7 Buah Berkhasiat Penurun Kadar Kolesterol Setelah Lebaran
Buah-buahan | Foto: Jonas Kakaroto/Unsplash

Sudah menjadi rahasia umum kalau hidangan khas Lebaran didominasi oleh daging, santan, serta lemak. Ketiga jenis makanan ini adalah pemicu utama dari tingginya kadar kolesterol dalam tubuh yang bisa berujung pada penyakit kardiovaskular yang menyerang jantung dan pembuluh darah.

Alih-alih menenggak obat, terdapat cara sederhana lo untuk menurunkan kolesterol. Salah satunya yakni dengan mengonsumsi buah-buahan. Namun, tidak semuanya terbilang manjur untuk menangani hal ini. Berikut Goodside rangkum 7 buah penurun kolesterol setelah Lebaran.

Apel

Apel | Foto: Matheus Cenali/Unsplash

Ada pepatah mengatakan, memakan satu buah apel setiap hari dapat menjauhkan seseorang dari dokter alias terhindar dari berbagai penyakit. Lebih lanjut, apel sangat bagus untuk mengurangi kolesterol jahat berkat serat pektin di dalamnya.

Buah yang mempunyai warna merah dan hijau ini pun mengandung antioksidan polifenol yang sama-sama berkhasiat dalam melawan kolesterol jahat. Ditambah lagi, polifenol ampuh untuk mencegah radikal bebas dalam merusak pembuluh darah dan otot jantung.

Pepaya

Pepaya | Foto: Pranjall Kumar/Unsplash

Semua orang pasti sudah tahu kalau pepaya merupakan buah yang mengandung serat dan bermanfaat untuk pencernaan. Senyawa ini akan merangsang pergerakan usus sehingga feses bisa keluar dengan mudah. 

Baca juga:

Selain itu, kandungan serat dalam pepaya pun bisa membantu mengatur jumlah kolesterol dalam tubuh. Rutin mengonsumsi buah yang satu ini bermanfaat untuk mencukupi asupan vitamin dan mineral penting bagi tubuh.

Alpukat

Alpukat | Foto: Gil Ndjowou/Unsplash

Sering diolah menjadi jus, alpukat adalah sumber antioksidan yang sangat baik. Kandungan vitamin B5, B6, C, E, dan K sekaligus lemak tidak jenuh tunggal di dalamnya dapat menjaga kesehatan jantung plus mengurangi risiko stroke.

Manfaat lainnya, alpukat terbilang manjur untuk mengatur kadar kolesterol LDL, HDL, serta trigliserida dalam darah. Kamu bisa memakannya langsung sebagai buah, menjadikannya topping salad, maupun mengolahnya menjadi smoothies.

Tomat

Tomat | Foto: Josephine Baran/Unsplash

Buah berwarna merah ini terkenal ampuh untuk menurunkan kadar kolesterol. Vitamin A, B, C, dan K sekaligus potassium yang terkandung di dalamnya membuat tomat menjadi makanan yang baik buat kesehatan jantung.

Selain menurunkan kolesterol, konsumsi tomat juga bisa membantu mengontrol tekanan darah, bahkan mengurangi risiko stroke. Kamu dapat memakannya secara langsung dalam kondisi dingin, diolah dalam sup, ataupun campuran smoothies.

Baca juga:

Buah Beri

Buah beri | Foto: Jeremy Bezanger/Unsplash

Stroberi, bluberi, dan kranberi merupakan contoh buah beri yang kaya akan serat larut air. Kandungan serat tersebut bisa mengikat kolesterol yang terserap dalam usus halus sehingga kadar kolesterol jahat akan menurun dan tergantikan oleh kolesterol baik.

Berdasarkan penelitian pula, memakan buah beri sebanyak dua porsi per hari mampu memicu peningkatan jumlah kolesterol baik bersamaan dengan penurunan tekanan darah sistolik.

Pir

Pir | Foto: Jonathan Mast/Unsplash

Mirip dengan apel, buah pir mempunyai rasa yang manis, segar, serta mengandung kadar serat alami pektin yang tinggi. Serat ini mampu mengikat dan mengangkut kolesterol keluar dari tubuh dalam bentuk urine dan feses sehingga akan menurunkan kadarnya.

Penelitian menyebutkan bahwa buah pir mempunyai lebih banyak pektin daripada apel. Selanjutnya, memakan satu buah pir berukuran sedang bisa mencukupi 16 persen kebutuhan serat harian tubuh.

Anggur

Anggur | Foto: Boward Boughev/Unsplash

Riset menunjukkan bahwa buah anggur merah mempunyai senyawa antioksidan yang tinggi untuk meningkatkan kolesterol baik (HDL) serta menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah.

Baca juga:

Selain itu, anggur mengandung senyawa polifenol yang ampuh untuk mencegah kerusakan sel. Konsumsi anggur secara rutin bisa mengurangi gejala peradangan sekaligus melindungi sel sehingga mencegah penumpukan kolesterol pada dinding arteri.

Tidak hanya rutin mengonsumsi buah, kamu juga mesti menyeimbangkan gaya hidup dengan mengurangi makanan berlemak dan berminyak dan banyak berolahraga supaya terhindar dari berbagai penyakit akibat kolesterol.

Referensi Halodoc | Detik.com | CNN Indonesia