Kampus Merdeka: Harapan Baru Transformasi Digital dalam Pendidikan
Kampus Merdeka

Transformasi digital berguna untuk menghadapi tantangan zaman, terutama bagi para generasi muda. Beberapa tahun ke belakang, mahasiswa yang baru lulus dari perguruan tinggi dan terjun ke dunia pekerjaan sering merasa kesulitan beradaptasi.

Hal tersebut mereka rasakan karena adanya ketimpangan yang cukup signifikan, antara ilmu di bangku kuliah dengan penerapannya di lapangan. Masih ada dosen atau tenaga pengajar yang juga belum mampu beradaptasi di era digital, dalam pemberian materi ajar kepada para mahasiswa.

Maka, hal itu membuat mahasiswa tidak menerima sistem pembelajaran yang proaktif secara maksimal. Padahal, keterampilan memecahkan masalah melalui project based learning dan research based learning sangat bermanfaat.

Kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung pembelajaran di era digital juga masih menjadi ketimpangan yang nyata antara Pulau Jawa dengan pulau lainnya. Tak heran jika tenaga kerja di Indonesia kesulitan untuk bersaing karena kurangnya sistem pendidikan.

Baca juga: Belajar Jaga Sikap Saling Menghargai dari Kasus Will Smith dan Chris Rock

Hal tersebut berdampak pada tingkat pertumbuhan kesejahteraan masyarakat yang lambat sehingga menghambat pembangunan Indonesia yang berkelanjutan. Tergantikannya beberapa sektor pekerjaan oleh mesin juga menjadi tantangan tersendiri bagi para tenaga kerja.

Transformasi Digital Era Pandemi COVID-19

Ilustrasi pencari kerja | Foto: 123RF

Pandemi COVID-19 menjadi titik balik kondisi pendidikan dan perekonomian di Indonesia. Kegiatan belajar mengajar jarak jauh, bekerja jarak jauh, hingga berobat jarak jauh normal terlaksana melalui platform digital selama pandemi berlangsung.

Hal tersebut secara langsung berpotensi menciptakan jenis-jenis pekerjaan baru di masa depan. Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada 2020 berinovasi menciptakan sebuah program bernama Kampus Merdeka.

Program ini mengeluarkan beberapa pilihan kegiatan yang dapat mahasiswa lakukan dengan slogan "Merdeka Belajar". Dengan adanya program ini, mahasiswa dapat meningkatkan wawasan, kompetensi, dan keterampilan sesuai dunia nyata melalui kegiatan-kegiatan di luar program studinya.

Baca juga: Mengenal KPSGI, Tempat Berkumpulnya Para Pencinta Sugar Glider Indonesia

Kegiatan tersebut meliputi magang di perusahaan BUMN hingga swasta, pengabdian membangun desa, mengajar di sekolah, hingga pertukaran mahasiswa ke luar negeri.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga akan melakukan penelitian di lembaga riset, mengembangkan proyek wirausaha, proyek mandiri, serta proyek kemanusiaan.

Pelaksanaan Kampus Merdeka

Kampus Merdeka © Unsplash/PKKMDIKTI Kemdikbud

Seluruh proses administrasi, mulai dari pendaftaran hingga seleksi dilakukan melalui website Kampus Merdeka. Transformasi digital ini sangat efektif, inovatif, dan melibatkan seluruh aktor di berbagai bidang untuk berkolaborasi demi mewujudkan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.

Meskipun program Kampus Merdeka masih memiliki beberapa kendala yang perlu evaluasi selama satu tahun pelaksanaannya, inovasi ini menjadi gerbang utama pembuka kesempatan yang lebih besar bagi mahasiswa.

Baca juga: Anti Bosan Saat Meeting, Zoom Hadirkan Fitur Avatar

Bersamaan dengan transformasi digital di Indonesia, program Kampus Merdeka harapannya dapat menjawab tantangan perguruan tinggi. Maka, program ini nantinya bisa menghasilkan lulusan yang sesuai dengan perkembangan zaman, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tuntutan dunia industri dan wirausaha, hingga dinamika masyarakat.

Lulusan program ini akan terarah agar memiliki kecakapan digital sehingga terhubung dan cocok dengan kebutuhan pasar kerja. Program Kampus Merdeka juga menjadi harapan bangsa dalam memaksimalkan bonus demografi yang berpotensi membawa Indonesia ke arah kemajuan.

Pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia dapat tercapai sehingga generasi muda memiliki harapan cerah. Nantinya, siapapun dapat menempuh pendidikan berkualitas di mana pun dan kapan pun mereka berada.

Sesuai dengan kalimat pembuka di website Kampus Merdeka, "Ambil Kendali Masa Depanmu". Semoga generasi muda Indonesia merdeka menempuh pendidikan sesuai minat dan bakat masing-masing untuk menciptakan Indonesia yang lebih maju.

Referensi: Wantiknas | Kampus Merdeka