Ini 5 Tren Teknologi Terbesar di Tahun 2022 Versi Forbes
ilustrasi artifial intelligence, salah satu tren teknologi di tahun 2022. | Sumber: Possessed Photography/Unsplash

Memasuki tahun baru 2022, tentu kita semua berharap kondisi pandemi COVID-19 akan semakin membaik, dengan kasusnya yang semakin turun dan tidak ada lagi varian baru. Keadaan pandemi yang dialami oleh hampir seluruh orang di dunia membuat kita mau tak mau harus beradaptasi dengan kondisi dan situasi yang baru. Kini hampir semua kegiatan dialihkan menjadi secara virtual dan daring.

Teknologi digunakan pada hampir semua aspek kehidupan. Melalui teknologi juga, kita terbantu untuk beradaptasi dengan situasi dan kondisi baru yang diberikan oleh pandemi. Setiap harinya, kebanyakan dari kita tidak mungkin tidak bersentuhan dengan teknologi. Pada September 2021 lalu, Forbes merilis 5 tren teknologi terbesar di tahun 2022.

Artificial Intelligence sampai Metaverse, ini dia tren teknologi 2022

ilustrasi teknologi Virtual Reality (VR). | Sumber: Billetto Editorial/Unsplash
ilustrasi teknologi Virtual Reality (VR). | Sumber: Billetto Editorial/Unsplash

Kecerdasan buatan atau juga dikenal dengan Artificial Intelligence (AI) akan menjadi salah satu tren di tahun 2022. Tidak menutup kemungkinan apapun bidang pekerjaan kamu kelak, kamu akan menemukan solusi bertenaga AI yang dirancang untuk membuat hidup lebih mudah.

Mulai dari AI yang dipasang di smartphone untuk membantu penggunanya mengoperasikan gawai, hingga mobil pintar yang menggunakan AI untuk mendeteksi wajah apakah kita memperhatikan jalan dan memberi peringatan apabila kita lelah. Tren ini akan semakin didukung dengan Internet of Things (IoT) dan jaringan yang baru-baru ini muncul yaitu 5G.

Tren selanjutnya adalah revolusi tanpa kode. Kita tidak akan lagi terhambat oleh sumber daya atau keterampilan teknis. No-code interfaces akan menjadi populer karena kurangnya pengetahuan mengenai pemrograman atau pemahaman yang detail mengenai struktur data dan statistik, tidak akan menjadi penghalang untuk mewujudkan ide baru menjadi kenyataan. 

Melansir dari Forbes, sebuah kelompok riset yang didirikan oleh Elon Musk dan didanai oleh Microsoft bernama OpenAI baru saja meluncurkan Codex. Sebuah model pemrograman yang dapat menghasilkan kode dari bahasa manusia yang diucapkan dengan alami.

Sebagian dari Goodmates mungkin pernah mendengar istilah metaverse pada tahun lalu. Mengingat semenjak pandemi hampir seluruh kegiatan diadakan secara virtual atau daring atau jarak jauh, membuat konsep metaverse memiliki peluang sebagai tren teknologi di 2022.

Metaverse dapat membuat seseorang mendapatkan pengalaman virtual. Alih-alih hanya bertatap muka melalui platform video conference, kamu dapat bergabung dengan rekan kerja di ruangan virtual. Salah satunya perusahaan Ericsson, yang menyediakan headset Virtual Reality untuk pegawainya selama work from home saat pandemi.

Penggunaan AI juga membutuhkan regulasi untuk menghindari hal-hal negatif dapat dilakukan pihak-pihak tertentu yang dapat merugikan orang lain. Topik diskusi mengenai kerangka peraturan yang dibutuhkan AI kemungkinan akan semakin tren dibahas, sebab semakin banyak orang yang menyadari potensi efek positif dan negatif yang dimiliki AI dan tren teknologi lainnya.

Terakhir adalah sustainable energy solutions. Menurut Forbes, selama pandemi penggunaan energi terbarukan mengalami peningkatan. Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan lebih dari 40 persen energi terbarukan digunakan dan dihasilkan selama 2020 dibandingkan tahun sebelumnya. Diperkirakan pertumbuhan ini akan terus berlanjut sepanjang tahun 2022.

Referensi: Forbes | Simpli Learn | CNBC