Fakta Menarik Pulau Banda Neira, Surga di Timur Indonesia
Fakta Pulau Banda Neira | Foto: Zublu Diving

Banda Neira merupakan gugusan Pulau Banda yang terletak di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Pulau dengan luas 3 kilometer ini memiliki banyak fakta menarik.

Pulau Banda Neira merupakan pulau utama dalam gugusan kepulauan Banda yang menjadi pusat administrasi Kabupaten Maluku Tengah. Banda Neira menyimpan keindahan alam dan sejarah yang barangkali tidak diketahui banyak orang.

Tak heran jika banyak yang menyukai keindahan dari Banda Neira. Bukan tanpa sebab, Bande Neira memang disebut-sebut sebagai surganya timur Indonesia. Berikut GoodSide rangkum beberapa fakta menarik dari Pulau Banda Neira untuk Goodmates.

1. Pernah jadi satu-satunya penghasil buah pala terbaik di dunia

Ilustrasi buah pala | Foto: Harindabama.com

Nama Banda Neira sudah sejak lama dikenal oleh bangsa Eropa karena buah pala-nya. Selain berfungsi sebagai penyedap rasa, pala bermanfaat sebagai tanaman obat untuk menyembuhkan penyakit PES yang dialami masyarakat Eropa pada masa itu.

Orang Portugis adalah bangsa Eropa yang pertama kali datang ke Banda Neira untuk melakukan transaksi jual beli rempah. Sementara itu, orang Belanda datang untuk menguasai kepulauan itu. Banda Neira merupakan daerah pertama di nusantara yang dikuasai Belanda sebelum Batavia (Jakarta).

Sekitar 500 tahun yang lalu, segenggam komoditas buah pala nilainya setara dengan segenggam emas karena hanya bisa ditemukan di Kepulauan Banda. Pada saat itu, pala diyakini hanya bisa tumbuh subur di sana. Sayangnya, saat ini popularitas Banda Neira sebagai penghasil pala mulai menurun bahkan tidak diketahui lagi oleh penduduk Indonesia sendiri.

2. Tempat bertempur Belanda dengan rakyat Banda yang dibantu oleh Inggris

Selain Portugis dan Belanda, Inggris juga datang ke Banda Neira untuk mencari buah pala. Saat itu penduduk Banda tidak menyukai kehadiran Belanda. Inggris memanfaatkan situasi tersebut dengan melatih penduduk Banda untuk berperang melawan Belanda.

Pada 1906, terjadi perang besar yang mengakibakan korban jiwa dan hilangnya rumah-rumah penduduk akibat pembantaian dan pembakaran yang dilakukan oleh Belanda.

3. Manhattan: Pulau Run Banda Neira ditukar dengan Nieuw Amsterdam

Pulau Run | Foto: J.Croese/Shutterstock

Sebelum dikuasai Belanda, Pulau Run merupakan pulau milik orang karya Banda yang diserahkan kepada Ratu Elizabeth I dari Inggris. Sementara itu, Inggris dan Belanda berperang untuk menguasai perdagangan dunia.

Pada 31 Juli 1667, Traktat Breda dikeluarkan untuk memberikan solusi damai bagi keduanya. Salah satu isi dari traktat tersebut ialah Inggris harus mengakhiri kekuasaanya di Pulau Run, Kepulauan Banda dan menyerahkan pulau tersebut kepada Belanda.

Belanda pun menawarkan Nieuw Amsterdam kepada Inggris yang kini daerah tersebut sudah berganti nama menjadi Manhattan, New York, Amerika.

4. Tempat pengasingan Bung Hatta dan Sutan Syahrir

Rumah pengasingan Bung Hatta | Foto: Bello.id

Pada 1936 Belanda melakukan pengasingan terhadap Bung Hatta dan Sutan Syahrir di Banda Neira. Alasan di balik pengasingan tersebut ialah agar sikap Bunga Hatta dan Sutan Syahrir melunak kepada pemerintah.

Rumah pengasingan yang Bung Hatta tempati merupakan rumah milik Belanda yang disewa untuk dijadikan tempat tinggal. Selama pengasingan, Bunga Hatta membuka kelas sore anak-anak Banda Neira yang tidak memiliki akses untuk sekolah. Keduanya diasingkan selama enam tahun di Banda Neira sebelum akhirnya dipindahkan ke Sukabumi, Jawa Barat.

5. Punya banyak situs bersejarah

Benteng Belgica | Foto: Backpackerjakarta

Salah satu situs sejarah yang masih terawat baik hingga saat ini ialah Benteng Belgica. Berdiri 30 meter di atas permukaan laut, ikon Banda Neira yang satu ini berbentuk segi lima yang berfungsi sebagai basis militer Belanda. Benteng ini juga dikenal sebagai Pentagon Indonesia.

Selain Benteng Belgecia, ada juga Benteng Nassau, Gereja Hollandsiche Kerk, Istana Mini Banda, dan bangunan bersejarah lainnya. Bagi Goodmates yang tertarik ke Banda Neira terdapat dua alternatif yang bisa kamu pilih.

Pertama, menggunakan pesawat dengan tujuan kota asalmu-Ambon, Ambon-Banda Neira. Kedua, kamu bisa menggunakan kapal dari Ambon-Banda Neira.

Bagaimana dengan keindahan alam Banda Neira?

Keindahan bawah laut Banda Neira | Foto: Kemenparekraf

Sebagai salah satu destinasi wisata tertua di Indonesia, pesona Kepuluan Banda sudah tidak perlu diragukan lagi oleh dunia. Mengutip dari travelokezone, 60 persen turis yang berkunjung ke Kepulauan Banda berasal dari wisatawan asing, sedangkan 40 persen lainnya wisatawan lokal.

Selain Banda Neira, di Kepulauan Banda terdapat 9 pulau vulkanik lainnya seperti, Pulau Lonthor, Pulau Ay, Pulau Run, Pulau Rosengain atau Hatta, Pulau Gunung Api, Pulau Pisang atau Syahrir, Pulau Karaka, Pulau Nailaka, dan Pulau Manukang.

Berada di bagian utara Gunung Api Banda, terdapat spot menyelam terbaik yang bernama Lava Vlow. Aliran lava akibat letusan yang terjadi pada 1988 menciptakan pertumbuhan terumbu karang dan memberikan kehidupan baru bagi biota laut yang ada di sana.

Salah satu biota laut yang wajib Goodmates temui saat menyelam ialah Lion Fish. Bahkan kawasan ini disebut-sebut sebagai Tample of Lion Fish. Selain itu, Goodmates juga bisa mendaki ke Gunung Api Banda sambil melihat keindahan laut Banda dari atas puncak.

Referensi: Travel Okezone | Good News From Indonesia | Kemenparekraf | IDN TimesBanda Naira