Menjadi Bahasa Al-Qur’an, Ini4 Keunikan Bahasa Arab
Keragaman Bahasa | Foto: Ono Kosuki

#FutureSkillsGNFI

Bahasa digunakan oleh manusia untuk berkomunikasi satu sama lain. Sampai saat ini, ada 7.139 bahasa yang digunakan, bahasa Arab menjadi salah satunya dengan 274 juta orang pengguna. Dengan angka tersebut, bahasa Arab memiliki keunikannya tersendiri. Keunikan ini menjadi tantangan bagi sebagian orang yang ingin mempelajarinya. Apa saja sih, keunikan tersebut?

Menjadi Bahasa Kedua Tersulit di Dunia

Huruf bahasa Arab menjadi keunikan tersediri
Kaligrafi Arab | Foto: Pixabay

Bahasa Arab menjadi bahasa kedua tersulit di dunia bukan tanpa sebab. Dliansir dari katadata.com, bahasa Arab di setiap daerah, seperti Sudan, Mesir, Yaman, dan negara bagian Asia Barat lain, bisa memiliki kosa kata dan pelafalan yang berbeda.

Selain itu, kesulitan datang dari penulisan bahasa Arab yang menggunakan huruf hijaiyah. Sisi untuk memulai menulis pun berbeda dengan bahasa lainnya, bahasa Arab menggunakan sisi kanan untuk memulai menulis. Sehingga, dalam hal membaca dan menulis menggunakan bahasa Arab dibutuhkan waktu untuk melancarkannya.

Bahasa dengan Kosa Kata yang Kaya

Dalam kitab Al-Mufashal fi Tarikh Al-Arab Qabl Al-Islam, dikatakan bahwa jumlah kosa kata bahasa Arab mencapai 12,3 juta kosa kota. Banyaknya kosa kata ini dihasilkan dari 16 ribu akar kata. Hal ini menunjukan bahasa Arab merupakan bahasa yang memiliki akar kebahasaan yang kuat.

Terdapat ilmu khusus dalam mempelajari hal ini, ilmu tersebut ialah ilmu sharaf. Ilmu sharaf membahas pola perubahan kata dalam bahasa Arab. Perubahan di sini meliputi kata kerja dan kata benda.

Seumpama “makan” dalam bahasa Indonesia dapat memiliki bentuk “makanan”, “dimakan”, dan “termakan”, bahasa Arab pun memiliki pola tersendiri dalam menentukan perubahannya. Seperti pada kata حَمْدٌ (syukur), dapat berubah menjadi يَحْمَدُ (bersyukur), حَامِدٌ (orang yang bersyukur), dan مَحْمُوْدٌ (sesuatu yang disyukuri).

Tidak Kalah Eksis dengan Bahasa Lainnya

Pada tahun 1973, PBB menambahkan bahasa Arab menjadi bahasa resmi mereka. Hal ini merupakan hasil pertimbangan dari banyaknya pengguna bahasa Arab di negara Asia bagian Barat. Bahkan, pada saat itu Bangsa Arab bersedia untuk membayar biaya pengenalan bahasa Arab selama tiga tahun kepada PBB.

Selain itu, bahasa Arab berkontribusi dalam penulisan angka di huruf latin (0, 1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya). Angka-angka tersebut di dalam kamus bahasa Inggris dinamakan “Arabic Numerals”, karena memang kaidah penulisan angka tersebut berasal dari bahasa Arab.

Bahasa dengan Ketelitian yang Tinggi

Hal ini disebabkan oleh banyaknya huruf hijaiyah yang hampir sama pengucapannya, namun suara yang dikeluarkan berbeda. Seperti huruf أ (hamzah) dan ع (‘ain), huruf ق (qaf) dan ك (kaf), dan sebagainya. Ini sangat perlu diperhatikan karena dalam bahasa Arab, berbeda satu huruf saja artinya bisa berkebalikan.

Contohnya ada pada kata “عَاخِلَةْ” (‘aajilah) dan “آجِلَةْ” (aajilah). Keduanya berarti “segera” dan “yang tertunda”. Selain pengucapan huruf yang perlu diperhatikan, panjang dan pendek ketika membaca kata pun sama pentingnya. Misalnya pada kata “قَا دِمٌ” (qoodimun) dan “قَدِيْمٌ” (qodiimun), memiliki arti yang berbeda, yakni “yang akan datang” dan “yang lampau”.

Nah, demikian GoodMates keunikan-keunikan dari bahasa Arab yang menarik untuk kamu ketahui. Setelah membaca ini, apakah tertarik untuk mempelajarinya?

Tenang, untuk GoodMates yang ingin mempelajari bahasa ini, bisa melalui buku durusullughah karya Dr. Abdu Rahim, Universitas Islam Madinah. Kamu bisa membeli buku ini di e-commerce, dan bila dirasa tidak nyaman belajar sendiri, kamu bisa sambil melihat tayangan di channel YouTube Kepo Bahasa Arab. Selamat menyelami bahasa Arab!

Referensi: STIBA | katadata | IDNTimes | databoks | Tempo | Muslimafiyah