Sudah Mendapat Vaksin Flu? Simak Manfaat dan Efek Sampingnya
Ilustrasi vaksin flu | Foto: Steven Cornfield/Unsplash

Sebagian dari Goodmates pasti pernah mengalami flu. Kondisi ini biasanya ditunjukkan dengan gejala demam, sakit kepala, bersin-bersin, hidung mampet, batuk, sakit tenggorokan dan komplikasi pernapasan lainnya. Goodmates dapat mencegah hal itu dengan mendapatkan vaksin flu.

Menurut penjelasan oleh Healthy Life Family Medicine, flu merupakan penyakit pernapasan yang disebabkan oleh infeksi virus influenza. Jenis penyakit ini termasuk yang sangat mudah menular dari satu orang ke orang lainnya. Flu juga dapat menyebabkan komplikasi serius yang berujung fatal seperti mengakibatkan kematian.

Sekitar 20 persen dari populasi umum terkena influenza setiap tahunnya. Setidaknya terdapat 3.000 kematian setiap tahun terkait dengan influenza. Jumlah ini dapat mencapai lebih dari 40.000 selama musim flu yang sangat buruk.

Cegah influenza dengan vaksin flu

ilustrasi flu. cegah flu dengan vaksin flu. | Foto: Alodokter
Cegah flu dengan vaksin flu | Foto: Alodokter

Salah satu cara untuk mencegah terkena flu adalah dengan mendapatkan suntikan flu (flu shot) tahunan. Flu shot atau vaksin flu merupakan salah satu pencegahan yang efektif untuk meminimalisir risiko tertular dan mengalami gejala yang parah. Bagaimana bisa vaksin flu melindungi diri kita?

Seperti kebanyakan vaksin, suntikan flu menggunakan antigen influenza. Ada molekul khusus yang menyebabkan tubuh memproduksi antibodi yang dirancang khusus untuk melawan infeksi flu. 

Setelah tubuh memproduksi antibodi untuk melawan antigen flu, sistem kekebalan kita akan dilatih untuk mengenali kuman flu apabila mereka masuk ke dalam tubuh. Kemudian, ia akan meningkatkan produksi antibodi flu sehingga dapat mencegah infeksi.

Selain dapat mencegah terpapar flu, manfaat lain mendapatkan vaksin flu adalah kemungkinan mendapat gejala yang lebih ringan saat terkena flu. Vaksin flu juga dapat menurunkan risiko rawat inap atau komplikasi bagi kalangan tertentu.

Vaksin flu telah terbukti bisa menurunkan risiko komplikasi atau rawat inap pada orang dewasa yang lebih tua, wanita hamil dan bayinya, serta anak-anak dengan kondisi kronis. Tidak hanya melindungi diri sendiri, kamu juga berkontribusi untuk melindungi orang-orang sekitarmu.

Terutama melindungi mereka yang tidak dapat divaksinasi atau masih terlalu muda untuk divaksinasi. Ini juga disebut sebagai herd immunity dan sangat penting.

Menilik keamanan vaksin flu

Sakit flu | Foto: Andrea Piacquido/Pexels

Tak perlu khawatir, mengutip penjelasan oleh Medical News Today, suntikan flu sangat aman. Bahkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah merekomendasikan jadwal imunisasi influenza mulai sejak bayi berusia 6 bulan dan pengulangan yang dilakukan setiap tahun.

Selain anak-anak, vaksin flu juga perlu diberikan untuk beberapa kalangan seperti orang dewasa yang sudah tua, wanita hamil, dan orang yang memiliki sistem imun tubuh yang lemah.

Namun, terdapat beberapa kemungkinan efek samping yang dihasilkan oleh vaksin flu. Hal itu meliputi hanya sekitar 40 sampai 60 persen suntikan flu yang efektif mencegah flu setiap tahun. Lalu, vaksin bisa membutuhkan waktu hingga 2 minggu sebelum bisa mulai bekerja.

Kemudian, pada beberapa orang mungkin mengalami efek samping ringan seperti nyeri, kemerahan, bengkak di tempat suntikan, atau demam ringan dan sakit kepala. Namun, hal ini biasanya hanya berlangsung selama 1 hingga 2 hari.

Untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan, sebelum menerima vaksin kamu bisa memeriksakan diri terlebih dahulu kepada dokter mengenai kesiapan tubuh untuk mendapatkan vaksin flu. Dengan begitu, setelah mendapatkan vaksin flu, tubuh akan tetap fit.

Referensi: Health Line | Medical News Today | Docdoc | Healthy Life Family Medicine