Bahaya! Rebahan Setelah Makan Bisa Picu Masalah Kesehatan
Rebahan atau tidur setelah makan memicu banyak gangguan kesehatan | Foto: SHVETS Production/Pexels

Rebahan setelah makan berat atau ngemil adalah salah satu kenikmatan hakiki yang sering membuat kita ketagihan. Apalagi saat perut terisi penuh, biasanya kita akan merasa ngantuk dan ingin segera merebahkan diri sampai tertidur pulas.

Namun, pernahkah Goodmates mendapat teguran dari orang sekitar bahwa rebahan setelah makan itu membahayakan kesehatan?

Menurut keterangan berbagai ahli, rebahan setelah mengonsumsi makanan berat atau snack yang kurang sehat dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan hingga gangguan tidur.

Hmm.. mungkin ini sebabnya para ahli tidak menyarankan kita untuk ngemil di malam hari ya, Goodmates! Nah, agar lebih memahami alasan di balik larangan rebahan setelah makan, simak artikel ini sampai selesai, yuk!

1. Meningkatkan Asam Lambung

Rebahan setelah makan picu kenaikan asam lambung | Foto: Sora Shimazaki/Pexels

Organ tubuh membutuhkan bantuan kita untuk berdiri tegak atau duduk setelah makan sesuatu. Terlebih konsumsi makanan berat agar proses pencernaan menjadi lancar.

Saat proses pencernaan terjadi, jumlah asam lambung akan meningkat dan justru berisiko naik ke tenggorokan jika kita berada dalam posisi rebahan. 

Kondisi tersebut bisa membuat dada kita terasa terbakar. Masalah kesehatan ini umum dengan sebutan asam lambung atau GERD. Bila terjadi terus menerus tanpa penanganan, GERD bisa menimbulkan komplikasi yang serius dan membahayakan.

Baca juga: Manfaat Tak Terduga Puasa Bagi Kesehatan

2. Memicu Mimpi Buruk

Rebahan lalu tidur setelah makan akan menurunkan kualitas tidur dan sebabkan mimpi buruk | Foto: cottonbro/Pexels

Meski setelah makan kita cenderung merasakan kantuk, konsumsi makanan berat di malam hari dan langsung tidur setelahnya justru akan membuat kualitas tidur kita buruk, lo!

Selain karena ada kemungkinan kita akan terbangun untuk buang air di tengah malam, makan sebelum tidur akan meningkatkan sistem metabolisme. Maka, hal itu akan membuat otak kita makin aktif sehingga memicu mimpi buruk saat tidur.

Tentunya hal tersebut bisa mengganggu nyenyaknya tidur Goodmates, bukan? Maka, rebahan hingga tidur setelah makan lebih baik kita hindari. Terlebih jika Goodmates memiliki agenda penting keesokan harinya.

3. Memicu Obesitas

Rebahan setelah makan menyebabkan kenaikan berat badan hingga obesitas | Foto: Andres Ayrton/Pexels

Rebahan setelah makan adalah pantangan bagi Goodmates yang ingin menurunkan berat badan. Seperti yang kita tahu, beberapa syarat untuk menurunkan berat badan adalah mengonsumsi kalori yang tidak berlebihan atau “membakarnya” dengan cara berolahraga dan beraktivitas.

Ketika Goodmates memutuskan untuk langsung rebahan hingga tertidur setelah makan, kalori yang tersimpan dalam tubuh tidak akan tercerna dengan baik. Hal tersebut akan memicu penambahan berat badan yang jika terus Goodmates lakukan akan berubah menjadi masalah obesitas (kelebihan berat badan).

Baca juga: Kolak Pisang Masuk 12 Menu Takjil Terenak di Dunia Versi National Geographic

4. Meningkatkan Risiko Penyakit Stroke

Hasil studi mengindikasikan adanya hubungan tidur setelah makan dengan risiko stroke | Foto: Caleb Oquendo/Pexels

Sebuah studi menyatakan bahwa jika kita menunggu satu jam sebelum tidur setelah makan, risiko penyakit stroke dapat menurun. Lebih lanjut, setiap kita menunggu 20 menit lebih lama, risiko stroke cenderung turun 10 persen lebih banyak.

Meski belum ada kesimpulan lebih lanjut, tetapi hasil dari studi tersebut mengindikasikan adanya hubungan antara kebiasaan tidur setelah makan dengan penyakit stroke.

Melansir dari Alodokter, stroke sendiri adalah penyakit matinya suatu area sel otak karena pembuluh darah tersumbat atau pecah. Sejauh ini, salah satu penyebab stroke adalah pola makan yang tidak sehat.

Baca juga: Ide Kegiatan Sosial Komunitas Selama Bulan Suci Ramadan

5. Wajah Menjadi Bengkak

Makan sebelum rebahan dan tidur akan menyebabkan wajah bengkak keesokan harinya | Foto: Miriam Alonso/Pexels

Pernahkah wajah Goodmates bengkak saat bangun tidur di pagi hari? Wajah yang bengkak dan terasa “tebal” saat bangun tidur merupakan hal yang sering terjadi pada banyak orang.

Adapun salah satu penyebabnya adalah konsumsi makanan asin sebelum tidur, seperti gorengan dan makanan cepat saji. Konsumsi makanan asin memicu rasa haus yang membuat kita cenderung minum lebih banyak.

Sayangnya, tubuh tidak mengeluarkan “ekstra air” ini dalam bentuk urin, melainkan justru terkumpul di area wajah dan menyebabkannya terlihat bengkak saat bangun tidur.

Untuk mengatasi bahaya rebahan setelah makan yang cenderung membuat kita ketiduran, Goodmates harus menyediakan waktu satu hingga tiga jam setelah makan sebelum rebahan.

Penting juga untuk mengingat bahwa semakin berkalori makanan yang Goodmates konsumsi, semakin lama waktu yang tubuh butuhkan untuk mencernanya. Maka, segera hindari rebahan atau tidur setelah makan, ya.

Referensi: Live Strong | Web MD | Medical News Today