Deepfake, Teknologi yang Bisa Manipulasi Wajah Seseorang
Ilustrasi│Amanda Dalbjörn/Unsplash

Perkembangan teknologi di dunia modern memang semakin pesat. Banyak teknologi yang membuat hal mustahil menjadi mungkin untuk terjadi. Mulai dari proyek mengirim manusia ke Mars, membuat matahari buatan, hingga teknologi untuk meniru wajah orang.

Ya, ketiga hal tersebut adalah hal yang cukup menyita perhatian dalam beberapa waktu ke belakang. Dan untuk kali ini, kita akan membahas tentang teknologi yang bisa membuat kita meniru wajah seseorang, atau yang dikenal juga dengan deepfake.

Apa itu deepfake?

Seperti yang disinggung sebelumnya, deepfake adalah sebuah teknologi yang bisa meniru wajah seseorang, atau lebih tepatnya bisa memanipulasi wajah seseorang. Deepfake adalah sebuah teknologi kecerdasan buatan yang bisa memanipulasi wajah, gestur, hingga suara seseorang pada sebuah video.

Contoh penggunaan deepfake ada pada stasiun televisi MBN di Korea Selatan untuk membawakan sebuah berita. Pada siaran tersebut menampilkan sebuah reporter yang membawakan berita, seperti pada siaran berita pada umumnya.

Namun, reporter yang membacakan berita tersebut bukanlah reporter yang asli, reporter yang ada pada siaran tersebut adalah versi “deepfake” dari reporter yang asli. Jadi, reporter yang tampil di siaran bukanlah reporter asli, melainkan hanya sebuah manipulasi dari sosok reporter yang sesungguhnya. 

Bagaimana dampak deepfake?

Ilustrasi│Hitesh Choudhary/Unsplash

Deepfake yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2017 ini menuai respon yang beragam. Ada yang memberikan respon positif, ada pula yang memberikan respon negatif. Contoh penggunaan deepfake pada penyiaran berita di Korea yang disinggung sebelumnya.

Ada yang berpikir penggunaan deepfake tersebut untuk penyiaran yang lebih efektif, ada pula yang berpikiran bahwa hal tersebut berpotensi menggeser lapangan pekerjaan penyiar.

Deepfake memang ibarat dua sisi mata pisau. Di satu sisi, deepfake bisa berdampak baik pada keefektifan dalam pembuatan konten hiburan, tapi di sisi lain teknologi ini juga dapat digunakan untuk memanipulasi dan bahkan menyebarkan kabar bohong.

Tentu bagaimana dampak dari adanya deepfake kembali lagi kepada kebijaksanaan diri kita masing-masing. Diperlukan tanggung jawab besar agar adanya teknologi bisa memberikan manfaat bagi kita semua.

Aplikasi yang bisa digunakan untuk membuat deepfake

Bagi kamu yang ingin mencoba deepfake untuk bersenang-senang, ada beberapa aplikasi pada smartphone yang bisa kamu coba. Kamu bisa mengedit wajahmu dengan berbagai template yang disediakan untuk bersenang-senang.

Aplikasi-aplikasi yang bisa kamu coba untuk bermain dengan deepfake adalah FaceApp, Face Swap Live, Wombo, Reface dan masih banyak lagi. Tentu aplikasi-aplikasi ini hanyalah untuk hiburan semata, dan fitur-fiturnya terbatas hanya untuk keperluan hiburan saja.

Menarik sekali bukan? Meski menuai banyak kontroversi, tapi jika deepfake ini digunakan untuk hal yang baik, tentu akan memberikan banyak manfaat untuk kita.

Referensi: BBC IndonesiaIDN TimesCNBC Indonesia