Sudah Kedaluwarsa? Yuk, Cek 3 Label Ini di Kemasan Produk!
Sebuah Kaleng | Foto: Pxhere

#FutureSkillsGNFI

Ada aturan-aturan tertentu yang perlu diperhatikan mengenai keamanan produk yang akan dikonsumsi. Aturan yang perlu diperhatikan salah satunya adalah batas waktu penggunaan produk.

Berbagai produk yang dikonsumsi, baik ke dalam tubuh maupun penggunaan luar, seperti makanan, kosmetik, dan obat-obatan memiliki ketahanan dalam jangka waktu tertentu (masa kadaluarsa) yang harus diperhatikan. Terdapat berbagai label untuk menunjukkan batas waktu pemakaian produk yang disyaratkan oleh lembaga seperti BPOM dan BPJPH. Setiap label batas kadaluarsa ternyata memiliki arti yang berbeda, yuk ketahui penjelasannya, Goodmates!

Produk Minuman dengan Label Expiration Date | Foto: Phoenix New Times

 

  • Expiration Date (Tanggal Kadaluarsa)

Expiration Date adalah batas waktu produk aman untuk dikonsumsi. Jika produk dikonsumsi melewati tanggal kadaluarsa, sebaiknya produk tidak dikonsumsi, karena sudah mengalami perubahan kimia, fisika, maupun mikrobiologi. Sehingga, produk tersebut dapat membusuk, nutrisinya menghilang, bahkan berbahaya untuk dikonsumsi.

Expiration date biasanya terdapat pada berbagai produk makanan kering, makanan basah, obat-obatan, hingga kosmetik. Expiration date dicantumkan berdasarkan format tanggal, menggunakan bahasa asing maupun indonesia, dan biasanya dibarengi dengan tanggal produksi.

Produk Saus dengan Label Best Before | Foto: Mothership.SG

 

  •  Best Before (Baik Digunakan Sebelum)

Best before adalah batas maksimal produk dikonsumsi dalam kondisi dan kualitas terbaik. Artinya, jika dikonsumsi melewati tanggal yang tertera, produk dapat berkurang kualitasnya dan mengalami perubahan baik itu warna, bau, dan tekstur. Namun, produk yang dilabeli Best Before dapat dikonsumsi walaupun melewati tanggal, selama produk tersebut belum dibuka. 

Best Before sering digunakan pada produk-produk makanan beku (frozen food), makanan basah, maupun makanan kering. Sama seperti expiration date, best before menggunakan format tanggal.

 

Contoh Simbol PAO menurut Standar Internasional | Foto: FBA on The Side

 

  • Period After Opening (Periode Setelah Dibuka)

Jika expiration date dan best before terdapat pada makanan dan obat-obatan, Period After Opening atau dapat disingkat menjadi PAO sering dijumpai pada produk kosmetik. PAO adalah rentang waktu sebuah produk dapat digunakan setelah dibuka, sebagai dampak atas produk yang dapat berubah akibat paparan udara, sinar matahari, dan lainnya. 

PAO biasanya memiliki simbol tersendiri sesuai standar internasional (EC 1223/2009), dan terdapat keterangan waktu, seperti 3M artinya 3 bulan, 6M artinya 6 bulan, hingga 12M artinya 12 bulan. Namun, biasanya PAO tertera bersamaan dengan expiration date. Produk akan mengikuti expiration date jika produk belum dibuka sama sekali.

 

Selain ketiga label tersebut, terdapat beberapa label lain yang biasanya digunakan negara-negara selain Indonesia, seperti Use By (Gunakan Sebelum) dan Sell By (Dijual Sebelum).Use by adalah waktu maksimal sebuah produk dapat dikonsumsi yang ditujukan untuk makanan yang mudah membusuk, seperti daging, ikan, dan produk susu. Sell by adalah petunjuk bagi penjual mengenai waktu maksimal produk dapat diperjualbelikan.

Selain memperhatikan beberapa label tersebut, Goodmates juga perlu memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas produk, seperti fungsi dan aturan pakai produk, tempat dan lama penyimpanan produk, dan komposisi serta bentuk produk. Walaupun produk belum mengalami kadaluarsa, produk bisa saja rusak sebelum waktu yang tertera di label kadaluarsa.

Itulah beberapa label yang perlu diperhatikan berkaitan dengan masa kadaluarsa produk. Setiap produk memiliki label yang berbeda, dan tidak diperkenankan untuk dikonsumsi jika telah kadaluarsa, terutama untuk produk yang mudah rusak. Kamu biasanya menjumpai label kadaluarsa yang mana? Yuk berikan tanggapanmu!

Referensi:  Obelis | Gizigo