Manfaat Tak Terduga Puasa bagi Kesehatan Tubuh
Ilustrasi berbuka puasa | Foto: Visit Dubai

Pada saat bulan Ramadan, umat muslim wajib menjalankan puasa selama 30 hari. Puasa secara umum berarti menahan diri dari makan dan minum, mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari.

Selama ini, kebanyakan orang mungkin menganggap puasa hanya sebatas aktivitas untuk menjalankan ajaran agama ataupun tradisi semata. Walaupun begitu, siapa sangka ternyata puasa menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. Apa saja dampak positifnya? Simak ulasan berikut ini.

1. Mengontrol Kadar Gula Darah

Ilustrasi mengecek kadar gula darah | Foto: SehatQ

Mengutip penelitian dalam The Journal of Nutrition, puasa merupakan langkah efektif untuk mengontrol kadar gula darah tetap stabil sehingga bermanfaat bagi penderita diabetes.

Puasa juga bisa menurunkan resistensi insulin yang membuat sensitivitas tubuh terhadap insulin akan meningkat. Selanjutnya, perjalanan glukosa dari sistem peredaran darah menuju sel-sel tubuh pun berjalan semakin efisien.

Akan tetapi, sebelum berpuasa, pasien diabetes yang mengonsumsi obat maupun insulin mesti berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Tujuannya supaya penurunan gula darah tidak terjadi secara drastis yang justru berpotensi menimbulkan bahaya kesehatan.

Baca juga: Mengenal Ragam Jenis Kurma dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Ilustrasi jantung | Foto: Jesse Orico/Unsplash

Tahukah kamu kalau serangan jantung adalah penyebab kematian nomor satu di dunia? Penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa memandang umur dan jenis kelamin. Apalagi, sekarang mulai banyak anak muda yang terkena gangguan pada jantungnya, salah satunya akibat pola hidup yang tidak sehat.

Berdasarkan penelitian, berpuasa terbukti dapat mengurangi tingkat kolesterol jahat (LDL). Tidak cuma itu, kadar trigliserida darah juga bisa turun sebanyak 32 persen saat menjalani puasa.

Adapun riset lain menunjukkan bahwa orang yang rutin berpuasa sekitar 1 bulan mempunyai risiko lebih rendah untuk terkena penyakit jantung, hipertensi, serta kolesterol tinggi, daripada mereka yang tidak puasa.

Baca juga: Khasiat Semangkuk Kolak Pisang untuk Kesehatan Tubuh

3. Menurunkan Berat Badan

Ilustrasi menimbang berat badan | Foto: Yunmai/Unsplash

Secara teori, tidak makan dan minum memang mampu mengurangi jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh sehingga memungkinkan terjadinya penurunan berat badan. Itu sebabnya, banyak orang yang berdiet sembari mengambil "jalan pintas" dengan berpuasa.

Menurut penelitian dalam The American Journal of Clinical Nutrition, berpuasa bisa meningkatkan metabolisme lewat bertambahnya kadar norepinefrin dalam tubuh. Hal ini akan membuat pembakaran kalori dan lemak mengalami peningkatan sehingga berat badan menurun.

Studi lain juga menunjukkan bahwa massa lemak tubuh dapat menurun secara signifikan setelah menjalani puasa selama 12--24 minggu. Namun, penurunan berat badan hanya akan berlangsung stabil jika kamu selalu memperhatikan menu makanan sewaktu sahur dan berbuka.

4. Memperkuat Daya Tahan Tubuh

Ilustrasi memperkuat daya tahan tubuh | Foto: Ben White/Unsplash

Menjalankan puasa secara teratur ampuh untuk memelihara kesehatan tubuh, utamanya imunitas. Kegiatan ini dapat melawan kondisi infeksi dan peradangan, mengurangi kerusakan dalam tubuh akibat radikal bebas, serta mencegah terbentuknya sel kanker.

Sistem pencernaan juga akan beristirahat selama kamu berpuasa sehingga tubuh bisa melaksanakan detoksifikasi secara optimal. Selain itu, dengan regenerasi sel imun yang berjalan baik, kekebalan tubuh pun akan jauh lebih kuat.

Baca juga: Unik! Google Punya Fitur Baru Khusus Bulan Ramadan

5. Memelihara Kesehatan Ginjal

Ilustrasi ginjal | Foto: Robina Weermeijer/Unsplash

Ginjal merupakan organ yang berperan untuk menyaring segala racun yang masuk ke dalam tubuh. Meskipun demikian, organ ini juga dapat mengalami kelelahan apabila bekerja terlalu keras.

Asupan makanan yang masuk akan berkurang selama berpuasa sehingga kerja ginjal menjadi lebih ringan. Dalam rangka memenuhi kebutuhan energi, tubuh akan mengubah lemak menjadi energi. Saat itulah racun-racun yang tertimbun dalam lemak bisa ikut terlepas untuk membuat ginjal kembali sehat.

6. Meningkatkan Produksi Hormon

Ilustrasi sistem hormon | Foto: Makmal Diagnostik

Hormon pertumbuhan atau human growth hormone (HGH) adalah jenis hormon protein yang penting bagi kesehatan tubuh. Hormon yang satu ini berdampak terhadap banyak hal, seperti pertumbuhan, penurunan berat badan, metabolisme, serta kekuatan otot.

Sejumlah penelitian membuktikan bahwa menjalankan puasa secara alami mampu meningkatkan produksi hormon pertumbuhan tersebut. Selain itu, puasa juga dapat membantu kamu dalam mempertahankan kestabilan kadar gula darah dan hormon insulin sepanjang hari. Hal inilah yang kemudian akan mengoptimalkan jumlah HGH.

Referensi: Klik Dokter | Hello Sehat | Qoala