Kendalikan Food Waste Mulai dari Piring Makanmu
Tumpukan Sampah Makanan | Foto: Forbes.com

#FutureSkillsGNFI

Manusia mengkonsumsi makanan setiap harinya. Tahukah GoodMates, bahwa setiap harinya tidak semua bahan makanan yang terproduksi dikonsumsi dengan baik bahkan tidak jarang menjadi sampah makanan atau yang kita sebut dengan Food wastage. Food wastage terdiri atas 2 bagian yaitu food loss dan food waste.

Food Waste | Foto : Unsplash.com
Food waste | Foto: Unsplash.com

Mengenal food loss dan food waste.

Food loss merupakan sampah makanan yang terbuang saat masih berada di pihak pemasok pangan dan biasanya disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur, faktor iklim, lingkungan, serta standar kualitas atau keamanan makanan. Food Loss berupa sampah makanan yang berasal dari bahan pangan seperti sayuran, buah-buahan atau makanan mentah yang sudah tidak dapat diolah menjadi makanan dan akhirnya terbuang. Hal ini terjadi karena adanya penurunan kualitas produksi, proses pembersihan, pengepakan maupun kendala saat proses pengiriman yang menyebabkan makanan tidak layak untuk diolah maupun dikonsumsi.

Berbeda dengan food loss, food waste merupakan sampah makanan yang timbul di lingkup konsumsi seperti tingkat pengecer, penyedia layanan makanan (warung makan atau restoran) dan konsumen (individua atau rumah tangga). Food waste dapat berupa makanan segar yang gagal sortir untuk memenuhi standar pasar seperti supermarket, makanan yang terlewat tanggal kadaluwarsa, hingga makanan yang sudah dimasak tetapi tidak dimakan atau sisa sehingga dibuang.

Bahaya Food Loss dan Food Waste | Foto: Travelgumbo.com
Bahaya food loss dan food waste | Foto: Travelgumbo.com

Bahaya food loss dan food waste

Selama ini, banyak dari kita tidak menyadari bahwa food loss dan food waste memberikan pengaruh serius terhadap lingkungan. Berdasarkan data pengolahan sampah pada tahun 2017-2018 dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, di beberapa regional seperti Jawa, sampah makanan mendominasi komposisi keseluruhan jenis sampah sebesar 46,75%. Melansir dari laporan kajian yang dilakukan Kementerian Perencanaan Pembagunan Nasional (BAPPENAS) pada tahun 2000 – 2019, terdapat timbulan food loss dan food waste sebesar 23-48 juta ton/tahun atau setara dengan 115-184 kg/ kapita/tahun. Sampah ini akan terbuang dan tertimbun di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Sampah makanan yang berada di TPA akan membusuk dan terdegradasi kemudian membentuk gas metana yang mempengaruhi pemanasan global. Gas tersebut akan berpotensi merusak lapisan ozon yang menjaga kestabilan suhu di bumi. Gas metana juga dapat berpotensi meledak saat terkumpul terlalu banyak di tempat pembuangan akhir. Pada saat musim hujan, air hujan yang jatuh ke dalam tumpukan sampah merembes dan membentuk air lindi. Air ini dapat berbahaya jika meresap ke dalam tanah dan mencemari aliran sungai. Aliran sungai yang tercemar menyebabkan ekosistem dibawahnya ikut terganggu, Tentunya hal ini juga akan mempengaruhi aktivitas GoodMates.  

Menghabiskan makanan di piring makan | Foto: Freepic.com

Cara mencegah food waste dari diri sendiri

Mencegah adanya food waste dapat kita coba dari diri sendiri. Pertama yaitu mindful dalam mengkonsumsi makanan. Kamu dapat lebih memperhatikan seberapa banyak makanan, jenis makanan, dan perasaan saat sedang mengonsumsi makanan. Dari mindful dalam konsumsi makanan ini membuat makanan yang dipilih untuk dimakan sesuai dengan porsi dan dapat dihabiskan. Perlu diperhatikan juga untuk tidak memilih-milih makanan. Makanan dengan bentuk yang tidak sesuai standar pasar masih memiliki nutrisi yang sama dan dapat dinikmati.

Cara lain untuk mencegah food waste dapat dilakukan dengan memperhatikan produk makanan yang akan dibeli. Jangan membeli makanan secara berlebihan utamanya untuk makanan yang mudah membusuk, GoodMates dapat membuat list perencanaan sebelum membeli sesuatu, sehingga memasak membeli bahan makanan sesuai dengan kebutuhan. Penyimpanan makanan juga harus diperhatikan supaya makanan dapat dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang. Simpan makanan di lemari pendingin untuk memperpanjang masa konsumsi. Pastikan juga bahwa GoodMates dapat menghabiskan makanan yang lebih dulu dibeli.

Referensi : Zero Waste | SIPSN | SehatQ | Cimsa UI | RPK Peduli | BAPPENAS