Hiatus 4 Tahun, BIGBANG Kembali Berkarya dan Pecahkan Berbagai Rekor
BIGBANG dalam musik video 'Still Life' | Foto: VOI

Setelah hiatus selama 4 tahun, boy band asal Korea, BIGBANG resmi comeback melalui perilisan lagu dengan judul "Still Life". Lagu yang rilis pada 5 April 2022 lalu ini meluncurkan video music di kanal YouTube resmi mereka.

Adapun lagu terakhir yang mereka rilis adalah "Flower Road" pada 2018 lalu. Setelah itu, BIGBANG resmi hiatus karena satu per satu member mereka harus menjalankan wajib militer.

Kemudia pada 2016 lalu, BIGBANG juga sempat merilis single yang terkenal hampir seluruh masyarakat dunia dengan judul Bang Bang Bang. Walaupun kembali hadir hanya dengan empat membernya, BIGBANG berhasil memberikan kesan spektakuler bagi para penggemarnya.

Berhasil Pecahkan Berbagai Rekor

BIGBANG dalam musik video Bang Bang Bang Foto: SBS

Walaupun rilis tengah malam waktu Korea Selatan, lagu "Still Life" berhasil menduduki puncak tangga lagu iTunes dunia. Lagu ini juga menduduki puncak tangga lagu di platform streaming musik Asia, seperti Line Music, QQ, dan MelON.

Hebatnya, lagu satu ini menempati posisi ke-26 dalam satu jam pertama perilisannya di tangga lagu MelON. BIGBANG mengungguli lagu "Dynamite" dari BTS dan bersaing dengan lagu "Celebrity" dari IU. Lagu "Still Life" juga meraih rekor grup K-pop dengan debut tertinggi di FLO dalam satu jam pertama.

Baca juga: Jangan Panik! Ini Cara Buka Hp Saat Lupa Kata Sandi

Sebagai informasi, lagu yang G-Dragon dan T.O.P. tulis ini juga berhasil menjadi single dengan penjualan digital tercepat dalam waktu 30 menit di Cina. Lagu ini berhasil meraih sebanyak 1 juta penjualan dan menduduki posisi pertama iTunes di 33 negara, serta QQ Music di Cina.

Arti di Balik Lagu "Still Life"

Penggalan ayab Alkitab di musik Video Still Life | Foto: Tribun Jogja

Berbeda dengan lagu BIGBANG yang biasanya bernuansa ceria, upbeat, dan menyenangkan, lagu "Still Life" hadir dengan genre ballad. Lirik dari lagu ini menceritakan mengenai keempat member BIGBANG yang mengenang masa lalu mereka. 

Masing-masing member BIGBANG menggambarkan empat musim yang berbeda. G-Dragon, leader dari BIGBANG menggambarkan musim gugur, Taeyang mewakili musim semi, Daesung mewakili musim panas, dan T.O.P. yang merepresentasikan musim dingin.

Lirik yang tersaji dalam lagu ini pun berhasil membuat VIP (sebutan bagi penggemar BIGBANG) menitikkan air mata. Secara umum, lirik dari lagu "Still Life" ingin menunjukkan perjuangan BIGBANG bertahan selama empat tahun ini melewati berbagai tantangan dan suka duka.

Baca juga: Tertunda Dua Bulan, Grammy Awards Kembali Hadir Tahun Ini

Lirik "Still Life" juga menggambarkan masing-masing cerita dari member BIGBANG. Mulai dari Taeyang yang menggambarkan musim semi, setelah melewati suka duka bersama BIGBANG. Taeyang sudah bisa mendapatkan hidup yang mapan tergambar dari lirik yang ia nyanyikan.

Di musik video "Still Life", saat Taeyang bernyanyi, tampak latar belakang yang bertuliskan kutipan ayat Alkitab Mazmur 30:11 berbunyi, "Engkau mengubah kedukaanku menjadi tarian. Engkau telah melepaskan kain kabungku dan memberiku pakaian dengan sukacita”. Ayat tersebut menggambarkan bahwa Taeyang berhasil mencapai masa sukacitanya kembali.

Berbeda dengan Taeyang, Daesung menyanyikan lirik yang cukup singkat. Daesung yang merupakan maknae (member termuda) di BIGBANG sudah bergabung dengan BIGBANG sejak ia berusia 17 tahun.

Lirik yang Daesung nyanyikan seolah-olah ia tengah mengucapkan salam perpisahan. Belum lagi pada saat menyanyikannya, Daesung “berada” di musim gugur bernuansa murung.

Baca juga: Business Proposal, KDrama Romcom yang Wajib Kamu Tonton

Lalu ada G-Dragon, walaupun dirinya menggambarkan musim panas, lirik yang ia bawakan tetap bernuansa mellow. Meskipun G-Dragon terkenal sebagai leader BIGBANG, ia masih harus berjuang untuk dirinya sendiri. 

Terakhir, ada T.O.P. menggambarkan musim dingin yang sendu. Ia “menceritakan” mengenai kepedihannya di masa lalu, yang berlanjut dengan harapannya di masa kini.

Lagu "Still Life" adalah salah satu “hadiah” yang setimpal bagi para penggemar BIGBANG setelah menunggu selama empat tahun. Lagu tersebut menjadi sebuah penghormatan untuk perjalanan BIGBANG selama 16 tahun berkarya, serta tanda terima kasih kepada para penggemar karena kesetiaan dan dukungan bagi BIGBANG.

Referensi: Kontan | Kapan Lagi | Tempo | IDN Times