Apakah Investasi Emas Menguntungkan di Tahun 2022? Ini Kata Ahli!
Investasi emas di 2022, apakah masih menguntungkan? Ini kata Ahli!

Investasi emas adalah salah satu kegiatan investasi yang punya risiko lebih rendah dibanding instrumen investasi lainnya. Meski begitu, keuntungannya tidak bisa dibilang rendah ataupun tinggi, bila disandingkan dengan investasi reksa dana dan saham.

Investasi ini menjadi primadona di kalangan investor yang punya profil risiko konservatif. Sifatnya cenderung menghindari risiko yang bisa memicu stres.

Bukan cuma itu, emas juga terbukti lebih tahan banting. Meski keadaan dunia sempat beberapa kali tergoncang, entah karena fenomena alam atau fenomena lainnya. Nilainya cenderung naik dan turun secara stabil, tidak ekstrim. Jadi, nggak heran kalau makin banyak investor yang tertarik berinvestasi di instrumen satu ini.

Alasan Emas Banyak Peminat

Selain karena risiko yang lebih rendah, banyak investor khususnya orang Indonesia, kepincut investasi ini karena beberapa alasan berikut:

#1 Mengikuti Jejak Leluhur

Sejak dulu, bahkan sejak sebelum teknologi menginvasi kehidupan kita, manusia sudah sadar betapa emas adalah salah satu aset yang menarik untuk dikoleksi.

Kemudian anggapan ini jadi budaya turun-menurun. Dimana orang-orang kerap merekomendasikan orang lain untuk menginvestasikan uangnya di emas, dalam bentuk batangan atau perhiasan.

Budaya tidak terlihat ini, tentu tidak luput dari beberapa faktor.

Seperti terbatasnya akses terhadap instrumen investasi lain dan citra emas yang cenderung jauh dari kata penipuan.

#2 Tahan Banting

Seperti sebutannya safe havenemas adalah instrumen investasi yang cenderung aman meski dunia sedang terguncang.

Saat kondisi pasar sedang tidak baik, investor biasanya gerak cepat memindahkan beberapa aset mereka ke emas.

Hingga akhrinya, membuat harga emas malah cenderung naik di masa-masa kritis.

#3 Likuiditas Tinggi

Meski instrumen investasi lainnya juga punya likuiditas yang tinggi, tapi emas dianggap jauh lebih likuid.

Emas bisa dengan mudah diperjualbelikan dengan harga buyback yang tidak terlalu anjlok, mengingat selalu adanya permintaan.

Apakah Investasi Emas Menguntungkan di Tahun 2022?

Sebenarnya, apakah investasi emas ini masih menguntungkan untuk digeluti di tahun 2022?

Jika dinilai secara kasar, investasi ini masih cukup menarik untuk didalami, mengingat kapitalisasi pasar emas belum goyah. Berdasarkan data yang diakses pada 21 Maret 2022, emas tetap menduduki posisi satu, mengalahkan produk apple, Microsoft, dan Google.

Dari grafik di atas, bisa disimpulkan secara awam kalau instrumen investasi ini masih menguntungkan buat investor. Lalu, bagaimana dengan pendapat ahli?

Nikolas Prasetia, Tim Research and Development dari ICDX mengatakan kalau pada 2022, emas masih menarik untuk digeluti meski ada beberapa tekanan secara global, baik dari tapering AS dan kenaikan suku bunga.

“Melihat adanya kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga 2-3 kali. Untuk 2022, emas masih terlihat akan terus menarik, karena sifat emas yang merupakan aset berisiko kecil dan juga sebagai alternatif investasi.” Katanya, mengutip laman Bisnis, melalui Bareksa.com, (Kamis, 21/12/21).

Pada 2022 ini, dikatakan harapan pasar terhadap The Fed cukup tinggi, dengan penyelesaian stimulus yang berjalan lebih cepat. Optimisme ini juga ditambah adanya perubahan suku bunga sebanyak 3 kali hingga akhir tahun nanti.

“Dengan demikian, untuk aset emas, pergerakan harganya akan menjadi lebih menarik baik bagi para pencari harga emas murah, maupun bagi para pelaku pasar yang memanfaatkan fluktuasi harga.” Lanjutnya.

Tips Investasi Emas

Maryadi Santana, CFP, QWP, salah satu perencana keuangan dari Finansialku.com memberikan beberapa tips yang bisa kamu ikuti, diantaranya:

#1 Tentukan Tujuan

Maryadi mengatakan kalau tujuan selalu menjadi landasan yang tepat dalam menentukan investasi yang akan dipilih.

Emas logam mulia sendiri cocok untuk tujuan jangka panjang dan mengamankan aset disaat menghadapi krisis atau kondisi darurat.

#2 Tentukan Berapa Banyak

Selanjutnya, tentukan mau seberapa banyak emas yang ingin dijadikan aset investasi.

Maryadi sendiri menyarankan untuk mengikuti Rule of Thumbyang menginvestasikan 10% dari aset ke dalam bentuk emas.

Meski begitu, tidak ada aturan saklek tentang ini. Semua dikembalikan pada masing-masing individu untuk tetap melakukan review portofolio secara periodik.

#3 Tentukan Waktu yang Tepat

Terakhir, tentukanlah waktu yang tepat untuk membeli emas. Setelah itu, pastikan membelinya secara bertahap.

Maryadi juga menyarankan, agar kita lebih dulu membelinya dari gramasi yang kecil untuk mengatasi adanya fluktuasi harga.

Selain itu, akan memudahkan untuk menjual kembali aset emas kita nantinya.

Jika dengan tips di atas kamu masih belum yakin dalam membuat keputusan, tidak usah terburu-buru.

Jangan Terbawa Arus

Sobat Finansialku, itulah pandangan ahli tentang investasi emas di tahun 2022.

Mengingat investasi ini banyak diminati, apakah kamu tertarik untuk menjadi salah satu investornya?

Maryadi mengatakan, hal yang paling penting adalah menyesuaikan semua jenis investasi dengan tujuan keuanganmu saat ini, dan tidak terbawa tren.

“Terbawa tren hanya akan membuat kamu mengambil jalan yang belum tentu sesuai dengan yang diharapkan dan diperlukan.”

Hal yang juga tidak kalah penting, Maryadi mengajak kita untuk melakukan investasi di instrumen yang kita pahami.

 

Referensi: Finansialku