Kembangkan Minat Bermusik dengan Sekolah Musik Terbaik 2021
Sekolah Musik | Unsplash - Larisa Birta

Goodmates, siapa yang di sini berencana untuk menjadi seorang penyanyi seperti Isyana Sarasvati? Ternyata untuk meraih karir itu, Isyana harus menempuh banyak rintangan dan salah satunya adalah memasuki sekolah musik. 

Walaupun tidak banyak dikenal di Indonesia, tetapi jurusan musik merupakan jurusan yang sama dengan jurusan-jurusan lainnya. Mereka memiliki mata pelajaran yang runtut terdiri dari teori dan praktik, nilai, dan bahkan gelar tersendiri setelah lulus. Jika kamu melihat drama Korea "The Penthouse", kamu bisa melihat gambaran persiapan anak-anak SMA untuk bisa memasuki sekolah musik.

Masih bingung ingin meneruskan pendidikan musik ke mana? Jangan risau, Goodside akan berikan referensi mengenai sekolah musik terbaik versi 'QS World University Rangking'. Simak informasinya sebagai berikut.

The Juilliard School

The Juilliard School | TripAdvisor
The Juilliard School | TripAdvisor

The Juilliard School, sekolah musik yang berlokasi di New York ini ternyata berhasil mempertahankan posisinya sebagai sekolah musik terbaik di dunia selama dua tahun berturut-turut. Tahun 2020, 'QS World University Rangking' menobatkan The Juilliard School sebagai sekolah musik terbaik, dan berlaku untuk tahun ini juga. 

Tidak mengherankan, Goodmates. Sekolah yang satu ini telah dibangun sejak tahun 1905 dan telah menghasilkan begitu banyak pemusik sukses dengan berbagai prestasi yang dihasilkan.

Dikutip dari Yes Study Abroard, alumni dari The Juilliard School berhasil memborong lebih dari 100 Grammy Awards, 60 Tony Awards, 40 Emmy Awards, 20 Bessie Awards, 20 Academy Awards, 15 Pulitzer Prizez, dan 10 National Medal of The Arts.

Dengan banyaknya alumni serta kurikulum yang baik, The Juilliard School menjadi salah satu sekolah musik yang banyak di minati. Walau begitu, sekolah ini cenderung ketat dalam menyeleksi calon muridnya.

Dikutip dari Greenlane, pada tahun 2017 The Juilliard School hanya menerima 8% calon murid. Sementara pendaftar yang masuk bisa mencapai 56%. Gambarannya jika 100 orang mendaftar, maka hanya ada 8 orang yang bisa lolos The Juilliard School.

Jurusan musik di The Juilliard School juga beragam. Dilansir dari situs resmi The Juilliard, terdapat enam jurusan yang bisa kamu pilih seperti Instrumen, Seni Vokal, Studi Jazz, Komposer, Konduktor Orkestra, dan juga Pertunjukan sejarah. 

Royal College of Music

Royal College of Music
Royal College of Music | Visit London

Berpindah ke London, UK. Royal College of Music dinobatkan sebagai sekolah musik terbaik di dunia peringkat kedua. Sekolah ini juga sudah berdiri sejak 1882 dan telah menghasilkan alumni pemusik yang handal, salah satunya adalah artis tanah air Isyana Sarasvati.

RCM juga menawarkan pendidikan sarjana hingga doktor, bahkan telah membuka program pertukaran pelajar di berbagai benua. Saking terkenalnya dikutip dari Media Maz, Royal College of Music juga memiliki tempat audisi di Amerika dan Asia untuk mempermudah calon mahasiswa mendaftar. Sedikit berbeda dengan The Juilliard School, RCM memiliki tingkat penerimaan yang lebih besar, yaitu 10 hingga 18 persen.

Dikutip dari situs resmi RCM, terdapat sembilan jurusan yang bisa dipilih di antaranya adalah Brass, Composition, Conducting, Historical Performance, Keyboard, Percussion, Strings, Vocal and Opera, dan Woodwind. Tak hanya itu, RCM juga menyediakan beasiswa yang bisa kamu ikuti. 

Royal Conservatoire of Scotland

Royal Conservatoire of Scotland | Encircle Photos
Royal Conservatoire of Scotland | Encircle Photos

Masih di United Kingdom, tepatnya Glasglow. Terdapat Royal Conservatiore of Scotland yang berhasil mendapat rangking ketiga sebagai sekolah musik terbaik di dunia versi 'QS World University Rangking'.

Sekolah yang dulunya bernama Royal Scottish Academy of Music and Drama ini dikenal dengan seni pertunjukan paling sibuk di Inggris. Mereka menggelar lebih dari 500 pertunjukan setiap tahun dan gratis.

Tidak mengherankan ya jika RCS masuk sebagai tiga besar sekolah musik terbaik. Bahkan, mereka telah mencetak banyak alumni yang berperan besar dalam dunia hiburan, dua diantaranya adalah James McAvoy dan Katie Leung.

Tapi saat ini mari kita berfokus pada bidang musik saja, ya, Goodmates. Untuk bidang musik, RCS menyediakan tiga program yang bisa diikuti, yaitu Undergraduate Programs, Postgraduate Program, dan Doctoral Degrees.  Jadi kamu tidak perlu pusing-pusing mencari tempat kuliah setelah lulus S1 atau S2, karena RCS telah menyediakannya beserta fasilitas-fasilitas yang tentunya tidak main-main.

Berbeda dengan dua sekolah musik di atas, RCS memiliki bidang studi musik yang sangat banyak. Bahkan pada program S1 saja, mereka memiliki 11 jurusan, seperti Brass, Composition, Guitar and Harp, Jazz, Keyboard, Strings, Timpani and Percussion, Traditional Music, Traditional Music: Piping, Vocal,  dan Woodwind. 

Jurusan yang disediakan RCS di program S2 juga bervariatif dan tidak kalah banyak.  RCS sendiri disebut sebagai sekolah musik yang unik. Sebab mereka kerap mengadakan pertunjukan kolaborasi antara bidang musik, tari, produksi, dan drama. Hal tersebut tidak hanya untuk mengasah kemampuan siswa, tetapi untuk membentuk koneksi antara satu fakultas ke fakultas lainnya.

Bahkan, dikutip dari situs resmi RCS, sekolah bidang musik mereka telah banyak menyelenggarakan pertunjukan di RCS Symphony Orchestra, Plug Festival, Piano Festival, Rosin Chamber Weekend, Blue Monday Jazz Series, Traditional Music Resital Festival, dan banyak lagi.

Bagaimana, Goodmates, sudah menemukan sekolah musik yang cocok untukmu? Jangan sampai lupa untuk memeriksa informasi secara berkala di situs resmi, ya.

Referensi: 'QS World University Rangking' | Yes Study Abroard |  Greenlane | The Julliard School | Media Maz Royal College of Music | Royal Conservatoire of Scotland