Terapkan 6 Kebiasaan Ini agar Otak Tidak Mudah Lupa
Kebiasaan harian agar otak tidak mudah lupa | Foto: Startup Stock Photos/Pexels

Otak termasuk menjadi organ vital bagi manusia. Tentu saja kita perlu menjaga kesehatannya agar kondisi otak selalu prima. Bukan tanpa sebab, kesehatan otak yang baik akan menjaga kita dari kondisi mudah lupa.

Goodmates pasti pernah mengalami otak blank dan tiba-tiba lupa harus mengerjakan apa. Hal itu bisa saja terjadi karena kondisi tubuh yang lelah, stress, hingga kurang minum. Namun, apabila hal itu terjadi cukup sering, ada baiknya Goodmates waspada.

Bisa jadi, kesehatan otak Goodmates menurun dan rawan mengalami memory loss. Memory loss adalah istilah dari fenomena mudah lupa, baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang.

Bila tidak mendapat penanganan, kondisi ini bisa berkembang menjadi penyakit demensia. Lalu, apa saja kebiasaan yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan otak agar tidak mudah lupa? Yuk, baca artikel ini hingga tuntas!

1. Sering Bersosialisasi

Gabung komunitas, salah satu cara meningkatkan sosialisasi | Foto: Matheus Bertelli/Pexels

Salah satu penyebab otak mudah lupa adalah tingkat stres yang tinggi. Cara ampuh untuk mengatasinya adalah dengan bersosialisasi dengan orang lain. Selain meredakan stres, kegiatan sosialisasi yang positif juga menjaga ketajaman otak.

Baca juga: Mengenal Adik Kandung Elon Musk yang Terlupakan

Penelitian juga menyatakan bahwa orang yang memiliki lingkar sosial cenderung jarang mengalami demensia. Secara alami, otak manusia juga menyukai hal baru yang dapat Goodmates dapat dari membangun percakapan dengan orang lain.

Untuk itu, mulailah bersosialisasi. Kamu bisa dengan bergabung bersama komunitas atau acara sosial. Bila Goodmates sibuk atau tinggal sendiri di luar kota, pastikan untuk sering menghubungi keluarga atau sahabat dekat.

2. Olahraga Aerobik Secara Rutin

Jogging secara rutin akan meningkatkan ketajaman otak | Foto: Ketut Subiyanto/Pexels

Olahraga dapat meningkatkan aliran darah ke otak yang akan turut menjaga ketajaman mengingat sesuatu. Idealnya, orang dewasa setidaknya perlu meluangkan 150 menit per minggu untuk berolahraga.

Untuk jenisnya, aerobik menjadi olahraga yang cocok untuk menjaga kesehatan otak. Selain itu, kamu bisa mulai berolahraga lari, jalan cepat, atau senam. Jika sulit membiasakan diri, mulailah dengan jalan santai di pagi hari atau gunakan bantuan aplikasi olahraga di gadget.

3. Melakukan Kegiatan Menantang Otak

Bermain puzzle bisa jadi sarana olahraga otak | Foto: Karolina Grabowska/Pexels

Tak cuma tubuh yang perlu olahraga, otak kita juga memerlukannya. Ada banyak pilihan untuk melakukan olahraga otak. Goodmates bisa memainkan puzzle, teka-teki, kuis, atau bisa menantang diri dengan berkendara melintasi rute baru.

Baca juga: Awas! Bahan Alami Ini Ternyata Berbahaya Bagi Wajah

Menantang kemampuan otak dengan cara-cara tersebut dapat membuat otak lebih sehat dan aktif. Tentunya, Goodmates juga menjadi tidak mudah lupa.

4. Punya Waktu Tidur Cukup

Biasakan tidur cukup | Foto: Ivan Oboleninov/Pexels

Bukan rahasia lagi jika begadang memiliki dampak buruk bagi tubuh, termasuk kesehatan otak. Saat tidur, otak akan memiliki kesempatan untuk “bersih-bersih” sehingga Goodmates akan bangun dengan ingatan yang segar.

Maka, mulailah tidur cukup selama 7–9 jam sebagai kebiasaan. Bukan tanpa sebab, terlalu sering begadang akan melemahkan kinerja otak termasuk untuk mengingat sesuatu.

5. Mengonsumsi Makanan Sehat

Makanan sehat yang mengandung sayur dan buah | Foto: Ella Olsson/Pexels

Tak hanya tidur cukup, mengonsumsi makanan sehat juga dapat menyehatkan otak. Goodmates harus memilih makanan dengan lemak rendah, seperti ikan, kacang-kacangan, gandum utuh, buah, dan sayur. Mengurangi konsumsi daging merah dan alkohol juga perlu kamu lakukan.

Mengonsumsi makanan sehat seperti di atas juga akan mencegah Goodmates dari penyakit diabetes tipe 2. Penyakit tersebut memiliki kaitan dengan Alzheimer, menurunnya daya ingat secara drastis.

Baca juga: Writing Theraphy, Kegiatan Menulis yang Menyehatkan

6. Mengorganisir Ruangan 

Ruangan yang rapi membuat kita tidak mudah lupa | Foto: Maria Orlova/Pexels

Kondisi ruangan yang berantakan atau tugas yang tidak terorganisir akan membuat Goodmates mudah lupa. Untuk mengatasinya, biasakan diri untuk merapikan ruangan secara teratur. Bereskan meja begitu selesai kerja atau langsung cuci piring setelah makan.

Sementara itu, Goodmates juga bisa mengatur tugas-tugas dengan memanfaatkan aplikasi to-do-list yang ada di play store. Suka dengan cara konvensional? Sediakanlah buku khusus untuk menulis tugas harian dan jangan lupa menandai tugas setelah selesai mengerjakannya.

Itulah enam kebiasaan untuk menjaga kesehatan otak yang bisa Goodmates terapkan. Yuk, mulai membiasakan diri agar kita tidak jadi generasi kunjani atau pikun sejak dini.

Referensi: Michigan Health | Hopkins Medicine | Mayo Clinic