Kalahkan Squid Game, All of Us Are Dead Pecahkan Rekor Penayangan Perdana
All of Us Are Dead | Foto: Netflix/Kompas

Tidak hanya industri musiknya yang memiliki banyak penggemar, industri perfilman Korea Selatan juga banyak digandrungi orang-orang. Sebut saja drama Korea atau serial Korea yang cepat naik daun dan langsung ramai menjadi perbincangan khalayak di dunia maya. Salah satunya "All of Us Are Dead", serial Korea original milik Netflix yang baru saja rilis pada akhir Januari 2022 lalu.

Kalau kamu menyukai cerita bergenre penyebaran wabah zombi dan para tokohnya harus berjuang menyelamatkan diri, mungkin kamu akan suka dengan serial Korea All of Us Are Dead. Tak menyangka, serial satu ini langsung melejit menyaingi serial lainnya.

Serial Korea "All of Us Are Dead" diadaptasi dari Webtoon

serial Korea All of Us Are Dead diadaptasi dari webtoon berjudul Now at Our School atau School Attack. | Foto: Portal Purwokerto
serial Korea All of Us Are Dead diadaptasi dari webtoon berjudul Now at Our School atau School Attack. | Foto: Portal Purwokerto

"All of Us Are Dead" disebut-sebut berbeda dengan tayangan zombi pada umumnya. Sebab, serial yang memiliki 12 episode ini mengangkat cerita sebuah sekolah menengah atas yang diserang oleh wabah virus zombi. Para siswa sekolah tersebut pun harus berusaha menyelamatkan diri mereka jika tak ingin ikut terinfeksi.

Menariknya karena menggunakan latar tempat yang sangat terbatas yakni sebuah sekolah dengan ruangan-ruangan kelas di dalamnya, membuat para siswa mau tak mau harus bertahan hidup dengan barang-barang yang ada seperti kursi dan meja. Latar yang terbatas ini juga menambah ketegangan jalannya setiap adegan cerita.

Seperti banyak drama Korea yang juga diadaptasi dari webtoon, "All of Us Are Dead" merupakan adaptasi dari webtoon dengan judul "Now at Our School" atau dalam LINE Webtoon memiliki judul School Attack. Webtoon ini merupakan karya dari Joo Dong Geun. Dikutip dari Mainmain.id, awalnya webtoon berbahasa Korea ini dirilis di platform Naver pada tahun 2009 dan 2011 dengan total kurang lebih 130 episode.

Fakta menarik lainnya, dirangkum dari Kompas, para tokoh yang sudah terinfeksi virus dan berubah menjadi zombi yang buas memiliki koreografi khusus, lo. Para zombi akan memiliki gejala serupa yakni menggerakan tubuhnya secara patah-patah.

"All of Us Are Dead" memang sengaja memiliki koreografer untuk menciptakan gerakan zombi yang sempurna. Para pemain pun harus melakukan latihan berulang kali agar dapat maksimal saat tampil di layar kaca.

Baru tayang, "All of Us Are Dead" peroleh peringkat satu di berbagai negara

serial Korea All of Us Are Dead tempati peringkat pertama di Netflix. | Foto: Instagram/@netflixkr/Suara.com
serial Korea All of Us Are Dead tempati peringkat pertama di Netflix. | Foto: Instagram/@netflixkr/Suara.com

Meski dapat dibilang sebagai pendatang baru di jagat serial Korea, namun popularitas yang didapatkan oleh "All of Us Are Dead" sungguh mengagumkan. Masih ingat dengan drama Korea "Squid Game" yang dulu sempat jadi trending selama beberapa waktu?

Serial korea "All of Us Are Dead" berhasil mencetak rekor baru sebagai acara televisi teratas berdasarkan popularitas yang terdapat di Netflix. Serial yang disutradarai oleh Lee Jae Kyoo ini sukses mengantongi 679 poin pada tayangan perdananya saat 28 Januari 2022.

Angka tersebut menjadikannya sebagai serial Korea Netflix dengan poin tertinggi mengalahkan "Hellbound" yang mendapatkan 634 poin pada tayangan perdana dan "Squid Game" yang memperoleh 231 poin. Setelah "Alive", "Space Sweepers", "Squid Game" dan Hellbound, "All of Us Are Dead" menjadi konten Korea kelima yang menempati peringkat satu di seluruh dunia.

Referensi: Liputan6 | CNN Indonesia | Kompas | Webtoon