Icip Cita Rasa Macam-Macam Olahan Tahu
Tahu © Unsplash/Taa22

Tahu merupakan salah satu makanan yang dapat dinikmati oleh kalangan umur mana pun. Bahan makanan yang satu ini mudah didapatkan di mana pun dan tentunya dapat diolah menjadi berbagai kuliner yang dapat dikonsumsi setiap hari. Hal ini membuat tahu menjadi menu makanan pilihan favorit masyarakat, tanpa terkecuali di Indonesia.

Tahu berbahan dasar kedelai yang dihancurkan dan dipanaskan. Untuk mendapatkan tekstur yang lembut, maka kedelai tersebut harus dihaluskan dengan blender. Halusan kacang kedelai tersebut kemudian direbus dan ditambahkan asam agar menggumpal.

Seperti yang diketahui, kedelai memiliki gizi dan manfaat lainnya bagi kesehatan tubuh. Salah satu hal yang paling penting untuk diingat tentang tahu adalah sifat dasar makanan utuhnya. Tahu diproduksi dengan pemrosesan yang jauh lebih sedikit dan singkat daripada kebanyakan susu kedelai rendah lemak.

Hal ini membuat tahu sebagai makanan kedelai yang lebih dekat dengan kategori ‘makanan utuh’ daripada isolat dan konsentrat protein kedelai. Berdasarkan jurnal The Nutritional Aspect of Tofu (2016), mengganti daging dan susu dengan tahu dan produk kedelai lainnya juga akan menurunkan asupan kolesterol.

Total kita sekitar 125 mg per hari dan lemak jenuh kita sekitar 2,4 gram per hari. Perubahan nutrisi ini, pada gilirannya, akan menurunkan risiko beberapa penyakit kronis, termasuk penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular.

Di antara banyaknya menu olahan tahu, makanan apa saja yang sudah kamu coba? Yuk, coba lihat daftar di bawah ini untuk membuat olahan tahu yang dapat meningkatkan nafsu makanmu!

Tahu gejrot

Olahan tahu yang satu ini berasal dari Cirebon. Namanya yang unik mungkin mudah diingat bagi sebagian orang. Ternyata, ‘gejrot’ diambil dari bunyi ‘jrot-jrot’ yang dihasilkan botol tempat menyimpan saus khas santapan ini.

Tahu gejrot adalah olahan dari tahu pong yang diulek dengan bumbu bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit sesuai selera masing-masing orang. Setelah diulek, kemudian tahu tersebut dicampurkan dengan saus khas yang terbuat dari gula jawa, asam jawa, dan juga kecap. Makanan ini biasa dikonsumsi dengan tusukan, dan biasa dijual oleh pedagang keliling yang masih sering ditemukan di jalan. 

Olahan Tahu © Unsplash/Promo_Link
Olahan Tahu © Unsplash/Promo_Link

Pepes tahu

Tidak banyak yang tahu bahwa makanan ini berasal dari Sunda. Pepes tahu memiliki cita rasa yang kuat yang berasal dari kunyit, serai, dan daun salam yang dimatangkan dengan bahan utama pepes ini. Bahan utama pepes tidak selalu tahu, bisa diganti dengan bahan ikan.

Berkat bumbu yang pas dari rempah-rempah yang dimasak bersama, tahu memiliki keunikannya sendiri. Meskipun demikian, pepes tahu lumayan memakan waktu banyak untuk dimasak. Tahu dipepes minimal 8 jam untuk membuatnya menjadi kering, meresak, dan harum dari bahan-bahan yang bungkus dengan daun pisang.

Tahu crispy

Tahu ini sempat viral dan beken pada masanya. Memiliki tekstur yang renyah atau crispy dan bumbunya yang membuat olahan tahu ini digemari anak-anak dan kalangan muda lainnya. Penjual olahan tahu ini pun menjamur di mana-mana, sehingga membuatnya mudah untuk ditemukan.

Menggunakan tahu jenis apapun, olahan ini dapat dibuat siapa saja. Kamu hanya memerlukan adonan tepung basah dan tepuk kering. Tepung yang digunakan bisa berbentuk tepung biasa ataupun tepung instan yang sudah memiliki rasa, sehingga kamu tidak perlu menambahkan bumbu apapun lagi.

Tambahkan air untuk tepung basah, dan masukkan tahu ke adonan basah terlebih dahulu. Setelah itu, barulah masukkan ke tepung kering dan tahu siap digoreng sampai berwarna emas atau kecoklatan. Tahu crispy siap dihidangkan dengan cabai rawit sebagai pelengkap.

Demikian macam-macam olahan tahu yang bisa kamu coba untuk membuatnya di rumah ataupun membelinya di luar. Tentunya, dengan berbagai macam cara untuk mengolah tahu, kamu tidak akan cepat bosan untuk mengonsumsi makanan berbahan dasar kacang kedelai ini. Selain itu, harga tahu sangatlah terjangkau, dengan rasa yang enak, serta kandungan gizi yang tinggi.

Referensi: Cookpad | Korea Science | IFT