Fakta Menarik di Balik Perubahan Nama Bangkok Thailand
Kota Bangkok | Foto: Unsplash

Ibu kota Thailand yang dikenal dengan Bangkok akan mengalami perubahan nama. Pergantian nama yang dilakukan ini mendapatkan sorotan dari masyarakat Thailand bahkan masyarakat internasional.

Thailand mengumumkan akan mengubah nama Thailand menjadi Krung Thep Maha Nakhon. Pengumuman tersebut disampaikan oleh The Office of the Royal Society (ORST), sebuah lembaga independen di bawah Perdana Menteri Thailand.

Pada Selasa (15/2) lalu, Kabinet Thailand telah menyetujui rancangan pengumuman kantor Perdana Menteri tentang nama negara, zona administratif, wilayah, dan ibu kota yang diperbarui. Usulan ini disampaikan oleh ORST. Dibalik perubahan nama tersebut, ternyata ada beberapa fakta menarik yang belum banyak orang ketahui. Berikut penjelasannya.

Nama Bangkok tetap diakui

Jalanan Bangkok | Foto: Pexels

Meskipun melakukan perubahan nama, Bangkok masih tetap diakui. Ini karena nama Krung Thep Maha Nakhon belum resmi digunakan. Pemberlakuan nama Krung Thep Maha Nakhon setelah komite yang bertugas telah selesai melakukan pemeriksaan pada rancangan undang-undang.

Setelah resmi digunakan, nama Bangkok akan tetap digunakan. Nama Bangkok akan ditulis dalam tanda kurung. Nama Bangkok sebenarnya diambil nama daerah administrasi dari area metropolitan tersebut, yaitu distrik Bangkok Noi dan Bangkok Yai. Penggunaan nama Bangkok secara resmi sejak November 2001 silam.

Krung Thep Maha Nakhon digunakan sejak lama

Bangkok | Foto: Pexels

Nama Krung Thep Maha Nakon sebenarnya sudah lama digunakan. Sebelumnya, nama asli Bangkok adalah ‘Krung Thep Maha Nakhon; Bangkok’. Kini diubah menjadi ‘Krung Thep Maha Nakhon (Bangkok)’

Perubahan yang dilakukan hanya pada tanda baca, yakni menggunakan tanda kurung yang sebelumnya menggunakan tanda titik koma. Hal serupa juga disampaikan oleh pihak ORST yang menyebutkan perubahan dilakukan hanya pada tanda baca dan tidak mengubah total nama Bangkok.

Masyarakat cukup menyebut nama Bangkok

Bangkok | Foto: Unsplash

ORST menjelaskan bahwa bagi penutur bahasa inggris dan orang lain yang menggunakan alfabet Romawi tidak perlu menyebutkan nama lokal dari ibu kota Thailand. Ini disebabkan nama Bangkok sudah familiar bagi masyarakat dunia.

Gubernur Bangkok juga mengatakan hal yang sama. Aswin Kwanmuang menyebutkan nama resmi ibu kota sama saja dan sudah digunakan sejak tahun 2001.

Nama kota terpanjang di dunia

Bangkok | Foto: Unsplash

Nama Krung Thep Maha Nakhon bukanlah nama sebenarnya. Mengingat, nama tersebut hanya versi pendek dari nama aslinya. Nama ibu kota Thailand jauh lebih panjang.

Nama panjang dari ibu kota Thailand adalah Krung Thep Mahanakhon Amon Rattanakosin Mahinthara Ayuthaya Mahadilok Phop Noppharat Ratchathani Burirom Udomratchaniwet Mahasathan Amon Piman Awatan Sathit Sakkathattiya Witsanukam Prasit.

Nama tersebut berasal dari bahasa Pali dan Sansekerta. Guinness World Records menyebut nama tersebut sebagai nama ibu kota terpanjang di dunia.

Arti nama Krung Thep Maha Nakhon

Bangkok | Foto: Unsplash

Nama Krung Thep Maha Nakhon memiliki arti sebagai ‘kota besar para malaikat’. Tetapi kebanyakan masyarakat lokal hanya menggunakan nama Krung Thep dalam percakapan sehari-hari.

Arti nama ibu kota Thailand juga memiliki arti yang menggambarkan kota tersebut, yaitu ‘Kota para Dewa, kota agung, kediaman Buddha Zamrud, kota tak tertembus (Ayutthaya) Dewa Indra, dan ibu kota agung dunia yang diberkahi dengan sembilan permata berharga.

Tak hanya itu, diartikan juga sebagai kota bahagia yang berlimpah Istana Kerajaan Besar yang menyerupai tempat tinggal Surgawi tempat tinggal Dewa-Dewa yang bereinkarnasi, sebuah kota yang diberikan oleh Indra dan dibangun oleh Wisnukarm’

Ternyata, di balik perubahan nama Bangkok ada beragam fakta menarik yang masih banyak orang tidak ketahui. Mulai dari masih diakuinya nama Bangkok hingga arti nama ibu kota Thailand versi panjang.

Meskipun sudah diubah dan banyak mendapat sorotan dari masyarakat dunia, Goodmates masih bisa menggunakan nama Bangkok untuk menyebut ibu kota Thailand.

Referensi: Kompas | IDN Times | Beautynesia