Cara Jawab Pertanyaan Wawancara Saat Masuk Organisasi Kampus
Ilustrasi wawancara untuk masuk organisasi kampus | Foto: iStock/Metro US

Ketika telah menjadi seorang mahasiswa, sudah menjadi hal umum jika memiliki berbagai macam kegiatan di luar perkuliahan. Biasanya, para mahasiswa mengikuti kegiatan yang dapat mengembangkan hard skill, soft skill, atau menambah pengalaman baru. Salah satunya dengan bergabung bersama organisasi di dalam kampus.

Untuk gabung bersama organisasi di dalam kampus, umumnya terdapat beberapa tahapan yang perlu kita lewati. Mulai dari tahapan seleksi berkas, tes, hingga tahapan wawancara.

Biasanya, wawancara menjadi tahapan seleksi terakhir untuk yang menjadi bahan pertimbangan lolos atau tidak. Maka dari itu, kamu mungkin ingin mempersiapkan diri agar bisa memberikan penampilan maksimal. Yuk, simak beberapa tips wawancara untuk masuk menjadi bagian dari organisasi kampus berikut ini.

Cara Jawab Wawancara Masuk Organisasi Kampus

ilustrasi wawancara untuk masuk organisasi kampus | Foto: Going Ivy
ilustrasi wawancara untuk masuk organisasi kampus | Foto: Going Ivy

Biasanya kebanyakan orang akan mulai merasa gugup saat memulai tahapan wawancara. Tak jarang karena menghafal jawaban, justru membuat konsentrasi semakin buyar karena terlalu gugup. Akibatnya, jawaban yang telah kamu hafal dengan baik menjadi berantakan.

Baca juga: Terapkan Cara Membangun Personal Branding di Instagram

Terdapat cara yang bisa membantu kam untuk menghadapi tahapan wawancara agar semakin lancar. Pertama, kamu perlu memahami dirimu sendiri beserta alasan yang jelas mengapa kamu ingin bergabung ke dalam organisasi tersebut.

Kamu bisa mengenalkan diri dengan memulai menyebutkan nama, asal atau tempat tinggal, jurusan dan fakultas. Berikan pula jawaban tentang informasi tambahan lain yang berkaitan dengan organisasi atau divisi yang ingin kamu ikuti.

Kemudian sebelum mendaftar, pastikan kamu telah melakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui seluk beluk organisasi. Mulai dari visi dan misi, program kerja, hingga jobdesk dari divisi atau posisi yang kamu pilih. Dengan menyamakan tujuan organisasi dan tujuan kamu sendiri, dapat membantu kamu menemukan alasan yang tepat.

Selanjutnya, cobalah menjadi pribadi yang komunikatif saat wawancara berlangsung. Usahakan untuk tidak menjawab pertanyaan secara singkat, kecuali memang pewawancara memintanya.

Baca juga: Kenali Metode SMART untuk Bisa Capai Target

Namun, terlalu bertele-tele atau berbelit-belit juga tidak baik karena akan membuat pewawancara bingung menangkap poin utama yang ingin kamu sampaikan. Buatlah jawaban yang informatif dan menarik dengan susunan kata atau kalimat yang jelas.

Pada setiap jawaban yang kamu berikan, tunjukan bahwa kamu sangat antusias dan bersemangat untuk bergabung ke dalam organisasi tersebut. Misalnya pada waktu tertentu di sesi wawancara, kamu bisa menanyakan terkait sistem kerja yang ada di dalam organisasi.

Tunjukkan Citra Diri

Wawancara organisasi kampus | Foto: Pexels

Pernah mendengar quotes populer dari trilogi film "Kingsman"? Manners maketh man. Bersikap baik dengan menunjukan sopan santun dan ramah merupakan hal mendasar yang harus kamu terapkan saat wawancara berlangsung.

Kamu dapat tersenyum di awal wawancara atau saat memperkenalkan diri. Berusahalah untuk memberikan dan meninggalkan citra diri yang baik bagi pewawancara. Hal ini juga bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi pihak organisasi untuk seleksi yang kamu jalani.

Baca juga: Bukan Jual Gorengan, Ini Dia Ide Usaha Organisasi Mahasiswa

Selain memperhatikan sikap saat wawancara berlangsung, jangan lupa berusaha tampil menawan dengan berpakaian yang rapi. Hal yang tak kalah penting, tunjukkan citra diri kamu sebagai seseorang yang berminat pada divisi atau posisi yang ingin kamu pilih.

Last but not least, practice makes perfect. Sebelum wawancara organisasi, kamu dapat banyak berlatih dengan orang sekitar. Tujuannya agar kamu lebih terbiasa dan bisa mengurangi rasa gugup saat hari wawancara berlangsung.

Referensi: OSC Medcom | Universitas 123 | Go Kampus