Kupas Teori Johari Window, Alat untuk Mengenal Diri Sendiri
Mengenali Diri Sendiri © Unsplash/Hunters Race

Apakah kamu mengetahui kelebihan dan kelemahan yang kamu miliki? Pastinya, ketika kamu menghadapi tes wawancara untuk  bergabung ke organisasi, kepanitiaan, ataupun magang, kamu ditanyakan mengenai kelebihan dan kelemahanmu. Apa jawabanmu terhadap hal tersebut?

Banyak orang yang masih belum mengetahui kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Untuk itu, seseorang perlu mengenal dirinya sendiri sehingga tidak perlu ragu ketika menyebutkan kelebihan dan kelemahannya di depan recruiter.

Menyebutkan kelebihan yang sesuai dengan keadaanmu sepenuhnya tentunya juga akan meringankan pekerjaanmu di sana. Sebaliknya, menyebutkan kelemahanmu dengan jujur juga seharusnya tidak membuatmu merasa rendah diri.

Hal tersebutlah yang digunakan oleh sebuah alat bernama Johari Window. Penilaian untuk mengenali diri kamu sendiri bukan hanya berasal dari penilaianmu saja, tetapi juga penilaian orang lain di sekitarmu.

The Johari Window adalah alat untuk menggambarkan apa yang diketahui atau tidak diketahui oleh diri sendiri dan orang lain. Dilansir dari jurnal Developments in Business Simulation and Experiential Exercises, alat ini sudah digunakan di kelas-kelas pendidikan, tepatnya sejak tahun 1955.

Untuk menggunakan alat konseptual bernama Johari Window ini, kamu harus mengisi empat bagian yang harus dipenuhi. Empat bagian ini berfungsi untuk mencapai keterbukaan yang lebih besar dalam diri seseorang dan permintaan umpan balik dari orang lain untuk pertumbuhan pribadi dan pengungkapan diri. Hal ini berperan penting dalam meningkatkan hubungan interpersonal seseorang.

Empat bagian Johari Window

Mengenali Diri dengan Johari Window © Unsplash/NordWood Themes
Mengenali Diri dengan Johari Window © Unsplash/NordWood Themes

Bagian pertama adalah zona terbuka atau open. Maksud dari bagian ini adalah hal-hal yang diketahui semua orang, termasuk diri kamu sendiri. Misalnya, orang-orang mengetahui bahwa kamu adalah orang yang aktif di media sosial sehingga orang-orang mengetahui kamu senang berbicara dengan orang lain.

Kamu pun demikian, karena kamu merasa kamu nyaman ketika berhubungan dengan orang banyak. Hal tersebut dapat masuk ke bagian pertama ini, sebagai kualifikasi diri yang memang sudah pasti terbukti ada di dalam diri.

Bagian kedua adalah zona tersembunyi atau hidden. Seperti namanya, bagian ini disebut bagian yang tersembunyi maksudnya tersembunyi dari orang lain, tetapi kamu ketahui. Misalnya, orang-orang mengetahui kalau kamu aktif di media sosial, tetapi mereka tidak mengetahui kalau kamu bukan hanya aktif di dunia maya tetapi di dunia nyata.

Kamu mengetahui kalau kamu senang mengikuti bakti sosial yang diadakan di luar sana, tetapi orang lain tidak mengetahuinya. Tentunya, kualifikasi diri kamu pada bagian ini adalah sesuatu dalam diri kamu yang kamu rasa tidak diketahui orang banyak.

Bagian ketiga adalah zona buta atau blind. Bagian ini berisikan hal-hal yang tidak kamu ketahui tetapi orang-orang mengetahuinya. Hal ini membuat nama zona ‘buta’ itu dimaksudkan ‘buta’ bagi diri kamu. Misalnya, bagaimana orang-orang merasa bahwa kamu membagikan hal-hal yang berlebihan di media sosial.

Padahal, bagi kamu sendiri itu adalah hal yang biasa sehingga kamu tidak menyadari apa yang orang-orang pikirkan tentang kamu. Ini membuat kualifikasi diri kamu yang diketahui orang-orang tersebut merupakan kualifikasi yang tidak terlihat untukmu.

Terakhir adalah zona tidak diketahui atau unknown. Tentunya bagian ini berisikan kualifikasi diri kamu yang tidak kamu ketahui dan tidak orang lain ketahui pula. Lalu, bagaimana caranya mengetahui kualifikasi kita di bagian ini? Zona tidak diketahui dapat kamu isi dengan hal-hal yang kamu inginkan.

Dengan begitu, kualifikasi tersebut belum kamu ketahui karena hanya sebatas angan-anganmu saja, tetapi tidak menutup kemungkinan hal tersebut dapat terwujud di masa depan yang tidak kamu ketahui.

Mencari tahu Johari Window

Kamu dapat memanfaatkan hal-hal yang tersedia di internet terkait Johari Window. Mulai dari kata kunci atas kualifikasi yang dimiliki seseorang untuk membantu diri kamu menemukan masing-masing zona, sampai ke tabel yang terbagi empat untuk kamu isi perbagiannya sesuai dengan penjelasan di atas. Jangan lupa, minta teman-temanmu untuk mengisinya juga dalam versi mereka terhadap diri kamu, ya!

Dengan mengetahui keempat bagian tersebut, seseorang dapat lebih meningkatkan kesadaran dirinya masing–masing. Dengan alat ini pula, seseorang dapat menyadari bahwa setiap orang memiliki sisi ‘terbuka’ yang diketahuinya dan sisi ‘tersembunyi’ yang tidak diketahuinya. Inilah penyebab mengapa ada situasi ketika tindakan orang lain bagi kita bermasalah, tetapi orang tersebut terlihat biasa saja.

Oleh karena itu, orang tersebut mungkin belum mengetahui bagaimana penilaian orang lain terhadapnya. Pada saat itulah, alat seperti Johari Window dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran diri.

Referensi: Absel | Reference Services Review | LWW