Cegah Dehidrasi, Begini Jadwal Minum Air Putih Selama Puasa
Minum air putih | Foto: Istockphoto/Tirto.id

Mengonsumsi air putih merupakan salah satu kebutuhan utama bagi setiap orang. Kamu mungkin sudah sering mendengar, untuk orang dewasa butuh meminum air putih sebanyak 2 liter atau 8 gelas per hari. Tujuannya, tentu untuk memenuhi kebutuhan asupan cairan tubuh.

Bagi kamu yang sedang menjalankan ibadah puasa, bukan berarti jadi mengurangi asupan cairan yang tubuh butuhkan, ya. Pasalnya, ada tips tertentu agar kamu tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar sekaligus memenuhi asupan cairan tubuh.

Selain itu, menurut situs AKG FKM UI sebenarnya jumlah kebutuhan asupan cairan tubuh pada setiap orang berbeda. Perbedaan kebutuhan ini terpengaruh karena beberapa faktor. Di antaranya jenis kelamin, usia, aktivitas, lingkungan, status kesehatan dan keadaan hamil, atau menyusui.

Misalnya, laki-laki membutuhkan lebih banyak cairan daripada perempuan karena umumnya laki-laki memiliki penggunaan energi yang lebih tinggi dan lemak tubuh yang lebih rendah.

Baca juga: Simak Cara Hitung Kebutuhan Kalori Selama Puasa

Kemudian, seseorang yang menjalankan aktivitas berat pada hari-harinya cenderung membutuhkan lebih banyak cairan dibandingkan dengan orang dengan aktivitas ringan.

Menjaga asupan cairan tubuh sendiri sangat penting karena air bermanfaat untuk menunjang fungsi tubuh agar setiap sel, jaringan, dan organ bisa bekerja secara baik.

Air juga mampu melancarkan aliran darah yang membawa nutrisi sel tubuh dan butuh untuk membuang racun yang organ vital tubuh hasilkan. Nah, air juga berguna untuk melindungi jaringan tubuh yang sensitif serta mampu melembabkan telinga, hidung, dan tenggorokan.

Baca juga: Tips Khatamkan Al-Qur'an Saat Bulan Ramadan

Jadwal Minum Air Putih Selama Puasa

ilustrasi minum air putih saat berbuka puasa | Foto: Elemen Envato/Suara.com
Minum air putih saat berbuka puasa | Foto: Elemen Envato/Suara.com

Umumnya, seseorang yang menjalankan ibadah puasa akan menahan diri untuk tidak makan atau minum selama kurang lebih 12 jam, dari pagi hari hingga sore hari. Namun, kamu tidak perlu kebingungan lagi bagaimana memenuhi asupan cairan yang diperlukan oleh tubuh.

Melansir dari Halodoc, kamu bisa menerapkan pola 2-4-2 untuk memenuhi kebutuhan cairan. Pertama, meminum 2 gelas air putih saat berbuka puasa.

Apabila biasanya saat berbuka puasa sudah terbiasa menyediakan berbagai macam takjil, kamu perlu mengganti kebiasaan dengan minuman air putih terlebih dahulu.

Selain itu, hindari minuman bersoda, minuman dingin atau kopi. Pasalnya, minuman bersoda memiliki kandungan asam berkarbonasi yang bisa membuat perut kembung dan merasa mual. Begitu pula dengan kopi yang bisa meningkatkan asam lambung dan memicu dehidrasi karena memiliki efek diuretik.

Baca juga: Mendengar Cerita Pelajar Muslim Indonesia Saat Puasa di Luar Negeri

Setelahnya, kamu bisa meminum 4 gelas air putih saat makan malam atau secara berkala hingga menjelang waktu tidur. Misalnya, meminum satu gelas sebelum makan dan satu gelas lagi setelah makan malam.

Kemudian, satu gelas air putih sebelum salat tarawih dan satu gelas air putih lagi menjelang tidur. Meminum air putih sebelum makan juga setelah makan bisa membantu memperlancar proses pencernaan makan.

Terakhir, 2 gelas air putih saat waktu sahur. Kamu bisa membaginya dengan cara meminum satu gelas air putih saat bangun tidur atau sebelum menyantap hidangan sahur. Kemudian, satu gelas air putih lagi setelah makan sahur.

Selain minum air putih dengan pola 2-4-2, kamu juga bisa menambah asupan cairan tubuh dengan mengkonsumsi buah dan sayur yang mengandung banyak air, seperti buah semangka, melon, pir dan apel. Kamu juga bisa berkreasi dengan mengolahnya menjadi jus buah atau hidangan lainnya.

Referensi:  Halodoc | AKG FKM UI | Hello Sehat