Dear Investor Pemula, Kamu Wajib Perhatikan Ini Sebelum Investasi
Hal Sebelum Investasi | Unsplash - Firmbee.com

Saat ini, investasi menjadi sebuah tren bagi sebagian kalangan terutama generasi millenial untuk menghemat sekaligus menghasilkan uang. Bahkan sekarang, investasi menjadi jalan yang dipilih sebagai pekerjaan penghasil uang kedua.

Berkembangnya tren investasi membuat banyak orang berbondong-bondong tidak hanya untuk berinvestasi, tetapi juga membuka lapangan kerja dengan membuat media atau platform dengan tujuan sebagai 'pihak ketiga' antara investor dengan objek investasi yang diincar.

Goodmates sebagai calon investor harus ingat bahwasannya investasi merupakan tren yang perlu ditanggapi dengan serius. Terdapat hal yang perlu diperhatikan sebelum memulainya agar kamu tidak mengalami kerugian yang besar.

Berkaca dari kasus yang banyak beredar di jagat media, banyak investor pemula yang asal mengikuti tren investasi ini dan berakhir rugi. Bahkan, tak jarang kerugian yang didapatkan mengakibatkan habis seluruh uang hingga mengakibatkan kemiskinan mendadak.

Tentu Goodmates tidak ingin hal tersebut terjadi, bukan? Maka dari itu, simak hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan investasi.

Apa itu investasi?

Apa itu investasi? | Unsplash - Austin Distel
Apa itu investasi? | Unsplash - Austin Distel

Meskipun tren investasi semakin berkembang, nyatanya masih banyak juga lho yang masih belum mengenal investasi secara umum atau general. Dikutip dari OJK, investasi merupakan penanaman modal dengan cara pembelian saham dan surat berharga lainnya dalam waktu jangka panjang untuk menghasilkan keuntungan.

Sesuai dengan namanya, proses investasi sendiri dilakukan dengan cara memberikan modal dalam bentuk slot dengan harga slot yang telah ditentukan kepada perusahaan tertentu. Dalam waktu tertentu, kamu akan mendapat keuntungan sesuai dengan slot yang dibeli. Tidak hanya pembelian slot saham perusahaan, kamu juga dapat berinvestasi dengan membeli emas, properti, deposito, Reksa dana, Cryptocurrency, dan lainnya.

Walaupun dalam keterangan investasi disebut sebagai penanaman modal jangka panjang. Tetapi saat ini banyak perusahaan yang memberikan keuntungan investasi dalam jangka pendek yang dimana keuntungan bisa didapatkan dalam jangka waktu kurang dari tiga tahun dan bahkan ada juga yang berbulan-bulan.

Biasanya investasi jangka pendek yang bisa diambil untung dengan cepat adalah investasi dalam bentuk saham dan deposito. Tetapi keuntungan yang di dapat tidak sebanyak keuntungan investasi jangka panjang seperti pembelian emas dan properti.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi

Hal yang perlu diperhatikan sebelum investasi | Unsplash - DrawKit Illustrations
Hal yang perlu diperhatikan sebelum investasi | Unsplash - DrawKit Illustrations 

Memang tidak mengherankan jika investasi saat ini menjadi tren di berbagai kalangan. Sebab, investasi ini bersifat effortless yang artinya kita tidak perlu banyak melakukan kegiatan untuk mendapatkan uang.

Istilahnya, kamu tinggal duduk manis sebari memperhatikan kemana saham akan membawamu. Tapi harus diingat bahwa investasi tidak melulu soal keuntungan, ada kalanya investor harus menerima kenyataan pahit jika perusahaan tempat kita menanam modal tengah turun harga. Lantas apa saja yang harus diperhatikan sebelum berinvestasi? 

Jangan gunakan uang panas

Faktor ini paling sering diabaikan oleh para investor pemula. Jangan menggunakan uang panas! Uang panas merupakan istilah yang digunakan yang artinya uang tersebut digunakan sebagai pemenuhan kehidupan sehari-hari.

Penggunaan uang panas sering menjadi faktor kegagalan dengan akibat yang sangat besar bagi sebagian investor. Tidak jarang kegagalan ini mengakibatkan kekurangan uang, hingga kemiskinan. 

Goodmates jangan sampai begitu, ya? Usahakan untuk menggunakan uang dingin atau uang yang tidak digunakan untuk kebutuhan pokok sehingga jika mengalami kerugian, tidak berdampak terlalu besar.

Pemilihan platform

Goodmates kenal dengan istilah 'investasi bodong'? Banyak investor pemula yang mengalami kegagalan akibat ditipu oleh segelintir pihak ketiga yang mengaku sebagai platform terpercaya untuk melakukan investasi.

Pastikan platform yang kamu pilih sudah terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Sebab OJK merupakan lembaga pemerintah yang bertugas untuk memantau jalannya pelayanan investasi, sehingga kamu tidak perlu khawatir lagi.

Mengenal profil risiko

Dikutip dari Kompas, mengenal tingkat toleransi terhadap risiko atau profil risiko merupakan hal yang perlu dipertimbangkan. Tingkat toleransi ini mencakup banyaknya uang, usia, dan juga pengetahuan tentang investasi.

Profil risiko dibagi menjadi tiga, yaitu konservatif yang artinya hanya bersedia menghadapi volatilitas yang rendah atau bahkan tidak ada sama sekali. Lalu, ada moderat yang bersedia menghadapi 'jatuh-bangun' saham secara seimbang dengan menanamkan modal pada investasi jangka pendek dan panjang.

Terakhir adalah profil risiko agresif yang sesuai dengan namanya memaksimalkan keuntungan dengan berinvestasi dengan resiko yang tinggi. Untuk profil risiko ini diharapkan investor memiliki pengetahuan dan uang dingin yang besar.

Mengetahui istilah-istilah dalam dunia investasi

Investasi memiliki banyak istilah yang perlu kamu tahu agar tidak terjadi kesalahan informasi. Dilansir dari Pintek, terdapat beberapa istilah yang bisa dipelajari seperti buy & sell, return, diversifikasi, take profit, cut loss, dan lainnya.

Akan lebih baik jika mengetahui lebih dalam melalui buku atau orang-orang ahli yang memiliki ilmu investasi dan pernah melakukan investasi sebelumnya untuk mengetahui kapan kata-kata tersebut bisa dipakai.

Bagaimana Goodmates, sudah mantap mengenal investasi beserta hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakannya? Perlu diingat bahwasannya naik dan turun dalam investasi adalah hal yang biasa. Maka dari itu, kamu wajib mempelajari seluk beluk investasi lebih lanjut. Good luck!

Referensi: OJK | Kompas | Pintek