Melihat Cara Belajar Ilmuwan Dunia, Bisa Kamu Contoh!
Illustrasi cara ilmuwan dunia belajar | Foto: Unsplash

Belajar bisa menjadi salah satu aktivitas yang sangat membosankan bagi sebagian orang. Meski demikian, belajar adalah salah satu kunci untuk mencapai kesuksesan. Ada banyak cara yang bisa kamu adaptasi dalam proses belajar.

Perkembangan ilmu pengetahuan saat ini, tidak terlepas dari bagaimana penemuan-penemuan yang ilmuwan dunia lakukan saat itu. Adapun beberapa ilmuwan dunia yang terkenal mulai dari Albert Einstein, Isaac Newton, hingga Thomas Alva Edison.

Melihat bagaimana kecerdasan mereka membuat kita semua bertanya-tanya, bagaimana cara mereka belajar? Mengingat, apa yang mereka hasilkan adalah karya-karya menakjubkan dan tidak terlepas dari proses yang namanya belajar.

Penasaran dengan bagaimana cara-cara ilmuwan dunia dalam belajar? Yuk, simak lebih lanjut di sini!

1. Cara Albert Einstein Belajar

Illustrasi cara Albert Einstein belajar | Foto: suara.com

Siapa yang tidak kenal dengan Albert Einstein? Sejak masih duduk di bangku sekolah dasar, mungkin kamu sudah mendengar bagaimana Einstein menjadi salah satu ilmuwan terkemuka di dunia. Einstein kecil adalah sosok yang pendiam dan memiliki keterbatasan dalam kemampuan bicara.

Baca juga: Hindari Boros, Begini Cara Atur Keuangan Saat Puasa

Maka, banyak orang menganggap dirinya sebagai murid terbelakang. Setelah lulus pendidikan sekolah menengah atas, Einstein mencoba untuk melanjutkan studi di Institut Teknologi Swiss Federal di Zurich, Jerman.

Sayangnya, ia gagal masuk meskipun sudah mencoba beberapa kali. Sejak kecil, Einstein berfokus pada belajar mandiri. Ia banyak mempelajari tentang aljabar, geometri, euklides, hingga kalkulus. Uniknya, pada usia 14, ia sudah menguasai kalkulus integral dan diferensial.

2. Cara Thomas Alva Edison Belajar

Illustrasi cara Thomas Alva Edison belajar | Foto: kompas.com

Seperti yang kita ketahui bersama, Thomas Alva Edison adalah salah satu ilmuwan terkenal yang menciptakan tiga bidang teknologi, yakni lampu dan kelistrikan, perfilman, dan perekam suara. Setidaknya, Thomas Alfa Edison telah menciptakan sekitar 1.093 karya yang berpengaruh saat ini.

Uniknya, saat masih di bangku sekolah dasar, Thomas Alva Edison bukanlah sosok yang pintar. Bahkan, para guru menganggap ia seorang murid yang terbelakang karena susah menerima pelajaran. Ia juga mengalami gangguan pendengaran sehingga teman-temannya sering mengejek dirinya.

Meski demikian, perlakuan yang ia terima membuat Thomas Alva Edison semakin bersemangat. Saat kecil, ia sering bertanya hal-hal yang tidak wajar di usianya. Bagi Thomas, belajar tidak hanya tentang teori, melainkan juga praktik secara berkelanjutan.

Baca juga: Resmi! Qatar Siap Gelar FIFA World Cup 2022 pada Akhir Tahun

3. Cara Isaac Newton Belajar

Illustrasi cara Isaac Newton belajar | Foto: kompas.com

Isaac Newton adalah ilmuwan kenamaan dunia yang banyak berbicara mengenai fisika, matematika, dan astronomi. Maka, hal itu membuat ilmuwan asal Inggris ini menjadi salah satu orang yang penemuannya paling berpengaruh.

Beberapa penemuan yang saat ini banyak orang mengenalinya adalah hukum newton dan gaya gravitasi bumi. Newton kecil adalah sosok anak yatim yang tinggal di desa bersama neneknya. Saat bersekolah, ia sering menyisihkan uang saku untuk keperluan eksperimen.

Ia membeli kayu, gergaji, dan perkakas lainnya untuk membuat mesin-mesin sederhana. Meski demikian, sang Ibu menyuruh Newton untuk berhenti sekolah dan menjadi seorang petani. Merasa tak cocok dengan pekerjaannya, ia kemudian memutuskan untuk melanjutkan studi.

Ia berkuliah di Trinity College, Universitas Cambridge. Berkat kegigihannya, ia berhasil menemukan teorema binomial dan kemudian mengembangkan teori matematika menjadi kalkulus.

Baca juga: Mendengar Vs. Mendengarkan, Apa Pengaruhnya dalam Kesehatan Mental?

Beberapa ilmuwan di atas bisa menjadi contoh dan motivasi kamu untuk meningkatkan semangat belajar. Bagaimana cara-cara ilmuwan dunia belajar tersebut nyatanya mampu mendorong diri untuk sukses dengan beberapa penemuan berpengaruh.

Bukan tidak mungkin atas semangat belajar tinggi, motivasi dalam diri, dan terus bekerja keras membuatmu menjadi salah satu penerus dari ilmuwan-ilmuwan di atas. Jadi, jangan lupa untuk terus berusaha, ya, Goodmates!

Referensi: Ruang Guru | Tempo