Brisk Walking, Jalan Cepat yang Penuh Manfaat
Brisk walk, jalan cepat bermanfaat | Foto: Yogendra Singh/Pexels

Brisk walking atau jalan cepat menjadi salah satu jenis olahraga aerobik yang mudah untuk Goodmates lakukan. Berbeda dengan jalan kaki biasa, brisk walk menuntut kita untuk berjalan dengan tempo cepat 100 langkah per menit, tetapi tidak secepat saat berlari.

Ada beberapa cara untuk melakukan tes apakah Goodmates berjalan cukup cepat atau tidak. Salah satunya jika Goodmates masih mampu bernyanyi dengan lancar, kemungkinan Goodmates belum berjalan dengan cepat.

Sebagai salah satu jenis olahraga, brisk walking memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. GoodSide akan membahas beberapa manfaatnya dalam artikel ini.

1. Menurunkan Berat Badan

Brisk walking dapat membantu menurunkan berat badan | Foto: Ketut Subiyanto/Pexels

Melakukan brisk walking secara rutin dapat meningkatkan kemampuan metabolisme tubuh. Hal itu karena berjalan dengan cepat dapat merangsang sistem pencernaan pada makanan dengan lebih baik. Bagi Goodmates yang ingin mengurangi kalori atau lemak di perut, olahraga ini dapat menjadi salah satu alternatifnya.

Baca juga: Tidak Kalah Berkualitas, Berikut Rekomendasi Sepatu Lari Buatan Lokal

Goodmates perlu mengingat bahwa kemampuan tubuh membakar kalori juga bergantung pada faktor lain, seperti usia dan intensitas olahraga. Melakukan jalan cepat dengan tempo cepat dan lama tentu akan membakar lebih banyak kalori.

Para peneliti dari University of Pittsburgh juga pernah menemukan fakta. Orang-orang yang melakulan brisk walking selama 30–60 menit sehari, cenderung mampu menurunkan berat badan meski tidak mengubah gaya hidup yang lain.

2. Meredakan Stres

Brisk walking mampu mengatasi stress | Foto: Andrew Neel/Pexe;s

Melakukan brisk walking secara rutin dapat membantu kita mengatasi stres hingga depresi. Olahraga ini dapat menekan hormon stres, seperti kortisol dan memunculkan hormon endorfin. Endorfin sendiri adalah hormon penghilang rasa sakit yang membuat kita merasa nyaman.

Sebuah studi dari psikolog University of Illinois menemukan bahwa melakukan 20 menit brisk walking dengan rutin selama 6 minggu, setara dengan menjalani sebuah kursus psikoterapi. Itu artinya, olahraga satu ini memang memilki manfaat untuk kesehatan mental.

Baca juga: Kenali Jenis-Jenis Olahraga Lari Beserta Manfaatnya

3. Menurunkan Kadar Gula Darah

Kadar gula darah bisa turun jika rutin brisk walking | Foto: Nataliya Vaitkevich/Pexels

Kadar gula darah yang tinggi dapat memicu berbagai penyakit, contohnya diabetes. Brisk walking dapat membantu mengatasi hal tersebut dengan meningkatkan sensitivitas insulin. Dengan begitu, kemampuan sel otot untuk menggunakan insulin sebagai sumber energi akan meningkat.

Untuk merasakan manfaat ini, cobalah menjaga detak jantung yang ideal saat melakukan brisk walking, yaitu sekitar 110-120 denyut per menit. Hal itu adalah detak jantung yang ideal, meski jumlahnya bisa bervariasi tergantung kondisi tiap orang yang berbeda-beda.

4. Membuat Enerjik Sepanjang Hari

Brisk walk di pagi hari membantu kita merasa enerjik | Foto: Andrea Piacquadio/Pexels

Memulai hari dengan brisk walking dapat membuat Goodmates merasa enerjik dan lebih siap untuk menjalani aktivitas selanjutnya, lo! Apalagi jika Goodmates melakukan kegiatan tersebut di luar rumah. Udara pagi yang masih bersih dan pemandangan sekitar akan membuat pikiran lebih segar.

Selain itu, tanpa sadar Goodmates juga akan cenderung memilih kegiatan yang menyehatkan sepanjang hari. Misalnya dengan mengonsumsi lebih banyak buah dan memilih menggunakan anak tangga daripada lift.

Baca juga: Terapkan 6 Kebiasaan Ini Agar Otak Tidak Mudah Lupa

5. Mencegah Kolesterol Jahat

Brisk walking mampu menangkal bahaya kolesterol jahat yang biasanya berasal dari makanan berlemak | Foto: Kasumi Loffler/Pexels

Beberapa studi menyatakan bahwa berjalan kaki selama 5 kali seminggu, dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Selain itu, olahraga ini juga akan mencegah Goodmates dari bahaya LDL (low-density lipoprotein) atau biasa kita kenal dengan kolesterol jahat.

Kadar LDL yang tinggi akan mengeras dan menyumbat aliran darah. Kondisi ini menyebabkan munculnya banyak penyakit, seperti stroke, batu empedu, hingga serangan jantung.

Itulah beberapa manfaat dari olahraga brisk walking. Olahraga ini cocok bagi Goodmates yang sebelumnya jarang melakukan aktivitas fisik dan ingin memulai hidup sehat. Apalagi, brisk walking juga tidak memerlukan peralatan khusus, cukup alas kaki yang nyaman seperti sneakers.

Referensi: Active | Femina | Healthline