Belajar Jaga Sikap Saling Menghargai dari Kasus Will Smith dan Chris Rock
Kasus Will Smith dan Chris Rock | Foto: CNN Indonesia

Artis terkenal Will Smith mendapat sorotan dunia akhir-akhir ini. Bukan karena penghargaan yang ia peroleh dalam ajang Oscar 2022, melainkan aksi yang ia tunjukan terhadap lelucon dari Chris Rock sebagai pembawa acara.

Tindakan Will Smith tersebut langsung mendapat tanggapan beragam. Sebagian orang mewajarkan sikap yang Will Smith tunjukkan. Akan tetapi, sebagian lainnya juga menyayangkan sikap agresif dari Will Smith kepada Chris Rock.

Tak heran, banyak orang kemudian terfokus untuk membahas permasalahan ini. Sikap saling menghargai menjadi salah satu poin yang banyak orang perhatikan terkait permasalahan yang Smith dan Chris Rock alami.

Oleh karena itu, penting untuk terus menjaga sikap dan perilaku saling menghargai untuk hidup lebih harmonis. Lalu, bagaimana cerita di balik kasus ini serta bagaimana pelajaran yang bisa kita ambil? Berikut penjelasannya.

Kronologi Kasus Will Smith dan Chris Rock

Will Smith | Foto: bbc.com

Kasus ini berawal dari Chris Rock yang memilih untuk melontarkan lelucon sebelum membacakan nominasi pemenang kategori film dokumenter terbaik. Jade Pinkett, istri dari Will Smith adalah bahan lelucon yang Chris Rock lontarkan.

Baca juga: Pengumuman SNMPTN 2022, Apa Langkah Selanjutnya?

Saat itu, Jade Pinkett tampil botak setelah mencukur rambutnya. Ia mencukur rambut karena penyakit alopecia yang ia idap sehingga menyebabkan kerontokan rambut.

“Jada aku mencintaimu, ‘G.I. Jane 2’ tidak sabar untuk melihatnya,” ucap Chris Rock kepada Jade merujuk film G.I Jane tahun 1997. Dalam film tersebut, Demi Moore tampil botak. Awalnya, Smith masih cengengesan mendengar lelucon itu.

Meski demikian, Jade Pinkett menunjukan raut wajah yang tampak kesal. Tak lama kemudian, Will Smith naik ke atas panggung dan menampar Chris Rock. Suara yang timbul akibat tamparan itu terdengar oleh seluruh penonton Dolby Theatre dan masuk siaran langsung.

Permintaan Maaf Will Smith

Permintaan maaf Will Smith | Foto: @willsmith/Instagram

Meski telah melakukan aksi yang tidak baik, Will Smith akhirnya menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya tersebut. Sebelumnya, Smith sudah menyampaikan permohonan maaf saat menerima penghargaan best actor.

Namun pada Selasa, (29/3/2022), Smith menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Chris Rock di akun Instagram pribadinya @willsmith.

“Aku secara terbuka ingin meminta maaf kepadamu Chris,” tulis Smith.

Baca juga: Fakta Menarik Moon Knight, Serial Marvel yang Rilis 30 Maret 2022

Lebih lanjut, Smith mengatakan, “Aku melewati batas dan aku salah. Aku sangat malu dan aksiku itu bukanlah perilaku dari sosok pria yang aku inginkan. Tidak ada tempat untuk kekerasan di dunia yang penuh cinta dan kebaikan,” ucap Smith.

Belajar Menghargai dari Kasus Will Smith dan Chris Rock

Illustrasi sikap saling menghargai | Foto: Unsplash

Hal menarik yang bisa kamu lihat dari permasalahan ini adalah bagaimana menjaga rasa sikap saling menghargai kepada siapapun itu. Mengingat, menjaga sikap saling menghargai akan menjaga hubungan harmonis kepada orang sekitar.

Salah satu dampak yang bisa timbul akibat sikap yang tidak menghargai adalah hubungan yang renggang. Ketika kamu memilih untuk melepaskan sikap emosi sejenak, tidak menghargai, bahkan menghakimi orang, salah satu risikonya adalah hubungan menjadi renggang.

Tak jarang kamu juga bisa mengalami pengucilan dari lingkungan sekitar. Seperti kasus Will Smith dan Chris Rock, sikap tidak saling menghargai terjadi pada dua belah pihak. Entah karena ketidakmampuan mengetahui batasan lelucon, hingga pelepasan emosi kepada seseorang.

Selayaknya dalam hal bercanda, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan agar tidak terjadi ketersinggungan. Mulai dari berpikir bijaksana, pastikan bahwa apa yang kamu lakukan bermanfaat bagi banyak orang.

Baca juga: Jangan Sampai Terlewat, Ini Dia 8 Konser Tahun 2022 di Indonesia

Jika kamu ingin menghibur orang, pastikan bahwa semua orang yang mendengar lelucon juga ikut terhibur. Usahakan untuk tidak menjadikan salah satu orang sebagai korban lelucon. Di sisi lain, kamu juga harus bisa bertindak secara bijaksana.

Membalas perlakuan seseorang dengan kekerasan bukanlah sikap yang bijaksana. Mengingat, tidak ada tempat yang pantas untuk segala tindakan kekerasan. Terlebih, banyak orang yang menyaksikan tindakan tersebut.

Kamu juga harus bisa menempatkan posisi kamu jika kamu menjadi lawan bicara kamu. Refleksikan apakah tindakan yang kamu lakukan kepada lawan bicara terasa baik-baik saja jika kamu yang mengalami hal sama.

Jika tidak, segera hentikan sikapmu itu. Setidaknya dengan sikap preventif, kamu bisa mencegah hal-hal yang tidak ingin terjadi. Tidak ada salahnya untuk selalu menjaga sikap saling menghargai dan menghormati sesama manusia di lingkungan sekitar.

Nah, itu hal-hal yang bisa kamu renungkan dan refleksikan dari kasus Will Smith dan Chris Rock. Pepatah memang mengatakan tidak ada manusia yang sempurna. Namun, bukan berarti kamu bebas melakukan apapun.

Referensi: CNN Indonesia | Detik | IDN Times