Satu-Satunya di Indonesia, Apa Itu Jurusan Manajemen Industri Katering?
Ilustrasi katering | Foto: Aisya Kiev/Unsplash

Kamu tertarik untuk terjun ke dunia kuliner? Punya cita-cita membangun bisnis katering, restoran, atau kafe sendiri? Nah, jurusan yang satu ini pasti cocok buatmu. Namanya adalah Jurusan Manajemen Industri Katering.

Kamu tidak mesti jago masak untuk bisa masuk ke jurusan ini. Soalnya, calon mahasiswa nanti akan mempelajari dasar-dasar pengetahuan dan teknik memasak sekaligus manajemen bisnisnya.

Program studi ini juga terbilang unik, mengingat eksistensinya yang hanya ada satu di Indonesia. Menarik sekali bukan? Mari simak info selengkapnya.

Mengenal Jurusan Manajemen Industri Katering

Ilustrasi katering | Foto: Naim Bejelloun/Pexels

Tahukah Goodmates bahwa program studi ini hanya ada satu di Indonesia? Jurusan Manajemen Industri Katering (MIK) merupakan yang pertama, sekaligus satu-satunya dalam jenjang sarjana (S1).

Kamu hanya akan menemukannya di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Program studi yang satu ini lahir pada 2005 berdasarkan SK Rektor UPI No. 1338/J33/PP.03.02/2005. Meskipun termasuk salah satu bagian dari jurusan Pariwisata, program studi MIK sendiri lebih banyak ‘bermain’ dalam dunia kuliner.

Baca juga: Anti Mainstream! Ini Dia 4 Jurusan Kuliah yang Langka di Dunia

Sekilas terlihat mirip dengan tata boga, lantas apa yang membedakannya? Sederhananya, MIK mencetak lulusan bergelar S.Par. untuk menjadi supervisor berbekal ilmu manajemen.

Tak hanya itu, bisa juga menjadi juru masak berbekal pengetahuan terkait pengolahan suatu produk makanan. Sementara itu, tata boga menghasilkan lulusan dengan gelar pendidik (S.Pd.) yang umumnya menjadi koki, food stylist, chef, maupun guru masak.

Cakupan Pembelajaran selama Kuliah

Ilustrasi pelajaran kuliner | Foto: Peter Dawn/Unsplash

Sekitar 70 persen pembelajaran dalam jurusan Manajemen Industri Katering berfokus tentang manajemen berbisnis, 30 persen sisanya belajar mengenai pengolahan produk. Perkuliahan pun tidak sebatas belajar di kelas, melainkan juga di laboratorium berstandar dapur hotel.

Mahasiswa akan mempelajari pengetahuan dasar bidang kuliner lokal, nasional, serta internasional. Tidak lupa pula dengan materi manajemen operasional usaha kuliner, beserta perencanaan, pengelolaan, sampai pemasarannya.

Baca juga: Marak di Kalangan Mahasiswa, Ini Penyebab Fenomena Salah Jurusan

Tugas yang akan mahasiswa peroleh nantinya sangat bervariasi. Mulai dari makalah dan menghitung food costing yang mencakup harga produk dan harga jual.

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan tugas menarik berupa observasi dan jalan-jalan mengingat jurusan ini bernaung di Fakultas Pariwisata. Aktivitas ini umumnya semacam kegiatan praktik kerja lapangan di laboratorium kitchen maupun hotel bertaraf internasional.

UPI sendiri menawarkan tiga konsentrasi atau peminatan jurusan MIK yang dapat mahasiswa pilih di semester 2 maupun 3. Sebut saja Gastronomi Makanan dengan fokus terhadap kuliner Indonesia, Cuisine yang mempelajari makanan luar Indonesia, serta Pastry dan Bakery yang berkaitan dengan dunia roti sekaligus kue.

Prospek Kerja Menjanjikan

Ilustrasi chef | Foto: Jonathan Macedo/Unsplash

Lulusan program studi Manajemen Industri Katering mempunyai prospek kerja menggiurkan, terutama di industri pariwisata dan kuliner. Tidak cuma untuk skala lokal, tetapi juga nasional bahkan internasional.

Baca juga: Jangan Sampai Salah, Simak Cara Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat

Berbekal pengetahuan semasa kuliah yang berfokus pada manajemen industri kuliner, para lulusan akan sangat menonjol untuk menempuh karier dalam industri food & beverages (FnB), baik di restoran, perhotelan, dan sebagainya.

Pekerjaannya juga bermacam-macam. Mulai dari supervisor waralaba (franchise), food stylist, food service manager, chef, sampai berbisnis. Sebagian besar alumni memang kerap menjadi supervisor maupun membangun usahanya sendiri.

Wah, menarik ya Goodmates? Belajar sekaligus bekerja di bidang manajemen industri perkulineran membuat kamu tahu banyak hal tentang dunia kuliner. Apakah kamu tertarik untuk menjadi bagiannya?

Referensi: Intip Kuliah | adjar.ID