Yuk, Belajar Bersama 3 Komunitas Menulis di Indonesia!
Ilustrasi komunitas menulis | Foto:Cottonbro/Pexels

Bergabung di komunitas menulis bisa jadi langkah yang tepat bagi kamu yang ingin meniti karier di dunia kepenulisan. Khususnya bagi pemula, kamu tidak menjadi bingung harus memulai dari mana.

Beragam manfaat bisa kamu dapatkan dengan bergabung di komunitas. Di antaranya ada upgrade ilmu kepenulisan, mendapatkan sumber bacaan yang berkualitas, menambah relasi sekaligus membuka peluang untuk berkolaborasi, dan terinspirasi untuk berkarya.

Di Indonesia ada banyak komunitas menulis yang bisa kamu ikuti. Meski terbatas oleh jarak dan situasi pandemi, beberapa di antaranya melakukan kegiatan secara online. Berikut tiga komunitas menulis yang wajib kamu ketahui.

1. Komunitas Menulis Online

Ilustrasi menulis | Foto: Pexels

Meskipun masih dalam situasi pandemi, kamu masih bisa produktif di rumah dengan belajar menulis bersama komunitas yang satu ini. Komunitas Menulis Online (KMO) merupakan wadah yang tepat bagi orang-orang yang memiliki minat dalam kepenulisan.

Komunitas ini merupakan inisiasi dari Tendi Murti dan Dewa Eka Prayoga, KMO tidak hanya hadir sebagai sekadar komunitas biasa. KMO memiliki program kegiatan yang menarik mulai dari gratis hingga berbayar.

Baca juga: Canggih! Jepang Ciptakan Masker Bersinar Jika Terpapar COVID-19

Misalnya KMO Club, yang mana melalui klub ini kamu bisa mengikuti kelas online dengan 5 kali pertemuan oleh pemateri yang berbeda di grup telegram. Selain itu, KMO juga sering mengadakan seminar nasional dengan menghadirkan penulis-penulis ternama yang karyanya best seller.

Tidak cukup jika hanya belajar menulis, kamu juga akan mempraktikkan ilmu yang sudah kamu pelajari dengan mengikuti program pembuatan antologi. Buat Goodmates yang tertarik untuk gabung, pendaftaran komunitas terbuka secara gratis. Klik di sini atau kunjungi langsung instagramnya di @kmoindonesia.

2. COMPETER

Ilustrasi menulis | Foto: Pexels

Buat Goodmates yang tertarik di dunia sastra khususnya puisi, komunitas yang satu ini cocok untuk kamu ikuti. Komunitas ini atas inisiasi dari Muhammad Asqalani eNesTe pada tahun 2012, komunitas ini bernama COMPETER, yang merupakan akronim dari Community Pena Terbang.

Pada mulanya komunitas ini hanya berbasis di Kota Pekanbaru. COMPETER aktif melakukan pertemuan pada hari Minggu di Puswil Provinsi Riau untuk melakukan diskusi, latihan menulis dan membaca puisi, hingga berbagi info lomba. Selain itu COMPETER juga sering hadir dan tampil di acara-acara sastra di Provinsi Riau dan membuat buku antologi puisi bersama seluruh anggota.

Seiring waktu, COMPETER ‘melebarkan sayapnya’ dengan membuka cabang di beberapa kabupaten dan kota di Indonesia. Di antaranya di Madiun, Trenggalek, Madura, Jogja, Surabaya, Bandung, dan Bogor.

Baca juga: Tak Hanya Email, Aktivitas Internet Lain Bisa Timbulkan Karbon

Sejak COVID-19 COMPETER melakukan kegiatan secara online melalui grup whatsapp COMPETER Indonesia. Buat kamu yang tertarik gabung, COMPETER terbuka untuk siapa saja di seluruh Indonesia tanpa batasan usia. 

Kamu hanya perlu ikuti akun instagramnya,  lalu lakukan pendaftaran melalui direct message dengan mengirimkan format berupa nama, tempat tinggal, dan nomor whatsapp. Selanjutnya, kamu akan mendapat undangan untuk bergabung di grup whatsapp.

Melalui grup whatsapp kamu akan belajar dan bertemu dengan 200 lebih anggota COMPETER di Indonesia. Di grup tersebut COMPETER aktif melakukan bedah puisi karya anggota dan penulis luar, latihan menulis puisi, berbagi info seputar lomba dan dunia sastra, dan masih banyak lagi.  

3. Forum Lingkar Pena

Ilustrasi menulis | Foto: Pexels

Sedikit berbeda dari dua komunitas sebelumnya, Forum Lingkar Pena (FLP) merupakan organisasi kepenulisan terbesar yang sudah berdiri selama 20 tahun lebih. FLP adalah inisiasi dari dua perempuan yang barangkali namanya sudah tidak asing lagi di dunia kepenulisan, yakni Helvy Tiana Rosa dan Asma Nadia.

Bersama beberapa mahasiswa Fakultas Sastra Indonesia lainnya, mereka mengadakan diskusi mengenai minat baca dan menulis di kalangan remaja indonesia. Melalui pertemuan tersebut, mereka pun sepakat mendirikan FLP.

Baca juga: Crab Mentality, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Seiring waktu FLP mulai memperluas jaringan penulisnya yang terbagi tiga, yaitu di dalam negeri, luar negeri, serta jaringan para blogger FLP.  Khususnya di dalam negeri, FLP juga terbagi atas cabang wilayah (provinsi), cabang (kabupaten/kota), ranting (kampus atau sekolah).

Kegiatan yang ada pun beragam, mulai dari diskusi buku, pelatihan karya tulis ilmiah, mengadakan lomba, dan masih banyak lagi. Selain itu, di halaman resmi FLP kamu juga bisa menyimak berita seputar FLP, karya-karya dari jaringan blogger, serta membaca majalah digital FLP.

Tertarik untuk bergabung di FLP? Mulailah dengan mencari kontak cabang yang terdekat di domisili kamu. Untuk menghubungi kontak cabang kamu bisa mencarinya di halaman resmi. 

Itulah tigas komunitas menulis yang bisa kamu coba ikuti. Bagaimana Goodmates, tertarik tingkatkan kemampuan menulis dengan bergabung di komunitas?

Referensi: KMO Indonesia | Competer Indonesia | FLP  |Channel Muslim | GNFI