Ingat! Kandungan Skincare Berikut Tidak Dapat Digunakan Bersamaan
Kandungan Skincare yang Tidak Dapat Digunakan Bersamaan | Unsplash - Angelina

Sebagai salah satu organ tubuh terluar, sudah sewajarnya jika kulit mendapat perawatan dan perhatian khusus. Tidak hanya membangkitkan kepercayaan diri, kulit yang dirawat secara teratur akan menghindarkan kita dari serangan penyakit. Maka dari itu, penting untuk menilik lebih lanjut terkait kandungan skincare bagi kulit.

Merawat kulit sejak dini sama saja seperti menyalurkan investasi kepada diri kita sampai tua nanti. Sebab kulit yang dirawat akan selalu sehat dan dua kali lebih kuat hingga terlihat lebih muda. Hayo, siapa Goodmates di sini yang ingin disebut awet muda?

Wajib bagi kita untuk memperhatikan nutrisi kulit tidak hanya dari dalam maupun dari luar. Salah satunya dengan menggunakan skincare. Namun,Goodmates wajib tahu bahwasannya ada beberapa kandungan skincare yang tidak dapat digunakan secara bersamaan.

Kandungan skincare yang tidak bisa digunakan bersamaan

Kandungan skincare | Unsplash - Julia Zyablova
Kandungan skincare | Unsplash - Julia Zyablova 

Memberikan nutrisi pada kulit bisa dilakukan dengan menggunakan skincare. Hal tersebut dapat melindungi kulit dari efek buruk dari serangan luar, seperti polusi, matahari, dan lainnya. Namun, salah menggunakan skincare juga akan menjadi boomerang bagi kamu.

Maka dari itu, wajib bagi kita untuk mengenal kandungan skincare yang digunakan. Pun perlu tahu kandungan skincare apa saja yang tidak dapat digunakan bersamaan. Jika Goodmates tidak tahu, mari merapat, kita simak informasinya.

Vitamin C dengan AHA dan BHA

Vitamin C, AHA, dan BHA dikenal dengan kandungan ampuh untuk mencerahkan kulit. Tidak hanya itu, Vitamin C memiliki kegunaan lain yaitu sebagai anti oksidan. Sementara AHA dan BHA merupakan salah satu kandungan yang dapat membersihkan kulit dari dalam atau eksfoliasi.

Biasanya kandungan AHA atau BHA sering digunakan sebagai chemical toner atau serum. Sementara Vitamin C biasa digunakan sebagai serum. Walaupun keduanya memiliki kekuatan yang hebat untuk mencerahkan, tetapi ketiga bahan ini tidak dapat digunakan secara bersamaan.

Dikutip dari SehatQ, Vitamin C yang mengandung banyak anti oksidan akan mengubah kadar pH. Jika digabungkan dengan AHA/BHA sehingga kulit akan menjadi lebih sensitif dan iritasi. Sebaiknya Goodmates gunakan secara terpisah, misalnya AHA/BHA digunakan malam hari, sementara Vitamin C pada pagi hari.

Retinol dengan Asam Salisilat

Retinol saat ini menjadi bahan yang tengah digandrungi oleh para perusahaan dan klinik kecantikan, sebagai salah satu bahan yang berkhasiat untuk meremajakan kulit. Selain itu, retinol dipercaya dapat meredakan jerawat sehingga penggunaan retinol biasa diberikan kepada orang dengan kulit berjerawat.

Asam Salisilat atau yang biasa disebut Salicylic Acid juga menjadi kandungan yang biasa digunakan sebagai obat jerawat. Sebab, kekuatannya untuk menghempas bakteri, membersihkan wajah dari dalam, dan mengontrol minyak.

Asam Salisilat juga disebut sebagai BHA, tidak dapat digunakan secara bersamaan dengan Retinol karena keduanya merupakan bahan aktif. Maka, akan menyebabkan over exfoliation dan membuat lapisan kulit semakin tipis dan membuat wajah semakin berjerawat.

Benzoyl Peroxide dengan Hydroquinone

Benzoyl Peroxide merupakan salah satu kandungan yang dapat menghempas bakteri penyebab jerawat. Sementara Hydroquinone merupakan kandungan yang tidak hanya dapat mencerahkan, tetapi juga untuk menghilangkan flek pada wajah.

Bagi kamu yang memiliki jerawat dan bingung untuk menghilangkan bekasnya, mungkin terpikirkan untuk mengabungkan dua bahan ini karena memiliki manfaat yang berbeda tetapi dapat melengkapi satu sama lain. Namun, akan lebih baik jika tidak digunakan, ya.

Dikutip dari Alodokter, penggabungkan skincare berbahan Benzoyl Peroxide dengan Hydroquinone ternyata dapat menimbulkan reaksi sebaliknya. Alih-alih menghilangkan noda, justru akan memperparah noda tersebut bahkan dapat menghasilkan noda lainnya. Tentu Goodmates tidak menginginkan itu, bukan?

Retin-A dengan Scrub

Retin-A dan Scrub memiliki cara kerja yang sama pada kulit, yaitu mengelupaskan sel mati sehingga sel kulit baru dapat berkembang. Selain itu dikutip dari IDN Times, Retin-A memiliki khasiat membantu kulit beregenerasi sehingga kandungan ini biasa ada dalam produk anti-aging. 

Sementara scrub yang digunakan sebagai phsyical exfoliator, berguna untuk membersihkan wajah dari polusi dan sisa make-up yang menyumbat pori sehingga pori menjadi lebih bersih. Kandungan kedua ini tidak dapat digunakan sebab cara kerja mereka yang sama dapat membuat kulit menjadi kering dan mengelupas luar biasa.

Bagaimana Goodmates? Setelah mengetahui kandungan ini, kamu harus lebih berhati-hati dalam memilih dan mengkombinasikan skincare-mu, ya!

Referensi: SehatQ | Alodok | IDN Times