Waspada Prediabetes! Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Ilustrasi makanan gula | Foto: Myriam Zilles/Unsplash
  • #FutureSkillsGNFI

Pasti kamu sering mendengar penyakit diabetes, kan? Diabetes adalah penyakit ketika tubuh memiliki kadar gula darah yang tinggi. Namun, tahukah kamu tentang penyakit prediabetes? Apakah sama dengan diabetes yang sudah kita ketahui sebelumnya?

Apa itu Prediabetes?

Prediabetes atau pradiabetes artinya kondisi ketika gula darah tergolong tinggi namun tidak cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai diabetes. Namun, jika keadaan ini tidak ditanggapi dengan serius penyakit ini bisa berkembang menjadi diabetes tipe 2.

Gejala Prediabetes

Sayangnya hingga saat ini gejala prediabetes tidak dapat terdeteksi, karena penderita biasanya tidak mengalami keluhan apapun dari segi medis. Namun, ada beberapa gejala diabetes yang mungkin terjadi juga pada penderita prediabetes antara lain:

  • Sering haus
  • Sering buang air kecil
  • Kulit menggelap (biasanya di area lutu, siku, ketiak)
  • Sering lapar
  • Mudah lelah
  • Penglihatan buram

Penyebab Prediabetes

Faktor penyebab prediabetes belum diketahui secara pasti, namun diketahui faktor keturunan memiliki peran terbesar.

Glukosa yang berasal dari makanan normalnya akan dibawa ke dalam darah oleh hormon insulin. Insulin juga bekerja untuk mengontrol tinggi rendahnya glukosa yang harus dibawa ke dalam darah. Pada penderita prediabetes dan diabetes, insulin tidak dapat bekerja dengan baik.

Insulin yang tidak normal dapat disebabkan oleh pankreas yang tidak memproduksi cukup insulin, atau sel dalam tubuh mengalami resistensi insulin yang artinya tidak dapat menampung cukup glukosa yang seharusnya dibutuhkan.

Faktor sama yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2 juga meningkatkan risiko pengembangan pradiabetes, yaitu:

  • Berat badan berlebih
  • Pola diet yang salah (sering konsumsi daging olahan, minuman manis)
  • Usia
  • Diabetes gestasional (diabetes pada ibu hamil)
  • Gangguan tidur
  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
  • Tekanan darah tinggi
  • Trigliserida (lemak darah) tinggi

Cara Mengetahui Prediabetes

tes gula darah untuk mengetahui prediabetes
Tes gula darah | Foto: Matt C/Unsplash

Jika kamu mengalami salah satu atau beberapa dari gejala di atas, belum dapat dipastikan juga kamu menderita prediabetes karena harus dilakukan tes secara medis. Ada tiga metode tes yang biasanya digunakan untuk mengecek kadar gula darah, yaitu:

  1. Tes Gula Darah Puasa (GDP)
    Pada tes ini dokter akan meminta kamu untuk puasa selama 8 jam, kemudian sampel darah akan diambil. Kemungkinan prediabetes adalah ketika kadar gula darah puasa (GDP) sebesar 100-126 mg/dL.

  2. Tes Tolerensi Glukosa Oral (TTGO)
    Pada tes ini dokter akan memberikan cairan glukosa 75 gram untuk kamu konsumsi. Setelah 2 jam sampel darah akan diambil. Hasil TTGO prediabetes jika kadar gula darah sebesar 140-199 mg/dL.

  3. Tes HbA1c
    Tes HbA1c (Hemoglobin A1c) akan mengukur kadar gula darah rata-rata selama 2 bulan terakhir. Jika hasil tes kamu menunjukkan level HbA1c = 5,7-6,4% artinya kamu mengalami prediabetes.

Pencegahan Prediabetes

Prediabetes belum dikategorikan sebagai diabetes sehingga masih bisa sembuh. Pengobatan prediabetes difokuskan untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2, yang antara lain:

  • Konsisten makan makanan yang sehat, kaya serat dan nutrisi
  • Rajin olahraga untuk menjaga keseimbangan kalori dalam tubuh
  • Menjaga berat badan tetap ideal
  • Hindari minuman beralkohol
  • Tidak merokok
  • Mengontrol tekanan darah dan kolesterol dalam kadar normal
  • Konsumsi obat penurun gula darah jika diperlukan (atas petunjuk dokter).

Jangan sepelekan prediabetes ya GoodMates!

Kondisi tersebut dapat menjadi peringatan awal bahwa tubuh kita sedang tidak sehat, segera ubah pola hidup jadi lebih sehat untuk meminimalisir munculnya komplikasi penyakit.

Referensi: HelloSehat | Mayo Clinic | MyMeal Catering