Unik! Intip Ide Hampers Lebaran yang Ramah Lingkungan
Ilustrasi hampers ramah lingkungan | Foto: Blog Avana

Setelah berhasil menjalankan ibadah puasa selama 30 hari lamanya, umat Islam di seluruh dunia menantikan momen lebaran atau Idulfitri. Biasanya saat momen lebaran tiba, kebanyakan orang akan menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan sanak saudara.

Ada banyak sekali ciri khas dari lebaran, selain momen maaf-maafan dan aneka masakan lebaran, salah satu budaya yang juga umum saat lebaran adalah saling mengirimkan hampers.

Jika dahulu kita lebih mengenal istilah parcel, beberapa tahun terakhir istilah hampers seringkali terdengar. Parcel memiliki makna sesuatu yang terbungkus dengan kertas dan terkirim melalui pos.

Seiring berjalannya waktu, isi dari hampers kini semakin bervariasi, lo! Bukan hanya berisi makanan atau kue kering, kamu bisa menemukan berbagai macam isian hampers di pasaran.

Kalau kamu sedang mencari ide untuk hampers, berikut rekomendasi hampers lebaran yang ramah lingkungan. Tidak hanya menyenangkan hati penerima hampers, kamu juga menyenangkan lingkungan.

Baca juga: Teknik Productivity Rule untuk Hilangkan Kebiasaan Menunda

1. Alat Memasak dari Bambu

Peralatan masak dari bambu | Foto: Pricezailustrasi peralatan masak dari bambu | Foto: Priceza

Bukan berisikan makanan atau kue kering, hampers satu ini justru menghadiahkan berbagai macam alat memasak yang terbuat dari bambu sebagai bahannya.

Bambu memang berguna sebagai bahan utama untuk membuat berbagai macam barang keperluan rumah tangga. Misalnya untuk perlengkapan dapur, perabotan rumah tangga, dan masih banyak lagi.

Bahkan, bambu memiliki anti terhadap serangga dan kelembapan. Selain kuat dan tahan lama, bambu juga merupakan bahan yang lebih ramah lingkungan.

2. Perlengkapan Ibadah

ilustrasi perlengkapan ibadah | Foto: Shutterstock/Kompas.comilustrasi perlengkapan ibadah | Foto: Shutterstock/Kompas.com

Selanjutnya ada perlengkapan ibadah. Mungkin sudah menjadi salah satu benda yang umum sebagai hampers saat lebaran. Selain memesan dari yang ada di pasaran, kamu bisa berkreasi membuatnya sendiri.

Bahkan, kamu bisa melatih kreativitas. Kamu bisa menyesuaikan isi dan warna yang akan ada dalam hampers.

Baca juga: Jaga Kesehatan Tubuh, Penting Perhatikan Kalori Takjil Puasa

3. Zero Waste Kit

ilustrasi zero waste kit | Foto: Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsailustrasi zero waste kit | Foto: Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa

Kamu bisa memberikan perlengkapan mulai dari totebag belanja, satu set reusable sedotan dan seperangkat alat makan hingga botol minum. Saat ini, telah banyak platform yang menjual zero waste kit.

Kalau kamu ingin berkreasi sendiri dan memberikan sentuhan lebih personal pada si penerima hampers, kamu bisa membeli isiannya saja kemudian menyusun hampers-nya sendiri.

Baca juga: Komunitas Orang Kidal, Wadah Saling Motivasi dan Edukasi

4. Sabun Batang Organik

ilustrasi sabun batang organik | Foto: Shutterstock/Kompas.comilustrasi sabun batang organik | Foto: Shutterstock/Kompas.com

Siapa yang tidak suka hadiah sabun wangi dan berbahan ramah lingkungan? Mengutip dari Health Line, sabun batang jauh lebih ramah bagi lingkungan daripada sabun mandi berjenis cair.

Apalagi jika kamu menggunakan sabun batang berbahan organik dengan produksi bebas bahan kimia, vegan friendly, dan bebas dari minyak kelapa sawit.

 Kini telah tersedia berbagai macam jenis sabun dengan bahan yang lebih ramah lingkungan. Tentu saja kamu juga bisa memberi challenge pada diri sendiri untuk menyusun sendiri hampers-nya!

Bukan hanya isian hampers-nya saja yang ramah lingkungan, kamu justru juga harus memperhatikan pembungkus hampers yang akan digunakan. Beberapa pembungkus hampers yang lebih ramah lingkungan di antaranya menggunakan keranjang yang terbuat dari rotan.

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan kotak kayu yang kokoh sebagai wadah. Wah, jarang-jarang kan ada hampers yang menggunakan besek sebagai pembungkusnya. Selain ramah lingkungan, hampers-mu bisa memberikan kesan yang unik dan tak terlupakan. Selamat berkreasi, Goodmates!

Referensi: merahputih | IDN Times | Green That Life