Intip Hidangan Natal Unik dari Berbagai Negara
Ilustrasi perayaan hari natal. | Sumber: Lynda Hinton/Unsplash

Memasuki bulan Desember biasanya memberikan hawa-hawa liburan yang menyenangkan. Selain mendekati penghujung akhir tahun dan bersiap menyambut tahun baru, bulan Desember juga identik dengan perayaan natal.

Euforia perayaan natal biasanya mulai terasa dengan dekorasi-dekorasinya yang meriah dan memiliki ciri khas tersendiri. Pohon natal, hiasan gantungan, ikon santa claus, kotak hadiah dan masih banyak lagi.

Bagi Goodmates yang ikut merayakan natal, mungkin memiliki tradisi khusus dan hidangan khas masing-masing di rumah saat merayakan natal. Nah, ternyata setiap negara juga memiliki hidangan khasnya masing-masing. Simak hidangan-hidangan unik dari seluruh penjuru dunia berikut ini.

Pudding natal khas Inggris

ilustrasi puding natal khas Inggris. | Sumber: Christina's Cucina
ilustrasi puding natal khas Inggris. | Sumber: Christina's Cucina

Hidangan yang satu ini hadir sebagai makanan penutup yang manis. Disajikan dengan cukup unik, puding tradisional Inggris ini dibuat dengan sebagian buah kering dan remah roti. Kemudian dikukus (untuk dimasak dan dipanaskan kembali) dan dibakar sebelum disajikan.

Apabila puding khas Amerika yang kita ketahui adalah makanan berbahan susu dan memiliki tekstur lembut, maka orang Inggris umum mengartikannya sebagai Christmas Dessert. Puding ini merupakan bagian dari tradisi makan malam natal di Inggris.

Stollen, roti manis asal Jerman

Ilustrasi stollen, roti manis Jerman. | Sumber: Shutterstock/Vogue
Ilustrasi stollen, roti manis Jerman. | Sumber: Shutterstock/Vogue

Cita rasa buah yang manis dan segar memang cocok untuk dipadupadankan dengan makanan-makanan pencuci mulut. Stollen bread atau juga disebut Christollen merupakan sebutan bagi roti yang khas dari Jerman dan umum dijadikan hidangan saat natal.

Stollen dibuat dari adonan ragi yang diperkaya dengan mentega dan gula serta mengandung buah-buahan kering. Kemudian dihiasi dengan marzipan dan pasta almond, lalu ditaburi gula bubuk sebagai sentuhan akhirnya.

Tamale, hidangan tradisi natal ala Costa Rica

ilustrasi tamale, makanan khas dari Costa Rica. | Sumber: TicoDeporte.com/Carpechepe
ilustrasi tamale, makanan khas dari Costa Rica. | Sumber: TicoDeporte.com/Carpechepe

Nah, hidangan yang satu ini mungkin akan mengingatkan kamu dengan makanan tradisional milik Indonesia. Tamale merupakan hidangan yang dibungkus dengan daun pisang. Versi tradisi Costa Rica diisi dengan adonan dari jagung, kentang, daging babi, nasi dan sayuran.

Proses pembuatannya memakan waktu satu hingga tiga hari dan dimasak dengan merebus selama satu jam atau lebih. Biasanya tamale disajikan dengan kopi hangat atau aguadulce minuman tradisional tebu yang manis.

Roti saffron milik Swedia

ilustrasi roti saffron. | Sumber: HENRIK_L/GETTY IMAGES/Pure Wow
ilustrasi roti saffron. | Sumber: HENRIK_L/GETTY IMAGES/Pure Wow

Roti unik berbentuk huruf S ini umumnya dikonsumsi saat 13 Desember pada St. Lucia Day yang kemudian menjadi tradisi permanen untuk dikonsumsi saat musim liburan seperti perayaan natal. Roti ini menggunakan saffron yang disebut-sebut merupakan rempah termahal di dunia sebagai salah satu bahan bakunya.

Mengutip dari North Wild Kitchen, konon bentuk S pada roti ini merupakan simbol untuk matahari dan kehidupan. Roti ini juga umumnya diberi satu hingga dua kismis sebagai topping-nya.

Itu dia beberapa makanan khas yang umum dihidangkan saat natal dari berbagai belahan dunia. Kamu penasaran ingin mencoba yang mana, nih, Goodmates?

Referensi: Christina's Cucina | Serendipity Adventures | North Wild Kitchen | Pure Wow | Taste of Home | National Geographic | eDreams