dalam alat pembuat waffle. Kemudian dikutip dari The Taste, pada tahun yang sama croffle pertama kali dijual di sebuah kafe bernama La Petite Boulangerie milik Cuisine de France yang berlokasi di pusat kota Dublin.

Sedangkan croissant telah populer sejak abad ke-19 di Perancis. Dikutip dari Smithsonian Magazine, awal mulanya croissant berasal dari toko roti milik Agusust Zang seorang pengusaha asal Austria pada tahun 1838. Zang menjual kipfel yang memiliki bentuk bulan sabit mirip seperti bentuk croissant kini.

Berbeda dengan sejarah croissant, tidak diketahui pasti kapan dan siapa yang menciptakan waffle. Dilansir dari Kompas.com, industri waffle di Belgia mulai hadir pada awal abad ke-19. Saat itu mulai banyak keluarga asal Brussels yang membuka toko waffle di sebelah rumah mereka atau di daerah pesisir. Kata ‘waffle’ sendiri pertama kali muncul di sebuah literatur Brussels sejak tahun 1604 dan pada sebuah karikatur tentang kemerdekaan Belgia pada tahun 1830.

Di Indonesia sendiri croffle mulai terkenal saat seorang aktris Korea mengunggah video melalui akun Youtube miliknya dan menyebutkan bahwa croffle merupakan camilan favoritnya. Tapi tidak hanya croffle lo Kawan yang berasal dari dua gabungan makanan, selain croffle terdapat croast yaitu gabungan croissant dengan toast dan cronut yang merupakan gabungan croissant dengan donut.

Referensi: The Kraze Magazine | The Taste | Smithsonian Magazine | Kompas.com | Kumparan | Kompas.com