Sering Menahan Emosi Bisa Merusak Psikologis
Ilustrasi menahan emosi | Foto: istock

#FutureSkillsGNFI

Kamu sering kesel sama orang? Pengen marah tapi takut makin memperkeruh suasana ? banyak orang tidak menyadari bahwa memendam emosi bisa berdampak negative pada dirinya. Baik berdampak pada fisik atau bahkan pada mental seseorang.

Orang yang sering memendam emosi seringkali hanya ingin berpura-pura agar ia terlihat kuat dimata orang lain. Padahal didalam hatinya rapuh banget. GoodMates gini juga gak nih, pengen terlihat kuat padahal ia sedang menyakiti dirinya sendiri.

Disadari atau tidak orang yang memendam emosi biasanya adalah orang yang tidak dapat mengekspresikan perasaannya dengan tepat. Kebiasaan memendam emosi dapat menghilangkan rasa amarah itu, hanya justru makin membuat anda semakin merasa terbebani akan perasaan itu.

Memendam emosi juga akan berdampak buruk bagi lingkungan sekitarmu loh GoodMates. Bisa jadi karena emosi kamu yang tidak tersalurkan itu kamu jadi lebih sensitive. Misalnya aja ketika berkomunikasi dan kemudian temanmu memberi saran, kamu jadi tidak mau mendengarkan atau menganggapnya remeh. Nah, yang seperti itu bisa jadi membuat hubunganmu makin meregang.

Bahaya dari memendam emosi antara lain sebagai berikut :

  1. Sering Sakit Kepala

Emosi yang makin lama dipendam, membuat kita jadi makin kepikiran. Perasaan tidak enak atau kurang menyenangkan akibbat perlakuan orang lain bagi kita membuat emosi terus berputar-putar di kepala. Alhasil kita menjadi sering sakit kepala.

 

  1. Cepat Merasa Lelah

Tanpa kita sadari menahan emosi negatif juga membutuhkan energy yang tidak sedikit lho. Banyaknya energi yang kita gunakan akan membuat tubuh menjadi gampang lelah dan kecapekan. Jadi usahakan jangan sampai energi kita hanya karena untuk menahan emosi ya.

 

  1. Kurang Fokus

Makin kepikran akan emosi yang terus bergejolak membuat kita kurang maksimal saat melakukan aktivitas. Kurang teliti dan fokus dalam melakukan kegiatan akan membuat kegiatan malah menjadi kacau dan berantakan.

 

  1. Susah Tidur

Zaman sekarang ini siapa sih yang nggak overthinking di malam hari menjelang tidur. Mau tidur aja masih kepikiran ini itu. Tidur  kurang berkualitas, dan akibatnya di esok harinya bisa jadi telat bangun deh.

 

  1. Mengakibatkan Depresi

Gangguan emosi dapat membuat seseorang menjadi depresi. Perasaan yang menyerah, putus asa membuat hidup menjadi kurang bergairah. Seseorang menjadi tdak memiliki motivasi hidup dan ingin segera mengakhiri hidupnya.

 

Orang yang sering memendam emosi juga akan suit untuk memiliki kepercayaan kepada orang lain. Akibat depresi seseorang juga dapat kehilangan jati dirinya.

 

  1. Mengakibatkan Penyakit Kronis

Emosi yang sering ditahan juga dapat menyebabkan penyakit yang membahayakan tubuh. Penumpukan beban di kepala menyebabkan fungsi otak turut terganggu, selain itu tekanan darah dan detak jantung juga meningkat. Apabila dibiarkan terus menerus hal tersebut seseorang beresiko menderita penyakit kronis seperti stroke, dan gagal jantung.

 

 

Maka dari itu guna menghindari beberapa resiko diatas, sebaiknya kita jangan sering memendam emosi. Sebaik mungkin kita harus dapat melepaskan emosi tersebut agar tidak membahayakan fisik ataupun mental kita.

 

Ada baiknya pula kita terbuka kepada orang-orang. Bicaralah dengan baik agar tidak menuimbulkan kesalah pahaman. Kita juga dapat meluapkan emosi tersebut dengan bercerita kepada orang lain.

 

Ceritakan apa yang kamu rasakan tersebut kepada orang-orang yang kamu percayai. Mereka mungkin bisa membantu kamu untuk menyelesaikan hal tersebut.

 

Namun jika kamu masih merasa kurang nyaman akan hal tersebut, kamu dapat berkonsultasi dengan seorang psikolog atau psikiater.

 

Referensi.

Nareza, M. 2020. Jangan Anggap Sepele, Ini Bahaya Memendam Emosi. https://www.alodokter.com/jangan-anggap-sepele-ini-bahaya-memendam-emosi Diakses tanggal 18 April 2022.

Damayanti, D. 5 Dampak Fisik yang Kamu Alami Jika Sering Menahan Gejolak Emosi. https://www.idntimes.com/life/inspiration/daysdesy/dampak-fisik-menahan-emosi-c1c2/5. Diakses tanggal 18 April 2022.

Rachman. F. 2022. 5 Dampak Buruk Menahan Amarah, Kenapa Nggak Boleh Menahan Amarah?. https://satupersen.net/blog/dampak-menahan-amarah. Diakses tanggal 18 April 2022.