Bikin Makin Betah Membaca, 4 Kampus Ini Punya Perpustakaan Unik
Perpustakaan dengan bangunan unik di kampus-kampus Indonesia | Foto: Alfons Morales/Unsplash

Membaca merupakan salah satu kegiatan yang rutin kita lakukan setiap harinya. Mulai dari membaca teks petunjuk di tempat umum, membaca pesan dari rekan kerja, atau membaca konten-konten yang ada di media sosial. Namun, bagaimana dengan membaca buku?

Bagi sebagian orang, dibandingkan membaca buku yang dipenuhi dengan kumpulan huruf dan deretan kalimat, ada yang lebih menyukai buku yang diselipkan gambar seperti komik atau majalah.

Apapun jenis bukunya, menerapkan kebiasaan membaca buku mungkin menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang. Apakah kamu salah satunya? Banyak faktor yang dapat mendukung kegiatan membaca agar lebih dapat dinikmati, salah satunya tempat membaca yang nyaman.

Nah, berikut ini terdapat deretan kampus di Indonesia yang memiliki bentuk bangunan perpustakaan unik disertai berbagai macam fasilitas yang dapat membuat kamu lebih betah berlama-lama untuk membaca buku.

Perpustakaan Universitas Malahayati

Bangunan perpustakaan kampus Indonesia yang unik di perpustakaan Universitas Malahayati. | Foto: Latifah Desti Lustikasari/lampunggeh.co.id/Kumparan
Bangunan perpustakaan kampus Indonesia yang unik di perpustakaan Universitas Malahayati | Foto: Latifah Desti Lustikasari/lampunggeh.co.id/Kumparan

Jika biasanya perpustakaan umum diisi dengan deretan rak berisi buku, mungkin hanya perpustakaan Universitas Malahayati yang memiliki pemandangan berbeda. Selain didominasi dengan barisan rak buku, perpustakaan ini juga menyuguhkan sungai buatan dengan ornamen bebatuan lengkap disertai beberapa jembatan yang terpasang di antara pepohonan palsu.

Ditambah dengan deretan miniatur rumah adat di dalamnya, menjadikan pengalaman berkunjung ke perpustakaan ini akan terasa berbeda dengan suasana perpustakaan pada umumnya. Dilansir dari Kumparan hal ini juga yang membuat perpustakaan Universitas Malahayati disebut-sebut sebagai perpustakaan terpanjang di Indonesia. 

Berlokasi di Kota Bandar Lampung, perpustakaan yang buka sejak pukul 10.00 sampai 22.00 WIB ini juga disertai dengan fasilitas WIFI gratis dan terbuka untuk pengunjung eksternal.

Wah, bisa dibayangkan bagaimana membaca buku sambil mendengarkan kucuran air yang menenangkan? Belum lagi dipadu dengan suasana perpustakaan yang senyap tentu dapat membantu meningkatkan tingkat konsentrasi.

Perpustakaan Universitas Padjadjaran

Bangunan perpustakaan kampus Indonesia yang unik di Grha Kandaga atau Cisral perpustakaan Universitas Padjadjaran. | Foto: Universitas Padjadjaran
Bangunan perpustakaan kampus Indonesia yang unik di Grha Kandaga atau Cisral perpustakaan Universitas Padjadjaran | Foto: Universitas Padjadjaran

Universitas Padjadjaran mungkin umum dikenal dengan bentuk gedung rektoratnya yang unik mirip seperti koloseum Roma. Namun, tak banyak yang tahu kalau desain bangunan perpustakaan pusatnya memiliki bentuk bangunan yang cukup unik. Kamu pernah mengunjungi perpustakaan berdesain lingkaran?

Dilansir dari Ketik Unpad, perpustakaan Unpad atau yang juga disebut Grha Kandaga atau Cisral ini memiliki bangunan berbentuk lingkaran dengan empat lantai. Meski sekilas bentuknya hampir sama seperti bangunan rektorat, jika diperhatikan dengan cermat Kandaga memiliki perbedaan pada detail konstruksinya.

Selain koleksi bukunya yang beragam, perpustakaan ini juga dilengkapi fasilitas lainnya yang mendukung agar kamu betah membaca buku berlama-lama. Seperti ruang baca mahasiswa dan ruang belajar.

Menariknya, bagi kamu yang berminat mempelajari bahasa dan budaya Korea, perpustakaan yang berada di Jatinangor ini juga memiliki Korean Corner atau juga disebut dengan fasilitas Unpad Korean Language Center.

Perpustakaan Universitas Andalas

Bangunan perpustakaan unik di Kampus Indonesia yang berada di Universitas Andalas. | Foto: Universitas Andalas
Bangunan perpustakaan unik di Kampus Indonesia yang berada di Universitas Andalas | Foto: Universitas Andalas

Tahun lalu bangunan perpustakaan yang berlokasi di Padang, Sumatera Barat ini sempat viral karena disebut-sebut mirip dengan markas tokoh animasi Power Ranger. Mengutip penjelasan oleh Ilfatrisia, Sub Koordinator Humas dan Protokol Universitas Andalas dari pemberitaan Kompas.com (8/2/2021), bangunan perpustakaan memiliki desain berbentuk rumah Bagonjong atau rumat adat Minangkabau yang memiliki bentuk atap seperti tanduk kerbau.

Seluruh bangunan gedung juga dilapisi dengan batu granit. Gedung perpustakaan yang menjulang tinggi dengan dominasi warna abu-abu ini juga dilengkapi fasilitas yang tak kalah menarik.

Jika di Unpad kamu dapat menemukan Korean Corner,di  perpustakaan Universitas Andalas kamu akan disuguhi dengan Minangkabau Corner, American Corner, French Corner, hingga Bank Indonesia Corner. Ruang baca dengan suasana yang nyaman dan layanan WIFI gratis juga tersedia, lo.

Perpustakaan Universitas Indonesia

Bangunan perpustakaan unik di Kampus Indonesia yang berada di Universitas Indonesia. | Foto: Arsitag
Bangunan perpustakaan unik di Kampus Indonesia yang berada di Universitas Indonesia. | Foto: Arsitag

Perpustakaan yang berlokasi di Depok ini mengusung konsep sustainable building yang ramah lingkungan. Dilansir dari Arsitag, gedung perpustakaan pusat ini sengaja dirancang agar berdiri di atas lanskap bukit buatan.

Didukung interior yang disusun dengan konsep terbuka, membuat sirkulasi udara alami mungkin terjadi dan memberikan suasana bangunan terasa lebih sejuk. Belum lagi dengan lokasinya yang terletak di depan Danau Kenanga yang banyak ditumbuhi pepohonan.

Gedung yang dilapisi batuan alam andesit berwarna hitam dan berbentuk miring ini disebut-sebut memiliki makna yang diibaratkan seperti pena yang digunakan untuk menulis sebuah karya.

Selain bangunannya yang ramah lingkungan, perpustakaan pusat UI juga dilengkapi dengan fasilitas komputer dengan internet untuk mahasiswa, silent room, hingga toko buku dan coffee shop.

Nah, itulah beberapa kampus di Indonesia yang memiliki perpustakaan unik. Jadi semakin betah baca, deh. Perpustakaan mana yang paling ingin kamu kunjungi?

Referensi: Kumparan | Library Unpad  | Pustaka Universitas AndalasKompas