Kenali Deretan Komunitas Fotografi Berbasis Kamera Ponsel
Illustrasi komunitas fotografi kamera ponsel | Foto: Pexels

Saat ini banyak masyarakat yang mulai meminati komunitas fotografi. Menjamurnya komunitas ini tidak terlepas dari tingginya minat masyarakat dalam dunia fotografi, baik itu karena keinginan belajar maupun menjaga produktivitas.

Keberagaman komunitas fotografi biasanya berbasis kamera DLSR (Digital Single Lens Reflex) atau kamera analog yang sedang naik daun kini. Akan tetapi, ada juga komunitas fotografi yang berbasis kamera ponsel.

Komunitas fotografi berbasis kamera ponsel menjadi salah satu yang tergolong unik. Terlebih, tidak banyak orang yang memiliki kamera ponsel memadai untuk menghasilkan foto bagus. Di sisi lain, hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk menghasilkan karya menakjubkan.

Seiring perkembangan waktu, kamera ponsel kini memiliki kualitas mumpuni. Meski demikian, kualitas kamera digital seperti DSLR masih lebih baik. Realitas tersebut faktanya tidak mematikan potensi munculnya komunitas berbasis ponsel.

Saat ini, masyarakat mulai tertarik pada komunitas berbasis kamera ponsel. Mudahnya menggunakan kamera ponsel dan tidak perlu membeli kamera lagi, membuat masyarakat mulai meminati kegiatan fotografi ini. Berikut beberapa komunitas fotografi berbasis ponsel yang eksis melakukan kegiatan.

Baca juga: Kenalan dengan Komunitas Kamera Analog, Penyuka Barang Antik dan Fotografi

1. Komunitas Fotografi Kofipon

Karya komunitas fotografi Kofipon | Foto: @kofipon/Instagram

Komunitas fotografi Kofipon pertama kali terbentuk di Yogyakarta pada 17 Maret 2009. Ketika itu, pendiri komunitas ini adalah Benny Syamssudin Tony. Tujuan komunitas ini tak lain dan tak bukan untuk mewadahi orang-orang yang ingin belajar fotografi.

Saat itu, keinginan belajar fotografi tinggi, tetapi belum memiliki kamera professional. Alhasil, proses pengambilan foto hanya menggunakan kamera ponsel. Meski demikian, hasil foto dari kamera ponsel cukup bagus.

Komunitas Kofipon adalah komunitas berbasis grup Facebook. Akan tetapi, kamu juga bisa melihat hasil karya fotografi Kofipon di mesia sosial Instagram @kofipon. Komunitas ini juga sempat melakukan pameran fotografi kawasan Kota Tua, menjadikan Kofipon satu-satunya komunitas fotografi berbasis ponsel yang berhasil membuat pameran.

2. Komunitas Fotografi Mata Ponsel

Karya komunitas fotografi Mata Ponsel | Foto: @mataponsel/Instagram

Mata Ponsel adalah komunitas fotografi berbasis kamera ponsel yang aktif di jejaring media sosial Instagram, yakni @mataponsel. Jika kamu ingin melihat karya-karya Mata Ponsel, kamu bisa melihatnya di Instagram resmi komunitas.

Komunitas Mata Ponsel lahir pada 21 Mei 2014. Akan tetapi, komunitas ini resmi membuka untuk umum pada 3 Juni 2014 dengan slogan "Melalui Mataponsel Kita Bicara". Komunitas Mata Ponsel memiliki tujuan untuk saling berkomunikasi, serta berbagi tips dan informasi terkait fotografi berbasis kamera ponsel.

Baca juga: 5 Channel Youtube yang Bisa Bantu Kamu Belajar Fotografi

3. Komunitas Fotografi coferONE

Karya komunitas fotografi coferONE | Foto: COFERONE INDONESIA

coferONE merupakan singkatan dari Community Photography Camera Phone. Komunitas ini pertama kali dibentuk pada 6 November 2011. Marken Nainggolan adalah orang yang membentuk komunitas coferONE, melalui salah satu jejaring sosial populer saat itu, yakni KasKus.

Pembentukan komunitas ini berawal dari kegemaran atas fotografi, tetapi terkendala fasilitas. Saat itu, Marken tidak memiliki kamera DSLR dan hanya menggunakan kamera ponsel untuk memotret. Ia kemudian menyebarkan karyanya di sebuah forum KasKus dan mendpat respon positif.

Baca juga: Belajar Ukulele dengan Bergabung Komunitas Ini

Dari situ Marken membentuk coferONE di fan page dan grup Facebook. Komunitas ini memiliki tujuan untuk menjadi wadah serta icon fotografi ponsel di Indonesia. Selain itu, coferONE ingin menunjukan kepada dunia bahwa dengan kamera ponsel bisa menghasilkan karya menakjubkan dan bisa bersaing di mancanegara.

Beberapa komunitas di atas menunjukan eksistensi fotografi berbasis kamera ponsel di Indonesia. Hal itu sekaligus membuktikan bahwa kamera ponsel tidak kalah kualitasnya. Nyatanya, hanya dengan kamera ponsel bisa menghasilkan karya-karya fotografi yang menakjubkan.

Referensi: Kreativv | Mata Ponsel | COFERONE INDONESIA