Belajar Kembangkan Hidup dari Filosofi Kaizen ala Orang Jepang
Filosofi Kaizen | Foto: Alejandro Pinero Amerio/Unsplash.com

Orang Jepang dikenal dengan beragam prinsip dan filosofi kehidupannya yang unik. Sebut saja Ikigai, konsep untuk menemukan alasan dan tujuan dalam menjalani hidup yang sudah terkenal dan dipraktikkan masyarakat dunia. Selain itu, masih ada filosofi orang Jepang yang patut dicontoh, yaitu filosofi kaizen,

Filosofi satu ini merupakan sebuah prinsip dengan makna dan tujuan menuju perubahan ke arah lebih baik secara berkesinambungan alias tanpa henti. Seorang manusia pastinya ingin terus belajar sekaligus mengembangkan kehidupannya menjadi lebih baik hari demi hari untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki.

Nah, di sinilah filosofi Kaizen sangat cocok untuk kamu pelajari dan terapkan. Secara etimologi, Kaizen merupakan istilah dalam bahasa Jepang yang terdiri dari dua kata, “Kai” yang berarti perubahan dan “Zen” yang berarti kebijaksanaan.

Apabila digabung, Kaizen mempunyai makna perubahan atau perbaikan dalam hidup secara perlahan, terus-menerus, dan dengan penuh kebijaksanaan.

Memahami arti filosofi Kaizen ala Orang Jepang

Ilustrasi orang Jepang | Foto: Satoshi Hirayama/Pexels.com

Konsep ini pertama kali diterapkan melalui tekad bangkit masyarakat Jepang pasca meletusnya Perang Dunia II. Sebagaimana diketahui, negeri Sakura terpaksa mengakui kekalahan kepada pasukan sekutu dan Kaizen hadir sebagai titik balik untuk mengubah hidup orang Jepang sejak saat itu.

Menyerap ide dan budaya Jepang yang sarat akan nilai filosofis, Kaizen berprinsip bahwa setiap perubahan besar pasti diawali dari perubahan-perubahan kecil terlebih dahulu. Dalam hal ini, perubahan yang kecil tentunya akan mudah untuk dilakukan siapa saja.

Selanjutnya, jika proses perbaikan kecil tersebut dilakukan secara terus-menerus dan bertahap, maka kehidupan pun akan berkembang menjadi lebih baik. Tidak hanya untuk pribadi, Kaizen juga dapat diaplikasikan dalam lingkup bisnis, seperti Toyota yang sukses menjadi salah satu produsen otomotif tersohor di Asia, bahkan dunia.

Dikenal pula dengan “Prinsip 1 menit”

Ilustrasi 1 menit | Foto: Neon Brand/Unsplash.com

Filosofi Kaizen mempunyai sebutan lain yang dikenal dengan nama “Prinsip 1 menit”. Maksudnya, ketika kamu ingin belajar atau melakukan hal baru, cobalah untuk menjalankannya selama 1 menit dalam sehari secara rutin. Satu menit ini harus dilalui dengan fokus tanpa gangguan apapun.

Misalkan, kamu mempunyai rencana ingin rajin membaca buku setiap harinya. Tentu target ini akan sulit apabila dilakukan langsung selama berjam-jam. Maka dari itu, coba modifikasi rencana tersebut menjadi 1 menit saja per harinya supaya terasa lebih ringan.

Seiring berjalannya waktu, kamu akan mulai nyaman dengan kebiasaan tersebut. Selanjutnya, durasi kegiatan pun bisa ditambah sedikit demi sedikit. Perlu diperhatikan pula bahwa hal yang ditekankan adalah proses yang dijalankan perlahan, tetapi secara konsisten demi mencapai tujuan yang diharapkan.

Bertumpu pada konsistensi dan percaya akan proses

Ilustrasi proses | Foto: Suzanne D. William/Unsplash.com

Di zaman sekarang, banyak orang yang ingin memperoleh sesuatu secara instan. Padahal, segalanya jelas membutuhkan proses sampai akhirnya bisa ‘berbuah’. Ibarat memasak mi instan, kamu perlu merebus air terlebih dahulu sebelum menyantapnya.

Menjalani proses memang bagian yang tebilang berat. Namun, hal tersebut tidak mesti diawali dari sesuatu yang besar, kok. Seperti yang diajarkan filosofi Kaizen, mulai saja dari langkah-langkah kecil (baby steps) yang dilakukan secara konsisten atau terus-menerus. Jangan lupa pula, selalu percaya akan proses yang sedang dijalani.

Jika kamu sungguh-sungguh menerapkan Kaizen dalam kehidupan, bukan mustahil kamu dapat menjadi orang yang lebih disiplin dalam menjalani hari-harimu ke depannya.

Lebih dari itu, filosofi Kaizen akan membuat kamu tersadar dan paham bahwa untuk memperoleh hasil akhir yang memuaskan, proses merupakan hal penting yang harus dinikmati dan tidak boleh dilupakan.

Referensi: Satu Persen | IDNTimes | Campuspedia