Telanjur jadi Mahasiswa Kupu-Kupu? Yuk, Lakukan Kegiatan Ini Agar Lebih Produktif!
Ilustrasi Wisuda | Foto: Pixabay

#FutureSkillsGNFI

Halo GoodMates! Dalam dunia perkuliahan kalian pasti mengenal ada banyak sebutan dan tipe mahasiswa. Beberapa diantaranya adalah mahasiswa kura-kura (kuliah rapat-kuliah rapat), mahasiswa kunang-kunang (kuliah nangkring-kuliah nangkring), mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang), dan lain-lain. Sebutan-sebutan tersebut diciptakan oleh para mahasiswa itu sendiri.

Diantara banyaknya tipe tersebut, ada sebutan dan tipe mahasiswa yang terkesan buruk dan seringkali dipandang sebelah mata oleh kebanyakan orang. Kira-kira sebutan yang mana? Yak, tipe mahasiswa yang sering dipandang buruk adalah mahasiswa kupu-kupu. Mengapa demikian?

Sebelum membahas lebih jauh, kalian harus mengenal terlebih dahulu apa itu mahasiswa kupu-kupu?

Mahasiswa kupu-kupu adalah tipe mahasiswa yang hanya terfokus pada aktivitas akademik saja. Mahasiswa tipe ini akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan nilai yang tinggi tanpa mengikuti kegiatan apapun di dalam kampus. Setelah perkuliahan selesai, para mahasiswa tipe ini akan langsung pulang ke kost atau rumah masing-masing.

Banyak yang bertanya-tanya, dengan aktivitas yang hanya kuliah pulang apakah mahasiswa tipe kupu-kupu bisa sukses? bagaimana cara mereka mendapatkan pekerjaan nantinya? bagaimana jika muncul penyesalan di kemudian hari? dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lain yang sering muncul.

Stigma buruk terhadap mahasiswa kupu-kupu sudah melekat pada sebagian orang, bagaimana cara untuk mematahkan stigma buruk tersebut?

Sejatinya, apabila mahasiswa sudah terlanjur menjadi mahasiwa kupu-kupu, banyak cara atau kegiatan yang dapat dilakukan guna meningkatkan skills dan tetap produktif. Berikut tips menjadi mahasiswa produktif meskipun sudah terlanjur menjadi mahasiswa kupu-kupu.

  1. Mengikuti Kegiatan Volunteer
    Kegiatan Volunteer | Foto: Pixabay

    Kegiatan volunteer merupakan kegiatan sukarela yang dilakukan dengan cara terjun langsung membantu sesama tanpa mendapatkan fee atas tenaga, pikiran, dan waktu yang telah diberikan. Kegiatan ini sangat cocok dilakukan oleh mahasiswa kupu-kupu yang terkadang malas mengikuti kegiatan dalam jenjang waktu yang lama (1 periode) seperti BEM, HMJ, UKM, dan lain-lain. Pelaksanaan kegiatan ini tidak membutuhkan waktu yang panjang, saat kegiatan usai maka tugas juga akan selesai.

  1. Mengikuti lomba
    Lomba | Foto: Pixabay

    Kegiatan selanjutnya yang dapat dilakukan oleh mahasiswa kupu-kupu adalah dengan mengikuti lomba. Banyak keuntungan yang diperoleh dari kegiatan ini, seperti sarana mengembangkan dan meningkatkan aktualisasi diri, mendapatkan pengetahuan baru, relasi yang berkualitas, sertifikat, insentif, apresiasi, dan sebagainya.

  2. Mengikuti magang
    Kegiatan Magang | Foto: Pixabay

    Magang merupakan kegiatan menerapkan ilmu yang didapat selama perkuliahan ke dalam dunia kerja. Selain pengalaman kerja, banyak keuntungan lain yang didapatkan dari kegiatan ini diantaranya yaitu meningkatkan skills, memperluas relasi, mendapatkan insentif, meningkatkan kualitas diri, dan sebagainya. Informasi seputar lowongan magang dapat diperoleh dari berbagai platform seperti instragram, linkedin, telegram, dan lain-lain. Bahkan Kemendikbudristek saat ini mengadakan magang merdeka khusus untuk mahasiswa dengan beragam kelebihan didalamnya.

  1. Bekerja Part-Time
    Kegiatan Part Time | Foto: Pixabay

    Bekerja part time adalah pekerjaan paruh waktu atau bekerja separuh waktu dari jam kerja normal. Kegiatan ini cocok dilakukan oleh mahasiswa karena banyak keuntungan yang akan diperoleh seperti pengalaman langsung di dunia kerja, memperluas relasi, meningkatkan skills, mendapatkan gaji, dan lain-lain. Pada umumnya, kerja part time hanya bersifat sementara (beberapa periode tertentu) tergantung perusahaan maupun dari mahasiswa itu sendiri.

  1. Mengikuti Course
    Course | Foto: Pixabay

    Course adalah kegiatan atau program yang diadakan oleh suatu perusahaan untuk meningkatkan skills klien. Selain menambah ilmu dan meningkatkan skills, pada akhir course akan mendapatkan sertifikat yang dapat ditulis pada CV yang berguna saat melamar kerja nantinya. Tidak semua course berbayar, banyak course gratis seperti RevoU, Hacktiv8, Coursera, dan lain-lain.

  1. Mengikuti seminar
    Kegiatan Seminar | Foto: Pixabay

    Seminar merupakan pertemuan yang diikuti oleh beberapa orang untuk membahas suatu topik permasalahan dan mencari solusi sesuai dengan suatu tema tertentu. Banyak manfaat yang didapatkan dari kegiatan seminar, diantaranya yaitu menambah pengetahuan baru, meningkatkan kemampuan analisis, meningkatkan kemampuan public speaking, dan sebagainya.

Itulah beberapa tips agar tetap produktif meskipun menjadi mahasiswa kupu-kupu. Jika tidak bisa keluar dari zona nyaman, lebih baik memperluas zona nyaman itu sendiri. Semoga bermanfaat dan tetap semangat.

“Jadilah dirimu sendiri, ekspresikan dirimu sendiri, yakinlah pada dirimu sendiri, jangan pergi dan mencari kepribadian sukses lalu menduplikasinya”

- Bruce Lee.