Mendalami Pekerjaan UI/UX Designer yang Jadi Incaran Perusahaan
Pekerjaan UI/UX Designer | Unsplash - Tirja Van

PENULIS: Anisa Fitri Maulida

 

Perkembangan dunia pekerjaan nampaknya tidak dapat terelakan, terlebih lagi dengan munculnya dunia digital yang memberikan kemudahan dalam mencapai tujuan dan salah satunya adalah dalam dunia pekerjaan saat ini.

Tak hanya itu, keberadaan dunia digital membentuk lingkup pekerjaan baru yang saat ini tengah banyak dicari oleh perusahaan baik itu bentuk pemerintah maupun swasta. Lingkup pekerjaan baru salah satunya adalah UI Designer dan juga UX Designer, atau umumnya disebut UI/UX Designer.

Dilansir dari CNBC Indonesia, UI/UX Desainer merupakan pekerjaan yang paling dicari di Indonesia dengan kisaran gaji yang tentu juga besar. Walaupun begitu, banyak yang masih kurang memahami cara kerja UI/UX Desainer sebenarnya.

Bahkan banyak juga yang beranggapan bahwa UI/UX Desainer memiliki goal kerja yang sama sehingga banyak perusahaan yang menyatukan jobdesc UI dan UX Desainer. Padahal, kedua pekerjaan itu memiliki beban kerja yang berbeda lho. 

Kawan penasaran? Berikut adalah jobdec UI/UX Designer:

 

Pengertian UI/UX Designer

UI dan juga UX merupakan singkatan dari User Interface dan juga User Experience. Dilansir dari Kumparan, UI Designer adalah desain dari sebuah situs atau aplikasi yang dibuat. Jika Kawan pernah menelusuri suatu topik melalui website, atau mungkin sebelum Kawan melihat berita ini, Kawan melihat bagaimana tampilan website, pekerjaan itu dikerjakan oleh UI Desainer.

Lalu UX Designer adalah proses pembuatan dan pengawasan aplikasi atau situs yang dimana orientasi pembuatan aplikasi atau situs terdapat pada pengguna. Hal tersebut bertujuan untuk membuat pengguna aplikasi atau situs merasa lebih paham dan merasa termudahkan saat tengah mencari informasi pada aplikasi atau situs tersebut.

Memang UI dan UX Designer memiliki perbedaan deskripsi pekerjaan, dimana UI berfokus pada visual yang indah dan nyaman dilihat, sementara UX berusaha untuk membuat desain jauh terlihat lebih mudah digunakan. Namun mereka terkait satu sama lain sehingga tak jarang perusahaan menyatukan UI dengan UX Designer. 

Perbedaan UI Designer dan UX Designer

Seperti yang disebutkan sebelumnya, walaupun UI/UX Designer merupakan pekerjaan yang berhubungan satu sama lain, namun mereka tetap memiliki perbedaan. Lantas apa saja perbedaan tersebut? Berikut perbedaan antara UI Designer dan UX Designer dilansir dari Niaga Hoster.

  • Tujuan desain UI dan UX Designer memiliki perbedaan dimana UI Designer berorientasi mengenai keindahan dari aplikasi atau situs tersebut, sementara UX Designer berorientasi kepada tingkat kepuasan pengguna. 
  • Proses desain yang dilakukan oleh UI dan UX Designer pun berbeda yang dimana UI lebih mengarah pada proses desain yang sesuai dengan konsep, sementara UX Designer melakukan proses yang dilakukan pertama adalah melakukan riset kepada pengguna mengingat UX memiliki main jobdesc untuk membuat desain sesuai dengan kenyamanan pengguna.
  • Elemen yang digunakan oleh UI Designer adalah animasi, tipografi, gambar, video, dan hal yang berhubungan dengan keindahan aplikasi atau situs, sementara UX Designer menggunakan elemen Usabilitty, navigasi, struktur desain, fitur-fitur interaction design, dan lainnya.
  • Tools atau alat yang digunakan oleh UI Designer adalah Flinto, Principle, Frame X, Adobe Ilustrator. Sementara UX Designer menggunakan Sketch, InVision, Figma, Adobe XD, Axure. Namun tools tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Job Description (Jobdesc) UI/UX Designer

Apakah Kawan sudah mulai tertarik untuk mengenal lebih jauh mengenai UI/UX Designer? Itu tandanya Kawan wajib membaca jobdesc yang dilakukan oleh UI/UX Designer secara detail agar dapat memberikan gambaran kepada Kawan pembaca. Berikut adalah jobdesc UI/UX Designer dilansir dari Quipper Campus.

  • Menjalankan riset, survey, analisis, user testing, dan beberapa metode pengumpulan lainnya untuk mendapatkan data berupa informasi seputar pengguna aplikasi atau situs kelak.
  • Memvisualisasi user flow menjadi desain produk yang teruji.
  • Mendesain interaksi setiap elemen yang ada di halaman agar terlihat lebih user friendly. 
  • Menampilkan interface dengan keseragaman baik dari segi warna, jenis gambar, huruf, dan lainnya dengan baik.
  • Menyusun tata letak halaman pada aplikasi atau situs.
  • Menggunakan wirefrime dan prototype untuk membuat aplikasi atau situs tersebut.
  • Memberi warna, tipografi, gambar, dan elemen desain lain pada desain akhir sebelum berkembang menjadi aplikasi atau situs.
  • Melakukan penelitian mengenai ekspetasi pengguna.
  • Memaksimalkan pengalaman pengguna pada desain interface pada produk digital.

Skill yang Harus Dimiliki Oleh UI/UX Designer

Menjadi seorang UI/UX Designer itu tandanya harus memiliki skill yang dibutuhkan sebagaimana seseorang yang bekerja sebagai UI/UX Designer pada umumnya. Dilansir dari Ekrut, skill yang harus dibutuhkan oleh UI/UX Designer adalah:

  • Pengetahuan cara membuat wireframe.
  • Kemampuan untuk memvisualisasikan alur yang diikuti pengguna.
  • Dapat membuat dan memahami prototyping. 
  • Memahami user interface dan juga tools. 
  • Kemampuan untuk mengerti user.
  • Mampu memecahkan masalah berdasarkan dari riset yang telah dilakukan.
  • Memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

 

Bagaimana Kawan, apakah semakin tertarik untuk dapat bekerja sebagai UI atau UX Designer? Atau keduanya? Maka dari itu jangan lupa untuk menambah serta melatih skill yang harus dimiliki oleh mereka ya. Semangat untuk Kawan si next UI/UX Designer, semoga berhasil!

Referensi: CNBC Indonesia Kumparan | Niaga Hoster | Quipper Campus | Ekrut