Melihat Tradisi Unik Perayaan Tahun Baru di Berbagai Belahan Dunia
ilustrasi perayaan tahun baru. | Sumber: Cedric Letsch/Unsplash

Tidak terasa kita telah berada di penghujung tahun 2021. Bagi banyak orang, mungkin tahun ini tidak mudah untuk dilalui. Namun, fakta bahwa kamu sudah sampai sejauh ini merupakan pencapaian luar biasa dan pantas untuk diapresiasi.

Perayaan tahun baru biasanya identik dengan kembang api, menghabiskan waktu bercengkrama bersama orang-orang tersayang, menghitung pergantian tahun bersama-sama, dan keseruan lainnya.

Ternyata, di negara lain juga memiliki tradisi perayaan tahun baru masing-masing yang tidak kalah seru. Intip tradisi tahun baru berbagai belahan dunia berikut.

Tradisi memecahkan piring di Denmark

ilustrasi piring pecah. | Sumber:  CHUTTERSNAP/Unsplash
ilustrasi piring pecah. | Sumber: CHUTTERSNAP/Unsplash

Di Denmark, semakin banyak pecahan piring yang kamu miliki di depan pintu, akan semakin membanggakan. Dikutip dari Best Life, konon katanya ini merupakan sebuah cara untuk meninggalkan segala agresi dan niat buruk sebelum memulai tahun baru. Semakin banyak tumpukan piring pecah yang kita miliki, semakin banyak keberuntungan yang akan kita miliki di tahun depan.

Menggantung bawang di Yunani

ilustrasi bawang yang digantung di depan pintu. | Sumber: worldkings.org
ilustrasi bawang yang digantung di depan pintu. | Sumber: worldkings.org

Orang Yunani percaya bawang merupakan simbol kelahiran kembali. Sebab bawang memiliki akar yang dapat tumbuh kembali, sehingga bawang yang digantung pada perayaan tahun baru dipercaya untuk mendorong pertumbuhan selama tahun baru. Bawang yang digantung pada pintu ini juga dipercaya dapat mendatangkan keberuntungan dan kesehatan.

Meminum abu di Rusia

ilustrasi sampanye berisi abu di Rusia. | Sumber:  Artem Kniaz/Unsplash
ilustrasi sampanye berisi abu di Rusia. | Sumber: Artem Kniaz/Unsplash

Wah, kedengarannya menantang, ya? Pada perayaan tahun baru, orang-orang Rusia akan menuliskan keinginan atau harapan mereka di sebuah kertas. Kemudian kertas ini akan dibakar hingga menjadi abu.

Serbuk abu tersebut diletakan dalam gelas berisi sampanye lalu diminum satu menit lewat tengah malam. Kegiatan ini dipercaya dapat mewujudkan mimpi atau keinginan menjadi nyata.

Menaburkan garam di Turki

ilustrasi garam yang ditaburkan. | Sumber: World Affairs Council of Greater Houston
ilustrasi garam yang ditaburkan. | Sumber: World Affairs Council of Greater Houston

Setelah bel berbunyi pertanda sudah pergantian tahun baru, sebagian orang di Turki menaburkan garam di depan pintu masuk mereka. Tradisi menaburkan garam dipercaya dapat mendatangkan banyak keberuntungan seperti kedamaian dan kemakmuran berlimpah sepanjang tahun.

Di sana lingkaran, di sini lingkaran

ilustrasi orang yang memakaian pakaian bermotif polka dots. | Alain Bonnardeaux/Unsplash Sumber:
ilustrasi orang yang memakaian pakaian bermotif polka dots. | Alain Bonnardeaux/Unsplash

Mengutip Join Cake, lingkaran dianggap sebagai simbol keberuntungan pada sebagian daerah Asia, salah satunya Filipina yang mempercayai berbagai benda berbentuk lingkaran dapat membawa banyak kekayaan untuk keluarga di tahun baru. Maka dari itu, jangan heran bila melihat banyak toko yang menjual barang-barang atau pakaian dengan motif polka dots.

Selain motif polka dots, menaruh koin di berbagai tempat juga salah satu tradisi yang dilakukan oleh orang Filipina. Koin dianggap sebagai tanda kelimpahan dan kekayaan.

Koin akan diletakan di seluruh bagian dalam rumah, semakin banyak tempat dianggap semakin baik untuk menarik keberuntungan. Bahkan ada juga yang membawa koin di dalam saku mereka sepanjang hari.

Itu dia tradisi perayaan tahun baru dari berbagai negara. Mana yang paling ingin kamu coba, nih, Goodmates? Selamat tahun baru 2022!

Referensi: Omilo | Greek Boston | BBC | Green Global Travel | The Travel Magazine