Cari Tahu Penyebab Rambut Rontok Meski Sudah Gonta-Ganti Haircare
Rambut Rontok | iStock

Siapa di sini yang mengalami permasalahan rambut rontok? Memang ya, rambut rontok ini menjadi permasalahan yang banyak dialami oleh sebagian orang. Saking banyaknya, ada begitu banyak brand yang menawarkan produk dengan klaim dapat mengurangi rambut rontok.

Sudah gonta-ganti haircare, eh rambut rontok ini masih saja belum mau pergi, bahkan bisa bertambah! Eits, tapi Kawan jangan merasa parno dulu. Para ahli menyatakan bahwa rambut rontok merupakan hal yang normal. Ada sekitar 50 sampai dengan 100 helai rambut yang bisa rontok perharinya.

Namun jika sudah lebih dari 100? Hal itu harus Kawan perhatiakan. Lantas apa ya yang membuat rambut menjadi rontok? Mungkin ini penyebab yang Kawan tidak sadari.

Kurang Terpenuhinya Vitamin D

Vitamin D | Michelle Blackwell
Vitamin D | Unsplash - Michelle Blackwell

Vitamin merupakan salah satu zat gizi yang diperlukan oleh tubuh. Kurang sedikit saja akan memberikan reaksi negatif pada tubuh, salah satunya adalah Vitamin D. Namun Kawan tahu tidak, ternyata kekurangan Vitamin D dapat menyebabkan rambut rontok, lho!

Sebab tidak hanya memberikan nutrisi pada tulang dan gigi, keberadaan Vitamin D dibutuhkan tubuh untuk membentuk folikel yang ada pada rambut. Dilansir dari Hello Sehat, kekurangan Vitamin D yang menyebabkan rambut rontok bisa disebut sebagai Alopecia Areata yang merupakan bagian dari kondisi autoimun. 

Namun tenang, Kawan. Ada juga kok kerontokan yang disebabkan kurangnya Vitamin D yang tidak berkaitan dengan Alopecia Areata ini. Hal tersebut disebabkan oleh folikel rambut yang kurang terangsang, hal tersebut membuat rambut menjadi rontok sebelum waktunya.

Memenuhi kebutuhan Vitamin D dapat Kawan lakukan dengan cara yang mudah. Salah satunya adalah dengan berjemur di bawah sinar matahari, selain itu Kawan juga dapat mengkonsumsi makanan mengandung Vitamin D seperti ikan, sereal, telur, susu, dan lainnya.

Kurangnya Zat Besi

Zat Besi dari Ikan | Unsplash - Caroline Attwood
Zat Besi dari Ikan | Unsplash - Caroline Attwood 

Tidak hanya Vitamin D, ternyata kekurangan Zat Besi dapat membuat rambut menjadi rontok, lho. Dilansir dari Orami, Zat Besi merupakan komponen yang penting untuk membentuk folikel rambut sama seperti Vitamin D.

Hal tersebut menjadi wajar jika seseorang mengalami Anemia atau kekurangan Zat Besi mengalami kerontokan lebih dari batas normal. Maka dari itu, Kawan harus memastikan apakah saat ini tengah mengalami Anemia atau kekurangan Zat Besi.

Faktor Keturunan

Keturunan | Mamasoul
Keturunan | Mamasoul

Keberadaan keturunan ternyata memiliki andil yang cukup besar pada kerontokan. Dilansir dari Halo Doc, kerontokan yang disebabkan oleh faktor keturunan ini biasanya dialami oleh wanita. Mereka menyebutnya dengan Androgenic Alopecia.

Keberadaan Androgenic Alopecia ini dialami oleh wanita di usia 40-50 tahun. Jadi jika Kawan memiliki keluarga yang kerap memiliki masalah rambut rontok, mungkin Androgenic Alopecia ini harus mulai Kawan perhatikan, ya.

Mengikat Rambut Terlalu Keras

Mengikat Rambut Terlalu Keras | Unsplash - Pius Martin
Mengikat Rambut Terlalu Keras | Unsplash - Pius Martin

Hairstyle yang membuat rambut harus diikat seperti ponytail tak jarang juga menjadi alasan terjadinya kerontokan. Dilansir dari IDN Times, rambut yang diikat terlalu kencang akan membuat folikel rambut menjadi rusak.

Tidak hanya itu, mengikat rambut terlalu kencang juga dapat membuat asupan oksigen pada rambut menjadi berkurang. Hal tersebut juga dapat membuat rambut menjadi patah dan juga rapuh, dua hal tersebut juga dapat menyebabkan kerontokan.

Ada baiknya jika Kawan mulai mengistirahatkan rambut dengan cara menggerai rambut untuk beberapa saat, dan sebaiknya mulai hindari mengikat rambut terlalu keras.

Penyakit Pada Kulit Kepala 

Penyakit Pada Kulit Kepala | SehatQ
Penyakit Pada Kulit Kepala | SehatQ

Kulit kepala merupakan tempat dimana rambut bertumbuh, tentu akan rentan terjadi kerontokan bila sesuatu terjadi pada kulit kepala. Dilansir dari SehatQ, ada beberapa penyakit di kulit kepala yang dapat membuat rambut menjadi rontok.

Beberapa diantaranya adalah Kurap yang disebabkan oleh jamur yang menempel pada kulit kepala, Psiroasis Kulit Kepala yang dimana terdapat bercak merah dengan tekstur retak pada kulit kepala dan beberapa tempat seperti belakang telinga dan kening, Alopecia Areata yang merupakan penyakit autoimun.

Wajib bagi Kawan untuk mulai memeriksa keadaan kulit kepala Kawan saat ini, dan segera konsultasikan ke dokter bila mengalami salah satu dari ketiga penyakit tersebut untuk mendapatkan perawatan khusus.

Bagaimana Kawan, sudah mulai menyadari adanya penyebab kerontokan yang sedang dialami? Jika memang kerontokan yang dialami sudah sangat parah, disarankan untuk segera periksa ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat, salah satunya haircare. 

Referensi: Hello Sehat | Orami  |  Halo Doc | IDN Times | SehatQ