Inilah Hygge, Gaya Hidup Bahagia Ala Masyarakat Denmark
Denmark | Sumber: Nick Karvounis/Unsplash

Selain dikenal dengan arsitekturnya yang megah dan indah, sejarah dan musiknya yang unik serta kebudayaannya yang beragam. Tahukah kamu negara Denmark dinobatkan sebagai salah satu negara paling bahagia di dunia?

Berdasarkan laporan dari World Happiness Report yang dikutip dari BBC, pada 2021 lalu, Denmark dinobatkan sebagai negara paling bahagia kedua setelah Finlandia. Enggak heran kalau Denmark menjadi negara paling bahagia di dunia.

Pasalnya masyarakatnya memiliki tradisi gaya hidup hygge. Cara membacanya cukup unik. Meski, bertuliskan hygge dibacanya dengan ‘hoo-gah’ atau ‘hue-geh’.

Goodmates, pernah enggak coba memperhatikan hal-hal kecil dan menikmatinya? Berbaring di pelataran rumah dan melihat sinar matahari yang masuk dari celah-celah dedaunan pohon, suara ringan daun-daun yang berguguran, sejuknya hembusan angin di kulit, dan beragam suara bising di sekitar. Atau mungkin kamu pernah menikmati suara rintikan hujan sambil mencium bau basah tanah, ditemani sebuah buku dan segelas teh hangat.

Nah, begitulah kira-kira konsep gaya hidup hygge. Mengutip dari Denmark.dk, meski agak sulit didefinisikan, secara singkat hygge adalah tentang meluangkan waktu dari kesibukan sehari-hari untuk bersama dengan orang-orang tersayang atau dengan diri sendiri. Celebrate small joys of life, unwind and take things slow.

Cara mencoba gaya hidup hygge

ilustrasi quality time. | Sumber: Nick Karvounis/Unsplash
ilustrasi quality time. | Sumber: Nick Karvounis/Unsplash

Enggak ada salahnya mencoba gaya hidup hygge, sebab manfaat yang diberikan gaya hidup hygge juga sangat banyak. Merangkum penjelasan oleh Very Well Mind, hygge di antaranya dapat menurunkan kadar stres juga kecemasan, meningkatkan lebih banyak bersyukur, lebih banyak self-care, bahkan memperkuat social connections dengan orang-orang tersayang. 

Menerapkan gaya hidup hygge sebenarnya cukup sederhana untuk dilakukan. Merangkum tips dari Country Living, berikut ini beberapa hal yang bisa kamu coba.

Menghabiskan quality time bersama keluarga dan teman-teman. Kapan terakhir kali kamu memiliki quality time bersama keluarga atau teman-teman? Tidak selalu harus karena momen tertentu, kegiatan ini bisa dilakukan kapan saja. Bisa bercengkrama dan membuat kegiatan yang seru seperti bermain kartu dengan orang tersayang tentu menyenangkan.

Batasi screen-time atau kalau bisa sekalian saja istirahat sejenak dari bermain media sosial. Seharian menatap gawai sudah tentu bukan hygge lifestyle. Gantinya, kamu dapat menonton film bersama-sama dengan teman atau sendirian sebagai bentuk me time.

Menurut Make Space, kamu juga perlu menghindari multitasking karena hygge adalah tentang menikmati. Kalau kamu masih perlu memeriksa gawai untuk melihat pesan yang masuk saat sedang menonton film, kamu belum memiliki hygge. Cobalah untuk fokus menikmati waktu luang yang kamu punya.

Membangun work-life balance juga merupakan gaya hidup hygge. Dikutip dari Make Space, orang Denmark memiliki kepercayaan yang kuat pada keseimbangan kehidupan kerja yang sehat. Enggak heran kalau Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) secara rutin menempatkan Denmark di peringkat teratas dalam daftar negara dengan keseimbangan kehidupan kerja terbaik.

Untuk mendapatkan work-life balance yang sehat, coba mulai tinggalkan kantor atau urusan pekerjaan pada waktu yang wajar. Atau coba membuat batasan, misalnya batasan jam kerja, di luar jam itu kamu berhak untuk tidak memberi jawaban melalui pesan atau telepon.

Masih banyak lagi cara untuk menerapkan gaya hidup hygge. Malah mungkin sebenarnya tanpa kita sadari, gaya hidup ini telah kita lakukan di keseharian. Selamat mencoba gaya hidup hygge, Goodmates!

Referensi: Very Well Mind | Make Space | Country Living | BBC | Denmark.dk