Disebut Sebabkan Kematian, Segera Kenali Penyakit GERD
GERD | Unsplash - Towfiqu barbhuiya

Sejatinya setiap orang menginginkan untuk selalu berada di kondisi yang sehat, dan hal tersebut dapat digapai jika bisa mempertahankan pola hidup sehat seperti makan teratur, istirahat cukup, dan menghindari stress.

Namun sayangnya tidak semua orang dapat menghindar atau sulit untuk bisa menerapkan hal tersebut, salah satunya adalah stress yang dapat menyerang kapan saja tanpa mengenal usia. Seperti yang diketahui, stress merupakan salah satu faktor yang beresiko membuat seseorang terjangkit penyakit.

Salah satunya adalah penyakit Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD yang saat ini tengah ramai di perbincangkan di media sosial sebagai salah satu penyakit asam lambung yang berbahaya dan bahkan bisa menyebabkan kematian. Namun, apakah isu tersebut benar demikian? Mari merapat dan kita simak lebih jauh mengenai GERD.

Apa itu GERD?

Apa itu Gerd? | Medisata
Apa itu Gerd? | Medisata

Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD merupakan penyakit berhubungan dengan lambung. Tepatnya disebutkan oleh Hello Sehat, GERD merupakan penyakit dimana asam lambung naik ke kerongkongan dan sebabkan iritasi atau perih .

Tidak hanya memberikan sensasi perih pada kerongkongan, asam lambung yang naik juga bisa sebabkan perih dan pada ulu hati, serta rasa asam pada mulut. Biasanya gejala tersebut akan datang disaat selesai makan, rebahan, dan juga saat membungkuk.

Dilansir dari Klik Dokter, jika umumnya makanan masuk ke dalam lambung dan ditutup oleh sfingter esofagus. Namun pada seseorang yang terkenal GERD, terdapat kelainan dimana sfingter esofagus mengendur atau terlalu lemah sehingga makanan yang seharusnya diam selama tiga sampai empat jam di lambung, harus kembali naik atau bisa saja asam lambung saja.

GERD juga dapat mengakibatkan seseorang sulit tidur. Hal tersebut dinyatakan oleh  Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH., MMB dilansir dari situs FK UI. Sekitar 43.5% pasien mengalami gangguan tidur sekitar dua sampai tiga hari.

Sementara itu proporsi pasien dengan gangguan tidur malam empat sampai tujuh hari lebih tinggi pada bulan April-Juni 2020 dibandingkan Januari-Maret 2020 akibat GERD. 

Cari Tahu Penyebab GERD

Penyebab GERD | Kompas Health
Penyebab GERD | Kompas Health

Dikutip dari Kompas, GERD memiliki penyebab yang beragam. Beberapa diantaranya adalah makanan tinggi lemak, asam, pedas, susu, dan gorengan. Lalu juga ada efek dari obat-obatan yang memicu GERD seperti obat penenang, asma, dan lainnya.

Tidak hanya itu, pola hidup yang tidak sehat juga dapat menyebabkan GERD. Saat ini yang tengah ramai dibicarakan adalah munculnya Gerd Anxiety yang dimana dilansir dari Halo Doc, terdapat studi pada tahun 2015 yang menjelaskan bahwa kecemasan dan depresi dapat memicu terjadinya GERD.

Sementara ada juga penelitian lain yang menyatakan bahwa anxiety dapat meningkatkan gejala yang berkaitan dengan GERD akibat rasa sensitif yang dirasakan pada saat kecemasan datang.

Penyebab lain yang mungkin bisa diidentifikasi adalah berat badan yang berlebih, merokok, dan juga meminum alkohol.

Apakah GERD Menyebabkan Kematian?

GERD | Orami
GERD | Orami

Media sosial saat ini tengah geger dengan GERD yang menyebabkan kematian. Namun faktanya adalah GERD sendiri tidak menyebabkan kematian. Hal tersebut ditegaskan oleh dokter spesialis penyakit ahli dalam Ari Fahrial Syam dalam artikel Liputan 6.

Ari mengatakan bahwa informasi yang beredar di media sosial adalah palsu. Walaupun memang GERD merupakan penyakit kronis yang bisa beredar ke paru-paru. Tetapi, bukan berarti GERD bisa disebut sebagai penyakit yang mengakibatkan langsung kematian mendadak.

Banyak juga yang salah mengartikan adanya rasa sakit pada jantung yang diakibatkan oleh GERD sebab GERD sering menyerang ke arah ulu hati yang tidak jauh dari jantung. Namun, bisa jadi sebenarnya itu adalah murni serangan jantung dan bukan GERD.

Cara Mengobati GERD 

Obati Gerd | Unsplash - Christina Victoria Craft
Obati Gerd | Unsplash - Christina Victoria Craft

Walaupun GERD disebut sebagai penyakit kronis, namun ada cara yang bisa dilakukan untuk Goodmates yang terkena GERD. Hal tersebut disebutkan oleh CNN Indonesia, cara mengobati GERD sebagai berikut:

  1. Mengkonsumsi obat-obatan seperti antasida, ranitidin, famotidin, dan lainnya
  2. Mengurangi makanan berlemak
  3. Mengurangi rokok dan minum beralkohol
  4. Mengganti posisi tidur dengan meninggikan kepala 20 cm

Namun jika ternyata GERD sudah dirasa sangat parah, kamu bisa segera pergi ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut, ya. Semoga cepat sembuh!

Referensi: Hello Sehat | Klik Dokter | Halo Doc | Kompas | Situs FK UI | Liputan 6 | CNN Indonesia