Inilah 5 Kampus Terbaik di Indonesia Tahun 2022 Versi Webometrics
Universitas Indonesia. | Foto: dok. Universitas Indonesia/Detik

Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di perguruan tinggi mungkin menjadi mimpi bagi sebagian orang. Ketika memilih universitas, biasanya pendaftar calon mahasiswa membutuhkan beberapa pertimbangan yang perlu dilakukan terlebih dahulu.

Di antaranya seperti tersedia atau tidaknya jurusan yang diinginkan, fasilitas yang ditawarkan, biaya yang diminta, jarak dengan tempat tinggal dan masih banyak lagi. Memilih tempat berkuliah bagi sebagian orang mungkin menjadi suatu hal yang penting.

Maka, saat memilih universitas harus melalui pertimbangan yang matang. Salah satunya yang mungkin dapat menjadi bahan pertimbangan adalah peringkat universitas yang dimiliki calon kampus. 

Pemeringkatan melalui survei ini biasanya memiliki beberapa indikator sebagai penilaian. Hal ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi kamu untuk lebih mengenal calon kampus sebelum mendaftar.

5 kampus terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2022

Universitas Gadjah Mada. | foto: NusantaraNews
Universitas Gadjah Mada. | foto: NusantaraNews

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada 2022 Webometrics kembali merilis peringkat universitas yang berada di seluruh dunia. Webometrics Ranking of World Universities dikutip dari situs resminya merupakan inisiatif dari Cybermetrics Lab, sebuah kelompok penelitian milik Consejo Superior de Investigaciones Científicas (CSIC). Kelompok penelitian CSIC merupakan sebuah badan penelitian publik terbesar di Spanyol.

Telah melakukan pemeringkatan universitas sejak tahun 2004, tahun ini menjadikan tahun ke-18 publikasi bagi Webometrics. Pada edisi tahun ini, Webometrics memberikan peringkat untuk sekitar 31.000 perguruan tinggi pada lebih dari 200 negara.

Pada edisi Januari 2022, lima peringkat teratas universitas terbaik di Indonesia ditempati oleh Universitas Indonesia sebagai peringkat pertama. Disusul dengan Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Airlangga.

Dilansir dari situs resminya, Webometrics memiliki misi untuk menerapkan metode kuantitatif untuk menganalisis Higher Education dan mempromosikan akses terbuka bagi pengetahuan yang dihasilkan perguruan tinggi. Webometrics mengklaim diri sebagai lembaga independen yang objektif dengan tidak berkaitan dengan perusahaan, surat kabar atau organisasi non-pemerintah mana pun.

Webometrics Ranking mengadakan publikasi dua kali dalam satu tahun. Data dikumpulkan pada minggu pertama bulan Januari dan Juli kemudian dipublikasi di penghujung kedua bulan tersebut. Untuk melakukan penilaian, terdapat indikator yang telah ditetapkan.

Seperti yang dilansir dari situsnya, indikator visibilitas atau mengukur dampak dari konten yang ada di website. Dengan metodologi jumlah jaringan eksternal yang terhubung ke halaman web institusi, kemudian dinormalisasi dan dipilih nilai maksimum. Indikator ini memiliki nilai 50 persen.

Sedangkan indikator transparansi atau openness mengutip penjelasan oleh Kontan, mengukur jumlah dokumen dari berbagai jenis baik pdf, doc, ppt, dan sebagainya yang dapat diakses.

Tak hanya itu, dokumen juga harus terhubung dengan domain situs universitas. Indikator ini memiliki nilai 10 persen. Ada pula indikator excellence yang menilai dari jumlah artikel publikasi ilmiah karya civitas akademika universitas tersebut yang menyumbang nilai sebanyak 40 persen.

Referensi: Webometrics | Kontan | Kompas