Segera Gelar Konser di Indonesia, Justin Bieber Bagikan Makna Album "Justice"
Justin Bieber menggelar tur konser bertajuk "Justice World Tour" | Foto: Instagram/@soundrhythm

Jagat hiburan kembali ramai dengan berita kembalinya Justin Bieber untuk konser di Indonesia bertajuk “Justice World Tour”. Melansir dari postingan sebuah akun penggemar di Twitter @JDBAnalytics, konser ini rencananya akan terlaksana pada 3 November 2022 di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Berita tentang konser Justin Bieber 2022 sontak membuat para Beliebers (sebutan untuk fans) antusias. Bukan tanpa sebab, lantaran sudah lebih dari satu dekade sejak terakhir kali sang idola menggelar konser di Indonesia.

Tak hanya Indonesia, tersiar kabar bahwa penyanyi asal Kanada tersebut juga akan menggelar konser di Malaysia pada Oktober. Tepatnya, beberapa minggu sebelum bertolak ke Jakarta.

Mengawali karier sejak akhir 2008, saat ini Bieber telah memproduksi enam album studio dan sekitar 71 single. Album terakhirnya berjudul “Justice” rilis pada Maret 2021 lalu, dan meraih kesuksesan di tangga lagu Billboard dalam kurun waktu dua mingu setelah hari pelirisannya.

Baca juga: E-money dan E-wallet, Apa perbedaannya?

Tak heran, lagu-lagu dalam album tersebut, seperti “Ghost” dan “Peaches” memiliki tempo yang ear catching dan menarik perhatian.

Nah, dalam artikel ini GoodSide akan mengulas lebih dalam tentang makna dari album "Justice" yang menjadi tema dari tur dunia kali ini bagi Justin Bieber.

Memberi Rasa Nyaman dalam Kondisi Ketidakadilan Dunia

Justin Bieber memproduksi album "Justice" di tengah kondisi dunia yang kacau | Foto: @justinbieber/Instagram

Rilis pada 2021, “Justice” lahir di tengah kondisi pandemi dan konflik dunia, seperti diskriminasi gender, perlakuan tidak adil karena perbedaan ras, hingga perubahan iklim yang makin membahayakan bumi.

Menyadari hal ini, Bieber tergugah untuk memproduksi musik yang dapat membuat pendengarnya merasa nyaman di tengah kondisi yang tak pasti.

Album “Justice” sendiri dalam bahasa Indonesia memiliki arti “keadilan”. Bieber menamakan albumnya seperti itu karena menyadari ada banyak ketidakadilan yang terjadi di dunia sejak dulu.

Baca juga: Rekomendasi Kegiatan Selama Gap Year, Bikin Kamu Tetap Produktif

Dalam wawancara eksklusifnya dengan Vogue, ia juga mengungkapkan bahwa nama Justin sendiri memiliki arti serupa (baca: keadilan).

Sementara itu, ia juga memberi keterangan lewat postingan media sosial bahwa “Justice” adalah upayanya meneruskan pembicaraan tentang keadilan. Tujuannya agar manusia bisa terus melanjutkan upaya untuk sembuh dari segala bentuk ketidakadilan di dunia.

Bentuk Ungkapan Cinta untuk Sang Istri

Justin Bieber dan sang istri, Hailey | Foto: @justinbieber/Instagram

Tak hanya sebagai media untuk menyampaikan rasa empati terhadap kondisi dunia, Bieber juga mengungkapkan perasaan cintanya terhadap sang istri, Hailey, melalui album ini. Ia menyalurkan hal tersebut melalui lagu pertama berjudul “2 Much”.

Meski mengawali lagu dengan sisipan pidato Dr. Martin Luther King Jr. perihal ketidakadilan, keseluruhan lagu “2 Much” menceritakan tentang rasa cinta dan kekaguman Bieber terhadap istrinya. Bahkan, termasuk hal-hal yang menumbuhkan perasaan tersebut.

Baca juga: Cari Tahu Perbedaan Headphone, Headset, Earphone, dan Handsfree

Ungkapan rasa kagum Bieber tergambar jelas pada penggalan lirik, “Love the way you love your mom, take on all your friends problems, still somehow stop the world for us.”

Seperti yang kita tahu, Justin Bieber dan Hailey Baldwin telah menjadi pasangan suami istri sejak September 2018. Hailey sendiri berprofesi sebagai model ternama di Amerika.

Menggambarkan Kondisi Kesehatan Mental Bieber

Salah satu unggahan Justin Bieber pada akun sosial media pribadinya | Foto: @justinbieber/Instagram

Merekam keseluruhan album di masa karantina pandemi COVID-19, Bieber mengaku bahwa ini adalah momen pertama kalinya ia menikmati proses pembuatan sebuah album. Bieber sendiri pernah vakum dari panggung hiburan untuk memperbaiki kesehatan mentalnya, sebelum akhirnya kembali di 2020 dengan album bertajuk “Changes”.

Beberapa review menilai album tersebut memiliki lirik dan nada kurang bersemangat, yang mungkin menandakan kondisi Bieber pada saat itu. Berbeda dengan “Changes”, album “Justice” yang memiliki pesan tentang keadilan, kenyamanan, dan kesembuhan seakan menandakan bahwa sang penyanyi sudah berada dalam kondisi kesehatan mental yang lebih baik.

Itulah ulasan mengenai makna album “Justice” bagi Justin Bieber. Meski sudah ramai di media sosial, nama Indonesia dan Malaysia belum tampil di situs resmi Justice World Tour. Semoga segera ada kepastian yang menggembirakan dari kabar terkait konser Justin Bieber 2022, ya!

Referensi: CNN | Vogue | Pop Crush | NBC News